Kriminal
Share this on:

Tiga Hari Menghilang, Ditemukan di Dalam Sumur

  • Tiga Hari Menghilang, Ditemukan di Dalam Sumur
  • Tiga Hari Menghilang, Ditemukan di Dalam Sumur

EVAKUASI – Sejumlah petugas sedangmengangkat jenazah dari dalam sumur, kemarin. (radarmas)

PURWOKERTO - Arif (30), warga Teluk, Purwokerto Selatan ditemukan meninggal dunia di dalam sumur Minggu (7/10). Nahasnya, sumur itu milik Lutfiarso (50), ayah korban.

Koordinator Tagana Adi Chandra mengatakan, mulanya korban yang masih lajang ini pulang dari Jakarta, Selasa (2/10). Korban dijemput keluarga di Terminal Bulupitu, Purwokerto.

”Korban yang bekerja di tempat konveksi ini pulang diantar salah seorang anggota polisi dari Jakarta. Korban diantar pulang, lantaran mengalami depresi,” kata dia.

Menurut keterangan yang dihimpun, korban mengalami ketakutan hebat saat di Jakarta. Sejauh ini belum ada kepastian mengenai alasan korban mengalami ketakutam tersebut.

Dua hari di rumah, korban pergi meninggalkan rumah tanpa pamit. Sejak Kamis (4/10) lalu, korban pergi sejak pukul 12.00 dan tidak kembali sampai malam.

”Pihak keluarga pun berusaha mencari keberadaan Arif. Akan tetapi, sampai Minggu kemarin korban tidak juga ditemukan,” terang dia.

Namun, Minggu siang kabar keberadaan Arif mulai mendapat titik terang. Korban ditemukan oleh Karji (50), warga Karangnanas, Sokaraja yang tidak lain adalah paman korban. ”Korban ditemukan di dalam sumur milik Lutfiarso, ayah korban sendiri. Korban berada di dalam sumur dengan kedalaman sekitar tujuh meter,” ungkp dia.

Kejadian ini, langsung dilaporkan ke Polsek Purwokerto Selatan. Petugas yang mendapat informasi tersebut, langsung bergerak menuju TKP. Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun SIK melalui Kapolsek Purwokerto Selatan AKP Subeno mengatakan, Polsek juga menghubungi Tim Inafis Polres Banyumas untuk datang ke TKP.

”Setelah dievakuasi, berdasarkan pemeriksaan oleh tim media dan Tim Inafis diketahui korban meninggal dunia sejak tiga hari sebelum ditemukan. Petugas tidak menemukan tanda penganiayaan pada tubuh korban,” ujar dia.

Setelah proses evakuasi sekira 10 menit, jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. (mif/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Penemuan mayat menggegerkan warga Dukuh Saliyan Kelurahan Pati Lor siang kemarin.


Nyabu dalam Kandang Ayam, Tiga Prang Diringkus

Nyabu dalam Kandang Ayam, Tiga Prang Diringkus

Maksud hati sembunyi saat nyabu, apa daya tertangkap juga.


Mayat Bayi dalam Kardus, Tubuh Dililit Tali Sepatu

Mayat Bayi dalam Kardus, Tubuh Dililit Tali Sepatu

Warga Jalan Ismita Kelurahan Tambelan Sampit Kecamatan Pontianak Timur geger.


Asyik Pesta SS, Empat Orang Digerebek Polisi

Asyik Pesta SS, Empat Orang Digerebek Polisi

Pesta sabu-sabu (SS) di Jalan Sidotopo Sekolahan IV berhasil dibubarkan Unit Reskrim Polsek Semampir. Empat orang ditangkap dalam penyergapan ini.


Lapas Pekalongan Musnahkan Barang Terlarang Sitaan dari Napi

Lapas Pekalongan Musnahkan Barang Terlarang Sitaan dari Napi

Lapas Kelas IIA Pekalongan memusnahkan berbagai barang terlarang yang ditemukan di dalam lingkungan lapas setempat.


Gendeng, Tiga Tahun Ayah Cabuli Anak Angkatnya

Gendeng, Tiga Tahun Ayah Cabuli Anak Angkatnya

Malang nasib Bunga (bukan nama sebenarnya, red). Gadis berusia 16 tahun ini harus menjadi koran pencabulan. Pelaku tidak lain orangtua angkatnya sendiri.


Supardi Banting Bayinya sampai Tewas dalam Keadaan Sadar

Supardi Banting Bayinya sampai Tewas dalam Keadaan Sadar

Satreskrim Polresta Pontianak gelar rekonstruksi kasus penganiayaan hingga mengakibatkan kematian yang dilakukan ayah kepada anak kandungnya sendiri.


10 Kali Beraksi, Pelaku Curanmor Didor

10 Kali Beraksi, Pelaku Curanmor Didor

Sepak terjang Andriyanto,31, dalam tindak criminal pencurian kendaraan bermotor (cunranmor) berhasil dihentikan polisi.


Angkut Miras, Empat Pemuda Diamankan

Angkut Miras, Empat Pemuda Diamankan

Keuntungan yang menjanjikan membuat Arifin, 24, dan tiga rekannya ketagihan berjualan minuman keras (miras).


Hendak Timba Air, Kakek Tewas Tercebur Sumur

Hendak Timba Air, Kakek Tewas Tercebur Sumur

Nasib naas dialami seorang manula Wusriah (73) warga Dusun Bojonglor, 3 RT 10 RW 03, Desa Bojonglor, Kecamatan Bojong, Senin (3/12).



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!