Kriminal
Share this on:

Terekam CCTV, Pembobol Rumah Tak Bisa Berkelit

  • Terekam CCTV, Pembobol Rumah Tak Bisa Berkelit
  • Terekam CCTV, Pembobol Rumah Tak Bisa Berkelit

DIPERIKSA – Penyidik saat memeriksa pelaku pembobolan rumah di Polres Tegal Kota, kemarin. (agus wibowo/radar tegal)

TEGAL - Seorang spesialis pembobol rumah berhasil ditangkap Satuan Reserse Polres Tegal Kota. Pelaku berhasil ditangkap, setelah polisi melakukan pengembangan dari rekaman kamera CCTV salah satu rumah korban.

Kapolres Tegal Kota AKBP Jon Wesly Arianto SIK melalui Kasat Reskrim AKP Agustinus David P SSos menjelaskan pihaknya mendapatkan gambar ciri-ciri pelaku, setelah penyidik mempelajari dengan menghimpun keterangan sejumlah saksi yang terekam di CCTV.

”Tersangka YS (28), warga Jalan Boyolali, Margadana, Tegal diamankan setelah ditengarai terlibat dalam pembobolan sebuah rumah milik korban Edi Marsono (36) di Jalan Gatot Subroto RT 9 RW 1, Sumurpanggang, Margadana, Kota Tegal,” terang AKP Agustinus David, kemarin.

Menurut dia, kejadian berawal saat korban bersama istrinya pergi ke Malang, Jawa Timur, Kamis (30 /11). Saat pergi, rumah dalam keadaan terkunci semuanya. Namun saat keduanya pulang mendapati jendela rumah sudah dalam keadaan terbuka, jendela kamar sudah pecah, dan isi dalam kamar sudah dalam keadaan berantakan.

”'Adapun barang yang hilang, di antaranya, 1 gelang emas seberat 7 gram, kalung emas seberat 5 gram, cincin batu akik sekitar 10 buah, uang tunai sekitar Rp3.000.000. Total kerugian mencapai Rp7.000.000,” terangnya.

Sementara, dalam kejadian tersebut petugas mengamankan barang bukti berupa 2 lembar surat emas serta 1 bongkah batu yang digunakan tersangka. Dimana dia merupakan residivis kasus jambret pada 2015 untuk memecah kaca. Pelaku juga pernah melakukan aksinya di sejumlah lokasi lainnya.

”'Modusnya pelaku berkeliling mencari rumah kosong yang ditinggal penghuninya.. Akibat perbuatanya tersangka yang sebelumnya sudah pernah ditangkap karena melakukan penjambretan dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara,” tegasnya. (gus/fat/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Menag ke Luar Negeri, Gubernur Jatim Ada Rapat

Menag ke Luar Negeri, Gubernur Jatim Ada Rapat

Menag dan Gubernur Jatim Tak Penuhi Panggilan Sidang Tipikor sebagai saksi, Rabu (19/6) kemarin.


Ombudsmen Soroti Temuan Sel Tahanan Kejagung Tak Terkunci

Ombudsmen Soroti Temuan Sel Tahanan Kejagung Tak Terkunci

Ombudsmen Republik Indonesia menemukan 52 pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) dalam pelayanan publik selama libur Lebaran 2019.


Patroli Siber Tak Sasar Seluruh WAG

Patroli Siber Tak Sasar Seluruh WAG

Polri memastikan tidak melakukan patroli siber ke seluruh Whatsapp Group (WAG) terkait berita hoaks.


Modus Anyar, Sabu Disimpan di Pulau Tak Berpenghuni

Modus Anyar, Sabu Disimpan di Pulau Tak Berpenghuni

Bandar narkotika terus mencoba berbagai cara menyelundupkan barang haram.


Audit Dana Kampanye Bukan Wewenang KPK

Audit Dana Kampanye Bukan Wewenang KPK

KPK mengaku tidak bisa melakukan audit dana kampanye capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin.


Romy Akui Keterlibatan Lukman

Romy Akui Keterlibatan Lukman

Mantan Ketua Umum PPP Romahurmuzy alias Romy tak menyangkal kemungkinan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin terlibat kasus dugaan suap di Kemenag.


Jika Enggan Diperiksa KPK, Sjamsul Nursalim Terancam KUHAP

Jika Enggan Diperiksa KPK, Sjamsul Nursalim Terancam KUHAP

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum bisa memastikan akan bekerja sama dengan Interpol.


Buronan Pajak Fiktif Disergap di Hotel

Buronan Pajak Fiktif Disergap di Hotel

Lukmanul Hakim (54) tak bisa berbuat banyak ketika tim Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) membekuknya.


Vonis Karen Dianggap Ringan

Vonis Karen Dianggap Ringan

Tindak pidana korupsi bukan lagi sebagai kejahatan luar biasa. Setidaknya hal itu bisa terlihat dari vonis 8 tahun penjara Karen Agustiawan.


Usai Diperiksa KPK, Periksa Dirut Pertamina Tak Banyak Bicara

Usai Diperiksa KPK, Periksa Dirut Pertamina Tak Banyak Bicara

Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!