Kriminal
Share this on:

Tidak Dipinjami Uang dan Motor, Rekan Sendiri Dianiaya

  • Tidak Dipinjami Uang dan Motor, Rekan Sendiri Dianiaya
  • Tidak Dipinjami Uang dan Motor, Rekan Sendiri Dianiaya

BANDARLAMPUNG - Tidak dipinjami uang dan motor menjadi alasan Frans Aditiya (29), warga Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Panjang Utara, Panjang, menganiaya rekannya Bambang Santoso (49), warga Kelurahan Pidada. Ia tersinggung dan memukul rekannya hingga mengalami luka serius di kepala serta lebam di tubuh.

Kapolsekta Panjang Kompol Sofingi mengatakan, tersangka yang merupakan pengangguran bertemu korban di rumah makan. ’’Sebelum kejadian, ia kembali hendak meminjam uang dan motor. Tersangka memang sering melakukan itu. Tetapi korban tidak memenuhi permintaannya. Ia tersinggung dan memukuli rekannya tersebut,” kata Sofingi.

Keributan berhasil dilerai warga yang ada di rumah makan. ”Korban dihantam menggunakan batu ulekan, gelas dan kursi,” ujarnya.

Diketahui, penganiayaan itu terjadi di rumah makan di Jalan Yos Sudarso, Panjang Utara, sekitar pukul 13.00 WIB, Selasa (3/7). Kasus ini kemudian dilaporkan oleh istri korban, Ernawati (48) ke Mapolsekta Panjang dan tertuang dalam LP/B/278/VII/2018/Lpg/Resta Balam/Polsek Pjg tertanggal 3 Juli 2018.

”Tersangka diamankan dikediamannya,” sebut Sofingi. Selain tersangka, polisi juga menyita barang bukti satu buah batu ulekan, pecahan gelas dan dua buah kursi plastik.

Pada bagian lain, anggota Polsekta Tanjungkarang Barat masih mengejar pelaku penganiayaan terhadap Wahyu Darmawansa (22), mahasiswa yang kos di Jalan Imam Bonjol, Langkapura.

Kapolsekta Tanjungkarang Barat Kompol Hapran mengatakan, dari hasil penyelidikan, Uy yang diduga pelaku kabur ke Kotaagung, Tanggamus. ”Anggota masih mengejar dan pelaku. Dia diduga lari ke rumah orang tuanya. Di Bandarlampung, pelaku kos,” kata Hapran.

Dilanjutkan, penganiayaan itu dipicu keributan setelah motor yang dikendarai korban bersenggolan dengan pelaku. ”Ini menyebabkan pelaku tidak terima dan menunggu korban melintas kembali. Begitu bertemu, ia langsung menyerang korban dengan senjata tajam,” ujarnya.

Peristiwa itu bermula ketika Wahyu yang mengendarai motor Honda BeAT BE 6848 QM berboncengan dengan rekannya, Arpan Sahrul (21), hendak membeli nasi. Lantas, mereka bersenggolan dengan UY (26), warga setempat.

Sempat terjadi keributan. Namun, Wahyu tidak ingin cekcok berlanjut. Mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta di Bandarlampung itu melanjutkan perjalanan membeli nasi. Ketika hendak kembali ke kosan, mereka dihadang oleh Uy. Kembali terjdi keributan dan korban diserang dengan senjata tajam. (pip/c1/ais/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kenalan lewat Medsos, Motor Mahasiswi Dibawa Kabur

Kenalan lewat Medsos, Motor Mahasiswi Dibawa Kabur

Surija (23), mahasiswi warga Jalan Makam Pasir RT 04 RW 01 Desa Mejasem Timur Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal menjadi korban penipuan.


18 Orang Divonis Mati

18 Orang Divonis Mati

Barang bukti hampir 20 Kg sabu, 2.000 ekstasi dan 4.000 happy five dimusnahkan di lapangan Mapolda Kalbar, Selasa (11/7).


Modal Foto Syur, Intimi ABG hingga Empat Kali

Modal Foto Syur, Intimi ABG hingga Empat Kali

Tidak tahan dengan ancaman yang dialaminya, Ji (16), warga Kecamatan Telukpandan, Pesawaran, melaporkan kasus pencabulan ke Polsekta Telukbetung Utara.


Tak Bayar Uang Sewa, Gadis Penyewa Mobil Ditahan

Tak Bayar Uang Sewa, Gadis Penyewa Mobil Ditahan

HYM (22), perempuan muda warga Desa Losari Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang harus berurusan dengan polisi.


Tersinggung, Rekan Sendiri Dianiaya

Tersinggung, Rekan Sendiri Dianiaya

Lantaran tersinggung, seorang buruh harian lepas nekat menganiaya rekannya sendri hingga membuat korban mengalami luka.


Dua Buruh Terancam Mati Gara-gara Masalah Sepele.

Dua Buruh Terancam Mati Gara-gara Masalah Sepele.

Polres Tangerang Selatan (Tangsel) menjerat Sutrisna, 33, dan Anwaruddin, 37, dengan pasal pembunuhan berencana ancamannya hukuman mati.


Gagal Salip Mobil, Kepala ABG Pecah

Gagal Salip Mobil, Kepala ABG Pecah

Naas dialami Dimas Rizki Fauzi, 19. Pengendara sepeda motor ini tewas setelah terbentur separator di Kabupaten Bekasi, Rabu (4/7).


Resahkan Warga, Pelaku Curanmor Didor Polisi

Resahkan Warga, Pelaku Curanmor Didor Polisi

Dua pelaku pencurian sepeda motor dan penadahnya diringkus Satreskrim Polresta Bekasi Kota di Kota Bekasi.


Pengecer dan Bandar Togel Digerebek Polisi

Pengecer dan Bandar Togel Digerebek Polisi

Dua orang pengecer sekaligus bandar Togel, Wasmin (56), diciduk anggota Reskrim Polsek Kesesi.


Rem Truk Blong, Dua Nyawa Melayang Lagi

Rem Truk Blong, Dua Nyawa Melayang Lagi

Kecelakaan maut kembali terjadi di pertigaan Pasar Kertek, Sabtu lalu (30/7). Akibatnya, dua orang meninggal dunia dan dua orang lainya mengalami luka parah.



Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!