Kriminal
Share this on:

Tertimpa Kanopi saat Berteduh, Dua Orang Tewas

  • Tertimpa Kanopi saat Berteduh, Dua Orang Tewas
  • Tertimpa Kanopi saat Berteduh, Dua Orang Tewas

DIKERUMUNI – Sejumlah warga sedang melihat kanopi roboh di BRI Pagentan, Banjarnegara, kemarin. (magelang ekspress)

WONOSOBO - Dua warga Wonosobo asal Desa Watumalang Kecamatan Watumalang dan seorang warga Desa Metawana Kecamatan Pagentan Kabupaten Banjarnegara menjadi korban kanopi BRI unit Pagentan Banjarnegara yang roboh, kemarin siang. Akibat kejadian itu, dua orang meninggal dunia dan satu orang luka-luka.

Dari infromasi yang dihimpun, Senin (5/3) sekitar pukul 13.00 WIB kanopi roboh. Hujan mulai mengguyur kawasan Pagentan setelah zuhur dan kondisi saat itu banyak orang sedang berteduh di teras BRI Pagentan.

Kemudian hujan semakin deras dan kanopi tak kuat menahan debit air. Dengan demikian, tiba-tiba roboh dan menimpa beberapa orang yang sedang berteduh di bawahnya.

Akibat peritiwa itu, dua meninggal dunia dan seorang mengalami luka-luka. Korban meninggal dunia bernama Risky Cahyono, 14, asal Desa Watumalang RT 02/01 Kecamatan Watumalang Kabupaten Wonosobo dan Sustyanto, 45, asal Dusun Anggrungsari Desa Metawana Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara

Sedangkan seorang korban luka yakni Sudar, 30, asal Desa Watumalang, Kecamatan Watumalang Kabupaten Wonosobo. Korban luka saat ini dirujuk ke RSUD Banjarnegara. Sementara korban meninggal dunia telah di bawa pulang ke rumah masing-masing setelah di lakukan pengecekan oleh Tim Medis Puskesmas Pagentan dan dampingi Polsek setempat.

Plt Camat Watumalang Prayitno mengatakan, pihaknya telah menerima informasi terkait peritiwa itu melalui WA group dan juga media online. Namun dari pihak pemerintah desa belum memberikan laporan atas kejadian tersebut.

”Dari pihak pemerintah desa, saya belum menerima informasi tersebut,” katanya.

Pihaknya mengaku sedang berupaya melakukan kontak dengan Pemerintah Desa Watumalang terkait kejadian tersebut. Menurut dia, sejumlah desa di Watumalang sebelah barat memang berbatasan langsung dengan Kecamatan Pagentan, Banjarnegara.

Dengan demikian, interaksi sosial dan ekonomi lebih banyak ke daerah tersebut. (gs/fat/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Penemuan mayat menggegerkan warga Dukuh Saliyan Kelurahan Pati Lor siang kemarin.


Bermain dengan Teman-temannya, Balita Tewas Tercebur Kolam Lele

Bermain dengan Teman-temannya, Balita Tewas Tercebur Kolam Lele

Nasib nahas menimpa pasangan suami istri (pasutri) Iwan Setiadi (37) dan Waspini (40), warga Desa Pemaron, Brebes.


Edarkan Pil Koplo, Dua Pemuda Tanggung Dibekuk Polisi

Edarkan Pil Koplo, Dua Pemuda Tanggung Dibekuk Polisi

Dua pemuda berinisial FR, dan MRE, harus berurusan dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Pekalongan Kota.


Nyabu dalam Kandang Ayam, Tiga Prang Diringkus

Nyabu dalam Kandang Ayam, Tiga Prang Diringkus

Maksud hati sembunyi saat nyabu, apa daya tertangkap juga.


Asyik Pesta SS, Empat Orang Digerebek Polisi

Asyik Pesta SS, Empat Orang Digerebek Polisi

Pesta sabu-sabu (SS) di Jalan Sidotopo Sekolahan IV berhasil dibubarkan Unit Reskrim Polsek Semampir. Empat orang ditangkap dalam penyergapan ini.


Terlibat Curanmor dan Pencabulan, Dua Polisi Dipecat

Terlibat Curanmor dan Pencabulan, Dua Polisi Dipecat

Dua anggota polisi yang bertugas di jajaran Polresta Pontianak dipecat.


Supardi Banting Bayinya sampai Tewas dalam Keadaan Sadar

Supardi Banting Bayinya sampai Tewas dalam Keadaan Sadar

Satreskrim Polresta Pontianak gelar rekonstruksi kasus penganiayaan hingga mengakibatkan kematian yang dilakukan ayah kepada anak kandungnya sendiri.


Gagal Rampas Tas, Dua ABG Dimassa

Gagal Rampas Tas, Dua ABG Dimassa

Aksi perampasan dengan melibatkan pelaku remaja kembali terjadi.


Hendak Timba Air, Kakek Tewas Tercebur Sumur

Hendak Timba Air, Kakek Tewas Tercebur Sumur

Nasib naas dialami seorang manula Wusriah (73) warga Dusun Bojonglor, 3 RT 10 RW 03, Desa Bojonglor, Kecamatan Bojong, Senin (3/12).


Berteduh di Gubuk, ABG Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Gubuk, ABG Tewas Tersambar Petir

Naas menimpa seorang pemuda Untung Slamet (19), warga Dukuh Jlubangan Desa Pantirejo Kecamatan Kesesi, Sabtu (1/12).



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!