Kriminal
Share this on:

Tiga Hari Tak Terlihat, Driver Ojol Tewas Gantung Diri

  • Tiga Hari Tak Terlihat, Driver Ojol Tewas Gantung Diri
  • Tiga Hari Tak Terlihat, Driver Ojol Tewas Gantung Diri

EVAKUASI – Relawan melakukan evakuasi jasad Titus, 30, warga Desa Karanggintung Kecamatan Sumbang Purwokerto yang meninggal gantung diri. (istimewa)

PURWOKERTO - Titus Heri Wicaksono, 30, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Pria yang berprofesi sebagai driver ojek online (Ojol) ini ditemukan gantung diri di rumahnya, di Desa Karanggintung, Sumbang, Rabu (10/10) malam, lalu.

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun SIK melalui Kapolsek Sumbang AKP Susanto mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh Joko, 36, warga setempat saat menarik jimpitan. Saat itu, salah seorang tetangga memintanya mengecek ke dalam rumah.

”Sekitar pukul 19.30, saksi yang sedang narik jimpitan merasa curiga. Sebab, menurut penuturan tetangganya korban tidak terlihat selama tiga hari terakhir,” kata dia.

Kecurigaan Joko semakin bertambah. Sebab, tidak ada jawaban dari dalam rumah saat saksi mengetuk pintu. Untuk mengobati rasa penasarannya, Joko berusaha membuka pintu tapi pintu rumah dalam keadaan terkunci.

”Ternyata jendela tidak dikunci. Kemudian dibuka oleh Joko pakai tangan, kemudian barulah pintu dapat dibuka. Saksi ditemani dua warga lainnya, masuk ke dalam rumah,” terang dia.

Setelah berhasil masuk, warga mulai penasaran, lantaran aroma busuk tercium dari dalam rumah. Warga pun mencari keberadaan korban.

”Saat saksi (tetangga) masuk ke bagian dapur, korban terlihat tergantung di bagian penjemur baju. Sontak tetangga langsung kaget dan lari terbirit-birit,” jelas dia.

Peristiwa itu pun langsung dilaporkan ke Polsek Sumbang. Mendapat laporan tersebut, Kapolsek dan segenap anggota menuju lokasi kejadian bersama tim Inafis dan tim medis Puskesmas Sumbang.

Berdasar keterangan pihak keluarga, korban belakangan ini frustasi lantaran istrinya meninggal dunia sepekan lalu akibat kanker. Diduga, korban frustasi sehingga nekat gantung diri. ”Korban punya satu anak usia empat tahun. Kebetulan saat itu sedang bersama kakeknya,” sebut dia.

Setelah diperiksa tim medis, jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan. Pihak keluarga sudah menerima kepergian korban dengan lapang dada. (mif/fat/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Rumah Kos Masih Jadi Sasaran Curat
Rumah Kos Masih Jadi Sasaran Curat

Berita Sejenis

Dipenjara Tiga tahun, Vonis Idrus Marham Masih Rendah

Dipenjara Tiga tahun, Vonis Idrus Marham Masih Rendah

Majelis hakim Tipikor Jakarta menjatuhkan vonis 3 tahun penjara terhadap mantan Menteri Sosial Idrus Marham.


Mantan Menteri Sosial Divonis Tiga Tahun Penjara

Mantan Menteri Sosial Divonis Tiga Tahun Penjara

Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta memvonis eks Menteri Sosial Idrus Marham tiga tahun penjara dan denda Rp150 juta subsider dua b


Indonesia Selidiki Bebasnya Penyiksa TKI Hingga Tewas

Indonesia Selidiki Bebasnya Penyiksa TKI Hingga Tewas

Pemerintah Indonesia terkejut atas keputusan pengadilan Malaysia membebaskan S Ambika, majikan TKI asal Nusa Tenggara Timur bernama Adelina Jemira Sau.


Empat Orang Pengikut ISIS Digantung

Empat Orang Pengikut ISIS Digantung

Pengadilan Irak menjatuhkan hukuman gantung empat orang anggota kelompok militan ISIS (Daesh) yang terlibat dalam kejahatan-kejahatan teroris di Irak dan Suriah


Empat Hari Penyelundupan Bibit Lobster Rp57 Digagalkan

Empat Hari Penyelundupan Bibit Lobster Rp57 Digagalkan

Dahsyat, dalam rentang waktu empat hari, pemerintah sudah dua kali menggagalkan penyelundupan baby lobster (BL).


Terduga Penyiksa TKI Hingga Tewas Dibebaskan

Terduga Penyiksa TKI Hingga Tewas Dibebaskan

Anggota parlemen dan lembaga pembela tenaga kerja migran di Malaysia mempertanyakan putusan Pengadilan Tinggi setempat.


Tembok Gereja Roboh saat Paskah , 16 Jemaat Tewas

Tembok Gereja Roboh saat Paskah , 16 Jemaat Tewas

Tiga belas orang tewas dan 16 lainnya luka-luka, tertimpa tembok gereja yang tiba-tiba runtuh.


Polisi Tak Akan Toleransi Konten Provokasi di Medsos

Polisi Tak Akan Toleransi Konten Provokasi di Medsos

Pasca pemungutan suara pada 17 April 2019 lalu, bermunculan akun-akun media sosial (medsos) berisi konten provokasi.


Bawa Uang Rp490 Ribu, Tujuh Orang Timses Caleg Ditangkap Polisi

Bawa Uang Rp490 Ribu, Tujuh Orang Timses Caleg Ditangkap Polisi

Beberapa jam sebelum waktu pemungutan suara, Rabu (17/4) kemarin, tujuh orang tertangkap tangan polisi, Rabu (17/4) dini hari.


Pakai Kebaya, Napi Wanita di Tangerang Gunakan Hak Pilihnya

Pakai Kebaya, Napi Wanita di Tangerang Gunakan Hak Pilihnya

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Tangerang di Jalan Mochammad Yamin, Kota Tangerang, Banten, berbeda dari hari biasanya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!