Kriminal
Share this on:

Tiga Polisi Diduga Terlibat Penganiayaan

  • Tiga Polisi Diduga Terlibat Penganiayaan
  • Tiga Polisi Diduga Terlibat Penganiayaan

PENGANIAYAAN - Pihak Humas Polda Malut memberikan keterangan pers.

TERNATE - Kasus penganiayaan yang diduga melibatkan sejumlah oknum polisi terhadap enam pemuda di Kelurahan Afe Taduma, Ternate Barat belum lama ini mulai menemukan titik terang. Ini setelah Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Malut saat ini telah memeriksa sejumlah oknum polisi yang diduga terlibat melakukan penganiayaan tersebut.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan tiga oknum anggota Polda yang terindikasi melakukan penganiayaan. Mirisnya, dari ketiga polisi ini, satu di antaranya merupakan perwira berpangkat Iptu.

”Hasil pemeriksaan ini sudah ada tiga oknum anggota yang terindikasi terlibat, satu pangkat Iptu dan duanya berpangkat Bripda,” jelas Kabid Humas AKBP Hendry Badar, Rabu (9/5) lalu.

Menurutnya, pihak Propam saat ini masih mendalami sejauh mana keterlibatan tiga oknum anggota tersebut. Sejauh ini, sejumlah saksi telah diperiksa baik dari petugas maupun masyarakat. Pihaknya berharap kasus tersebut secepatnya terungkap lebih jelas.

”Kalau memang ada keterlibatn lebih dari tiga anggota tersebut, maka akan diperiksa lagi,” ujarnya sembari mengatakan ketiganya yakni PT, MI, dan FA yang bertugas di Polda Malut.

Disentil terkait dengan dugaan salah satu perwira yang mengerahkan sejumlah oknum anggota untuk melakukan penganiayaan terhadap keenam pemuda tersebut, dirinya mengatakan bahwa perbuatan yang dilakukan oknum polisi tersebut adalah perbuatan individu dan bukanlah kesatuan. Untuk itu, apa yang dilakukan tidak ada sangkut pautnya dengan kesatuan.

Ketiga oknum anggota ini juga saat ini telah diambil keterangannya dan menunggu perkembangan selanjutnya. Jika terbukti melakukanpenganiayaan, maka akan diproses.

”Nanti dilihat, apakah dia ke sidang disiplin, kode etik, ataupun pidana. Makanya kita tunggu hasil pemeriksaan pihak Propam,” tuturnya. (tr03/jpg)

Berita Sebelumnya

Korban Dukun Cabul Bertambah
Korban Dukun Cabul Bertambah

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Diduga Sakit, Nenek Ditemukan Terbujur Kaku di Sawah

Diduga Sakit, Nenek Ditemukan Terbujur Kaku di Sawah

Narsem (85), warga Kedungwringin, Jatilawang ditemukan meninggal dunia di sawah.


Dugaan Pornografi, Istri Dilaporkan Suami

Dugaan Pornografi, Istri Dilaporkan Suami

Seorang wanita berinisial NR (37), dilaporkan ke polisi dengan tuduhan melakukan aksi pornografi di jejaring sosial media pribadinya oleh N.


Kelabui Polisi, Paket Sabu Disembunyikan di Kondom

Kelabui Polisi, Paket Sabu Disembunyikan di Kondom

Polres Kutai Timur (Kutim) kembali mengamankan pengedar narkoba. Kali ini dua orang yang menjadi tangkapan kepolisian.


Tertangkap Polisi Akibat Kejahatan Teman Kos

Tertangkap Polisi Akibat Kejahatan Teman Kos

Hati-hati memilih teman. Jika salah pergaulan, risikonya masuk penjara.


Jambret HP Bocah, Tiga Pemuda Dibekuk

Jambret HP Bocah, Tiga Pemuda Dibekuk

Tiga pemuda yang terlibat penjambretan di Jalan Bulaksari IV B, Surabaya dibekuk.


Tiga Hari Tak Terlihat, Driver Ojol Tewas Gantung Diri

Tiga Hari Tak Terlihat, Driver Ojol Tewas Gantung Diri

Titus Heri Wicaksono, 30, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.


Asyik Berjudi, Kakek Nenek Disergap Polisi

Asyik Berjudi, Kakek Nenek Disergap Polisi

Perjudian merupakan salah satu penyakit masyarakat yang menjadi atensi pihak kepolisian.


Mayat Perempuan Nyaris Membusuk Ditemukan Tak Bercelana dan BH

Mayat Perempuan Nyaris Membusuk Ditemukan Tak Bercelana dan BH

Penemuan mayat perempuan tanpa identitas di lereng Gunung Sindoro gegerkan warga kemarin. Korban diduga telah meninggal lebih dari satu minggu.


Dijadikan Arena Judi, Pos Ronda Digerebek Polisi

Dijadikan Arena Judi, Pos Ronda Digerebek Polisi

Sebuah Pos ronda atau Poskamling di Desa Sudagaran, Banyumas diduga kerap menjadi arena judi.


Tiga Hari Menghilang, Ditemukan di Dalam Sumur

Tiga Hari Menghilang, Ditemukan di Dalam Sumur

Arif (30), warga Teluk, Purwokerto Selatan ditemukan meninggal dunia di dalam sumur Minggu (7/10). Nahasnya, sumur itu milik Lutfiarso (50), ayah korban.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!