Kriminal
Share this on:

Teror Bakar Mobil di Semarang Kian Nekat

  • Teror Bakar Mobil di Semarang Kian Nekat
  • Teror Bakar Mobil di Semarang Kian Nekat

SEMARANG - Pelaku teror bakar mobil dan motor di Kota Semarang semakin nekat. Kali ini, dilakukan di tengah permukiman warga. Korbannya, Dodi Handono (71), warga Jalan Genuk Karanglo RT 1 RW 1 Tegalsari, Candisari, Jumat (1/2) pagi.

Mobil Sigra warna hitam bernopol H 8672 FG yang terparkir di teras halaman rumahnya dibakar orang tak dikenal sekitar pukul 04.15 WIB. Saat kejadian, pintu pagar besi rumah tersebut dalam kondisi tertutup.

Jumiatun (64), warga yang tinggal di sebelah rumah korban, mengaku tidak mengetahui awal mula mobil tetangganya terbakar. Ia baru tahu setelah mendengar suara teriakan dari luar rumah oleh pria tak dikenal.

"Pas saya nyalakan kompor di dapur ada suara teriakan kebakaran. Terus saya langsung keluar rumah, ada orang laki-laki sambil nunjukin mobil milik Pak Doni yang terbakar," ungkapnya di lokasi kejadian.

Dia sempat ngobrol sepintas dengan laki-laki tersebut saat berada di lokasi kebakaran. Pria tersebut mengaku lewat di jalan tersebut usai pulang pengajian di masjid lingkungan setempat. Tetapi, di masjid tempat tinggalnya tersebut tidak ada kegiatan pengajian.

"Di sini tidak ada pengajian jam segitu. Orangnya naik motor," katanya.

Warga lain, Anto, yang tinggal di sebelah kanan rumah korban juga mengaku melihat ada orang tak dikenal yang berada di lokasi kejadian. Pria tersebut yang kali pertama berteriak-teriak ada kebakaran mobil.

"Istri dengar ada teriak-teriak, saya dibangunkan langsung keluar. Tidak kenal siapa yang teriak itu. Tapi dia sempat melihat saat warga memadamkan," katanya.

Menurut Anto, pria asing tersebut mengenakan sarung, berpeci, dan berperawakan besar. Saat warga sedang sibuk memadamkan api, pria tersebut sempat berbincang dengan warga dan mengaku pulang dari pengajian.

"Tadi sempat ngomong sama warga. Katanya dari pengajian. Setelah itu, dia pergi naik motor," bebernya.

Anto juga menyebutkan akses di lokasi kejadian menjadi satu satunya jalan yang bisa dilalui sebelum pukul 05.00 atau sebelum portal kampung dibuka."Ini akses satu-satunya. Sebelum portal dibuka, keluar masuknya lewat Jalan Sriwijaya atau masjid," imbuhnya.

Pemilik mobil, Dodi Handono (71), mengaku begitu mendengar teriakan kebakaran di sekitar rumahnya, dia langsung mengecek ke luar rumah melalui jendela. Dodi terkejut setelah tahu yang terbakar itu ternyata mobilnya yang terparkir di teras halaman rumah.

“Saya tahunya ada teriakan kebakaran, saya lihat dari jendela, api sudah menyala,” katanya.

Melihat kejadian tersebut, Dodi dan warga lain yang juga melihat langsung berusaha memadamkam api dengan alat seadanya. Sekitar 30 menit, kobaran api berhasil dipadamkan. Namun kondisi mobil sudah hangus bagian depannya dan meleleh.

"Ini mobil saya parkir sejak pukul 20.00 kemarin. Saya masih bersyukur tidak merembet apinya. Saya juga tidak menyangka, padahal tidak memiliki masalah dengan orang lain," jelasnya.

Warga lain, Siti, juga melihat ada dua orang tak dikenal di lokasi kejadian. Kedua orang tersebut mengendarai motor berboncengan dan bolak-balik di jalan tempat kejadian. Namun warga tidak berfikiran negatif terhadap pengendara motor tersebut.

"Saat saya berangkat ke masjid, ada dua orang riwa-riwi, sempat berhenti di situ (dekat lokasi). Pulang-pulang ada kejadian itu," bebernya.

Dari kejadian ini, aparat Polsek Candisari yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi bersama unit Inafis Polrestabes Semarang dan Polda Jateng. Petugas melakukan identifikasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Terlihat Wakapolrestabes Semarang, Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, dan Kapolsek Candisari juga datang langsung ke lokasi kejadian. "Iya ini sudah kali kedua di sini (Candisari)," ungkap Kapolsek Candisari Iptu Teguh Prasetyo.

Namun demikian, pihaknya enggan memberikan keterangan secara detail terkait kejadian ini, dan hanya menyampaikan masih dalam penanganan dan penyelidikan kepolisian.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Agus Triatmadja menyampaikan, sampai saat ini tercatat kejadian pembakaran mobil terjadi di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Kendal. Terkait modus dan pola waktu ada kesamaan antara aksi di semua daerah dalam kejadian ini.

"Kepolisian mengimbau kepada masyarakat giatkan kembali siskamling, dan tingkatkan kewaspadaan. Untuk memperkecil peluang pelaku melakukan aksi," katanya.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji mengakui, pola waktu pembakaran mobil nyaris sama. Yakni, sesudah dan sebelum waktu subuh atau antara pukul 03.30 sampai 04.15. Modusnya menggunakan kain, botol, dan cairan mudah terbakar mirip molotov.

"Modusnya menggunakan kain, dimasukkan dalam botol plastik, pakai minyak tanah. Pelaku turun kemudian melemparkan," papar Kapolrestabes. (mha/wan/jpg)

Berita Sebelumnya

ABG Dibawa Kabur lalu Digauli
ABG Dibawa Kabur lalu Digauli

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Sakit Hati Diputus, Foto Syur Mantan Disebar di Facebook

Sakit Hati Diputus, Foto Syur Mantan Disebar di Facebook

Warga Jalan Cerme Kelurahan Sidanegara Kecamatan Cilacap Selatan berinisial S (44) nekat menyebarkan foto tak senonoh mantan pacarnya, setelah diputus.


Nelayan Suap Gubernur Kepri

Nelayan Suap Gubernur Kepri

Seorang nelayan, Abu Bakar, didakwa menyuap Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun.


Amunisi Kedaluwarsa Tak Perlu Disimpan

Amunisi Kedaluwarsa Tak Perlu Disimpan

Insiden ledakan gudang amunisi Markas Komando Brimob Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (15/9) pagi, menyebabkan 44 rumah warga di sekitar rusak.


MNLF Menyerah, ISIS Lancarkan Teror

MNLF Menyerah, ISIS Lancarkan Teror

Kelompok ekstremis Islamic State alias (ISIS) menyatakan bertanggung jawab atas ledakan di sebuah pasar umum di Filipina Selatan yang melukai tujuh orang kemari


Sebelum Bakar Suaminya, Aulia Berencana Beli Senpi

Sebelum Bakar Suaminya, Aulia Berencana Beli Senpi

Aulia Kesuma (45), pelaku pembunuhan dan pembakar jasad Edi Chandra Purnama alias Pupung (54) dan anak tirinya M Adi Pradana alias Dana (23) diketahui sempat be


Polisi Tewas Terbakar, Polri Lemah Bertindak Sesuai SOP

Polisi Tewas Terbakar, Polri Lemah Bertindak Sesuai SOP

Ipda (Anumerta) Erwin Yudha gugur akibat terbakar saat aksi demonstrasi bakar-bakar ban mahasiswa di Cianjur, Jawa Barat.


Polri Akan Bubarkan Demontrasi Bakar Ban

Polri Akan Bubarkan Demontrasi Bakar Ban

Gugurnya Ipda (Anumerta) Erwin Yudha akibat terbakar saat pengamanan aksi demonstrasi mahasiswa di Cianjur, Jawa Barat, meninggalkan duka bagi kepolisian.


Penyerang di Polsek Wonokromo, Pemain Tunggal

Penyerang di Polsek Wonokromo, Pemain Tunggal

Seorang pria bernama Imam Musthofa nekat melakukan aksi penyerangan terhadap dua anggota polisi di kantor Polsek Wonokromo, Surabaya, Sabtu (17/8).


ISIS Ancam Ledakan Universitas Pattimura

ISIS Ancam Ledakan Universitas Pattimura

Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) menebar teror di Universitas Pattimura, Kota Ambon, Maluku, Kamis (15/8).


Polisi Kembali Diserang KKSB Papua

Polisi Kembali Diserang KKSB Papua

Usai membunuh Briptu Hedar, Senin (12/8), teror serangan Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) Papua terhadap personel kepolisian kembali terjadi di Kampung



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!