Kriminal
Share this on:

Terjkatuh dari Motor, Kurir Pil Koplo Ditangkap Polisi

  • Terjkatuh dari Motor, Kurir Pil Koplo Ditangkap Polisi
  • Terjkatuh dari Motor, Kurir Pil Koplo Ditangkap Polisi

DIPERIKSA – Tersangka menjalani pemeriksaan labih lanjut di unit Sat Narkoba Polres Pekalongan. (triyono/radar pekalongan)

KEDUNGWUNI - Seorang pemuda diamankan anggota Sat Narkoba Polres Pekalongan, Kamis (6/4) malam. Sebab, pemuda tersebut nekat menjadi pengedar Psikotropika. Pelaku yang berhasil ditangkap petugas bernama Syarifudin (21), pedagang asal Dukuh Gembong Kelurahan Kedungwuni Barat Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan.

Penangkapan tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa ada seseorang laki-laki dengan ciri-ciri tangan dan kaki bertato serta rambut disemir kuning yang sering membawa obat di wilayah Desa Podo, Kedungwuni, Pekalongan. Kemudian petugas melakukan penyelidikan untuk menindak lanjuti informasi tersebut.

Setelah melakukan penyelidikan, petugas menemukan seorang laki-laki dengan ciri-ciri mirip yang diinformasikan oleh warga. Pelaku membonceng sepeda motor Yamaha Vega hitam dan melintas di Jalan Raya Desa Podo, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.

Petugas selanjutnya memerintahkan sepeda motor tersebut untuk berhenti. Namun pengendara malah menambah laju kendaraan tersebut, sehingga pemboncengnya terjatuh. Sedangkan pengendara sepeda motor Yamaha Vega tersebut melarikan diri.

Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka memberikan keterangan bahwa telah membawa 8 butir obat riklona, tapi sempat dibuang pada saat diperintahkan untuk berhenti. Petugas kemudian memerintahkan tersangka untuk menunjukan obat riklona tersebut dan 8 butir obat riklona di temukan di pojok depan halaman rumah warga. Selanjutnya terlapor dan barangbukti di amankan dan dibawa ke Polres Pekalongan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, melalui Kasubbag Humas AKP M Dahyar menegaskan, dalam kasus tersebut Tersangka Syarifudin diancam dengan pasal Pasal 62 UU RI No. 5 tahun 1997 tentang Psikotropika. Dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100 juta.

”Tersangka kini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Sat Narkoba Polres Pekalongan,” tegasnya.

Sementara kepada salah satu pelaku yang berhasil melarikan diri, Kasubbag Humas mengimbau untuk segera menyerahkan diri kepada petugas. Sebab, identitasnya sudah diketahui dan saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Pekalongan. (yon/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

442 Perusuh Diciduk, Empat Pos Polisi Dirusak

442 Perusuh Diciduk, Empat Pos Polisi Dirusak

Polisi kembali menangkap 185 orang terkait kericuhan dalam aksi 22 Mei di Kantor Bawaslu pada Selasa (21/5) hingga Rabu (22/5) lalu.


Penyebar Hoaks Brimob China Ditangkap

Penyebar Hoaks Brimob China Ditangkap

Said Djamalul Abidin (SDA) diamankan karena menyebar berita bohong alias hoaks polisi China yang dikerahkan dalam aksi unjuk rasa di depan kantor Bawaslu.


Australia Denda Nelayan Indonesia Rp 40 juta

Australia Denda Nelayan Indonesia Rp 40 juta

Nakhoda sebuah kapal nelayan asal Indonesia ditangkap dan dinyatakan bersalah, karena menangkap ikan secara ilegal di Perairan Australia.


Penyebar Undangan Bunuh Kapolri Diamankan

Penyebar Undangan Bunuh Kapolri Diamankan

Penyeru membunuh Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kabareskrim Komjen Idham Azis akhirnya ditangkap.


Mantan Danjen Kopassus Diduga Selundupkan Senjata

Mantan Danjen Kopassus Diduga Selundupkan Senjata

Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayjen TNI (Purn) Soenarko ditangkap polisi.


Polisi Tunggu Amien Rais, Ani Hasibuan Mangkir Lagi

Polisi Tunggu Amien Rais, Ani Hasibuan Mangkir Lagi

Ketua Dewan Pembina PAN Amien Rais rencananya akan diperiksa Polda Metro Jaya Senin (20/5). Namun, hingga pukul 22.00 WIB Amien belum terlihat datang.


Hukum Lemah, Indonesia Target Peredaran Narkotika Dunia

Hukum Lemah, Indonesia Target Peredaran Narkotika Dunia

Untuk kesekian kalinya, Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali mengungkap penyelundupan narkotika dari Malaysia melalui jalur laut.


Polisi Tampik Dokter Ani Hasibuan Jadi Target

Polisi Tampik Dokter Ani Hasibuan Jadi Target

Pemeriksaan dokter spesialis syaraf Robiah Khairani Hasibuan atau Ani Hasibuan dinilai dipaksakan dan terlalu tergesa-gesa.


Lusa, Permadi dan Lieus Sungkharisma Kembali Diperiksa Bareskrim

Lusa, Permadi dan Lieus Sungkharisma Kembali Diperiksa Bareskrim

Politisi Gerindra Permadi dan aktivis sosial Lieus Sungkharisma kompak mangkir dari panggilan pemeriksaan Bareskrim Polri, Selasa (14/3) kemarin.


Tiga Kasus Dugaan Korupsi Mangkrak, KPK Digugat

Tiga Kasus Dugaan Korupsi Mangkrak, KPK Digugat

Lebih dari dua tahun, tiga kasus dugaan korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mangkrak tanpa ada kejelasan.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!