Kriminal
Share this on:

Terlibat Cinta Segitiga, Teman Sendiri Disayat Cutter

  • Terlibat Cinta Segitiga, Teman Sendiri Disayat Cutter
  • Terlibat Cinta Segitiga, Teman Sendiri Disayat Cutter

SANGATTA - Setelah peristiwa pembongkaran makam tua di Pulau Senumpak, Sangkulirang kembali dilanda kehebohan. Kali ini kehebohan yang terjadi gara-gara masalah percintaan remaja alias cinta monyet.

Bukan sekadar cinta monyet biasa, karena sampai nekat melukai temannya sendiri menggunakan pisau cutter. Adalah remaja putri berinisial MJ (16), warga Sangkulirang yang nekat menggunting rambut dan menyayat temannya sendiri, yang berinisial RE (15), Minggu (9/9) lalu.

Diduga, MJ nekat melukai temannya sendiri lantaran terlibat cinta segitiga. Tak terima dengan perlakuan MJ, keluarga RE lantas melaporkannya ke kepolisian.

Setelah diperiksa, polisi lantas membebaskan MJ. Alasannya karena pelaku masih di bawah umur. Mendapati kenyataan tersebut, keluarga RE tidak terima. IS, salah seorang keluarga korban meminta polisi terus mengusut kasus tersebut. Karena menurutnya, pelaku telah merugikan korban. Apalagi terdapat perbuatan kekerasan yang dilakukan pelaku.

“Kami sedang mencari keadilan yang seadil-adilnya buat keponakan saya. RE korban bullying oleh kakak kelasnya sendiri. Dia dianiaya. Rambut digunting, jarinya diiris dengan cutter oleh pelaku,” tulis IS di salah satu media sosial.

“Sedangkan pelaku masih bangganya tertawa karena sudah membuat anak orang masuk rumah sakit. Rencananya (RE) akan dirujuk ke RS Sangatta. Semoga keadilan berpihak kepadamu Nak,” lanjut IS.

Dilepaskan MJ dibenarkan Kapolsek Sangkulirang AKP Syamsu Alam. Kata dia, dugaan kasus penganiayaan yang dilakukan MJ kepada RE sudah selesai. Dengan penyelesaiannya, pihak keluarga mengambil langkah damai.

Disebutkan, ada beberapa pertimbangan kenapa pelaku dilepas. Pertama, diketahui keduanya masih di bawah umur dan masih menempuh pendidikan menengah atas. Apalagi, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai.

"Mereka saling kenal. Makanya damai saja. Pokok permasalahan sudah selesai. Hanya ada orang yang tidak tahu saja masalahnya lalu di-posting di media sosial. Padahal sudah damai," kata Syamsu Alam didampingi Kanitreskrim Polsek Sangkulirang, Andi Dedi.

Andi Dedi membenarkan jika hal itu terjadi lantaran masalah pacar. "Biasa anak sekolah. Cinta segitiga," sebut Dedi.

Lebih lanjut dijelaskan, dalam surat perjanjian tersebut, pelaku diminta untuk tidak melakukan perbuatannya kembali kepada korban maupun orang lain. Sedangkan pihak korban sudah memberikan maaf kepada pelaku.

"Apabila melanggar perjanjian, maka akan diproses secara hukum," tegas Andi. (dy/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Hendak Kabur, Buron Jambret Didor
Hendak Kabur, Buron Jambret Didor

Berita Sejenis

Ajak Reuni Teman SD, Mobil Dibawa Kabur

Ajak Reuni Teman SD, Mobil Dibawa Kabur

Imam Adhi Fathony,23, meringis kesakitan saat dikeler polisi.


Diduga Terlibat Narkoba, 9 Warga Singkawang Diamankan

Diduga Terlibat Narkoba, 9 Warga Singkawang Diamankan

Satuan Reserse Narkoba Polres Singkawang kembali mengungkap penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lokasi tanah merah.


Suami Tusuk Istrinya sampai Tewas

Suami Tusuk Istrinya sampai Tewas

Nyawa Ida Winarsih harus berakhir di tangan suaminya sendiri. Perempuan 30 tahun asal Desa Getas Anyar, Kecamatan Sidorejo, Magetan, itu meregang nyawa.


Putus Cinta, Remaja di Pekalongan Rekam Aksi Bunuh Dirinya

Putus Cinta, Remaja di Pekalongan Rekam Aksi Bunuh Dirinya

Aksi Wahono (20), benar-benar nekat. Gara-gara putus cinta, pemuda Dukuh Gandu Kidul Desa Tengeng Wetan Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan ini nekat bunuh


Kalah Judi Tak Dikasih Uang, Anak Bakar Rumah Orang Tuanya

Kalah Judi Tak Dikasih Uang, Anak Bakar Rumah Orang Tuanya

Seorang pemuda tega membakar rumah milik orang tuanya sendiri Sabtu (12/1) lalu.


Gilir Pacar dengan Teman, Dua Pemuda Masuk Bui

Gilir Pacar dengan Teman, Dua Pemuda Masuk Bui

Seorang gadis berusia 16 tahun, sebut saja Rara (nama samaran) menjadi korban persetubuhan dua orang pemuda.


Sering Berhalusinasi, Usman Bacok Dua Tetangganya

Sering Berhalusinasi, Usman Bacok Dua Tetangganya

Ahmad Taufik dan Khodijah mengalami nahas. Pasutri asal Pontianak Utara itu tiba-tiba diserang oleh tetangganya sendiri.


Bermain dengan Teman-temannya, Balita Tewas Tercebur Kolam Lele

Bermain dengan Teman-temannya, Balita Tewas Tercebur Kolam Lele

Nasib nahas menimpa pasangan suami istri (pasutri) Iwan Setiadi (37) dan Waspini (40), warga Desa Pemaron, Brebes.


Terlibat Curanmor dan Pencabulan, Dua Polisi Dipecat

Terlibat Curanmor dan Pencabulan, Dua Polisi Dipecat

Dua anggota polisi yang bertugas di jajaran Polresta Pontianak dipecat.


Gendeng, Tiga Tahun Ayah Cabuli Anak Angkatnya

Gendeng, Tiga Tahun Ayah Cabuli Anak Angkatnya

Malang nasib Bunga (bukan nama sebenarnya, red). Gadis berusia 16 tahun ini harus menjadi koran pencabulan. Pelaku tidak lain orangtua angkatnya sendiri.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!