Kriminal
Share this on:

Tiga Polda Kirim Pasukan ke Papua

  • Tiga Polda Kirim Pasukan ke Papua
  • Tiga Polda Kirim Pasukan ke Papua

JAKARTA - Mabes Polri memastikan, situasi Kamtibmas pascarusuh di wilayah Papua Barat dan Papua telah berangsur kondusif. Bahkan, korps baju coklat itu mengklaim aktifitas masyarakat di Bumi Cendrawasih, khususnya di wilayah Manokwari, Sorong, dan Jayapura sudah kembali normal dan berjalan dengan baik. Untuk lebih menjamin keamanaan Polri menerjunkan pasukan dari tiga Polda.

Kini aparat dan pemda setempat sedang melaksanakan pembersihan terhadap sejumlah sampah atau sisa kerusuhan, seperti pohon-pohon tumbang, sisa pembakaran ban, dan pendataan kerusakan fasilitas umum di wilayah tersebut.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo memastikan situasi kamtibmas di Papua Barat dan Papua sudah berangsur aman dan kondusif. "Bahkan, untuk wilayah Jayapura situasi sudah sangat kondusif, kegiatan masyarakat kemarin guna menyampaikan aspirasinya didepan kantor Gubernur telah diterima dengan baik, dan berakhir pukul 20.00 wib, dengan damai," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (20/8).

"Dan sejak berakhir kemarin, untuk wilayah Jayapura kini aktifitas kegiatan masyarakat normal dan berjalan dengan baik," sambung mantan Wakapolda Kalimantan Tengah tersebut.

Sementara itu untuk di wilayah Papua Barat, khususnya Manokwari. Dedi mengatakan, situasinya cukup baik. Aktifitas masyarakat sudah berangsur normal, dan tak ada kegiatan aksi lanjutan di sana. Sedangkan di Sorong, diakui Dedi masih ada kegiatan unjuk rasa di satu titik. Namun, petugas terus berupaya melakukan negoisasi secara intens.

"Proses negoisasi itu dilakukan oleh aparat dan seluruh tokoh masyarakat di sana. Inti negoisasi menekankan, kalau apa yang menjadi aspirasi teman mahasiswa maupun masyarakat di sana akan diterima, dan diserahkan ke Pemerintah Pusat, sehingga situasi berangsur membaik dan kondusif," tuturnya.

Dedi menegaskan secara keseluruhan kondisi kamtibmas di Papua telah kembali normal dan masyarakat sudah melakukan aktifitasnya seperti biasa. "Ya kami ingin tegaskan, situasi kamtibmas di sana sudah cukup kondusif, aktifitas masyarakat dan pusat ekonomi dan transportasi, sepertiBandara baik di Sorong dan Manokwari juga mulai pagi telah beroperasi dengan baik. Artinya, secara umum dikatakan cukup kondusif," tegasnya.

Untuk semakin memastikan kondisi keamanan, Dedi mengatakan pihaknya menambahkan personel gabungan TNI-Polri di wilayah Manokwari. Dan khusus Polri ada 4 SSK yang berasal dari Polda Sulawesi Utara, Sumatera Utara dan Maluku untuk menempati posisi masing-masing.

"Yang perlu dicatat, penambahan personel dalam rangka meredam dan memitigasi berkembang agar jangan meluas. Dan di sini, Polri mengedapankan langkah persuasif menghindari jatuhnya korban. Selain itu, kami pastikan seluruh anggota Polri tidak membawa peluru tajam," ungkapnya.

Terakhir, Dedi menambahkan saat ini aparat dan intansi pemerintah tengah melakukan pembersihan sisa-sisa sampah kemarin, serta melakukan pendataan sejumlah kerusakan fasilitas umum secara bersama-sama di wilayah tersebut.

"Dari data sementara yang kami terima saat ini kerusakan fasilitas umum di sana, antara lain di Sorong, tercatat ada 15 fasum yang mengalami kerusakan, sedangkan di Manokwari ada 10 fasum. Saat ini tim masih mendatanya lebih lanjut," urainya.

"Satu hal penting, kami juga memberi apresiasi pemerintah pusat, pemda, tokoh masyarakat dan kepolisian dari hasil komunikasi yang baik dengan masyarakat di sana kejadian kemarin cepat diantisipasi. Kurang dari 1x24 jam permasalahan diselesaikan dengan baik dan tidak ada korban, walaupun ada kerugian materil, nanti dari Pemda akan memberikan bantuan pemulihan aktifitas dan properti," tutupnya. (mhf/gw/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Lima Akun Medsos Dibidik Polri
Lima Akun Medsos Dibidik Polri

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kirim Red Notice, Polisi Terbitkan DPO Veronica Koman

Kirim Red Notice, Polisi Terbitkan DPO Veronica Koman

Mabes Polri telah melakukan gelar perkara terkait kasus yang menjerat tersangka penyebaran hoaks Asrama Mahasiswa Papua, Veronica Koman.


Tembak Mati 4 KKB, Mabes Polri Apresiasi Polda Aceh

Tembak Mati 4 KKB, Mabes Polri Apresiasi Polda Aceh

Baku tembak antara Polri dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Aceh terjadi di Jalan Raya Medan-Banda Aceh, Gampong Keude, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pi


Terlibat Kasus Curanmor, Otak Kerusuhan Papua Ditangkap

Terlibat Kasus Curanmor, Otak Kerusuhan Papua Ditangkap

Tim gabungan Polda Papua kembali meringkus diduga dalang atau aktor intelektual kasus kerusuhan yang terjadi di Tanah Papua, beberapa waktu lalu.


KPK Geledah Tiga Ruang Kepala Dinas Kepri

KPK Geledah Tiga Ruang Kepala Dinas Kepri

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Dinas Pendidikan, Dinas PUPR, dan Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (17/9) kemarin.


Ditahan di Polda, Infeksi Paru-paru Kivlan Zen Kambuh

Ditahan di Polda, Infeksi Paru-paru Kivlan Zen Kambuh

Tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Senin (16/9) s


Jika RUU KUHAP Disahkan, Hina Presiden Terancam Pidana Tiga Tahun

Jika RUU KUHAP Disahkan, Hina Presiden Terancam Pidana Tiga Tahun

DPR RI mengklaim telah menyelesaikan pembahasan dan perumusan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).


Malaysia Ogah Ikut Campur Proses Hukum Karhutla Indonesia

Malaysia Ogah Ikut Campur Proses Hukum Karhutla Indonesia

Pemerintah Malaysia menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah Indonesia, terkait proses hukum tiga anak perusahaan asal Negeri Jiran, yang diduga terlibat dalam


APV Sembilan Penumpang Terguling di Tol Jagorawi, Tiga Tewas

APV Sembilan Penumpang Terguling di Tol Jagorawi, Tiga Tewas

Kecelakaan tunggal yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia terjadi di Jalan Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi), Minggu (15/9) kemarin.


Transaksi Mencurigakan di 6 Rekening Veronica Koman Ditelusuri Polisi

Transaksi Mencurigakan di 6 Rekening Veronica Koman Ditelusuri Polisi

Polisi menemukan transaksi mencurigakan di enam rekening tambahan milik tersangka ujaran kebencian dan hoaks Asrama Mahasiswa Papua Surabaya, Veronica Koman.


Kejaksaan Tunggu Pelimpahan Berkas Veronika Koman Cs

Kejaksaan Tunggu Pelimpahan Berkas Veronika Koman Cs

Penanganan kasus dugaan tindak pidana umum, provokasi publik yang mengakibatkan kericuhan di Papua dan Papua Barat memasuki babak baru.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!