Kriminal
Share this on:

Tim Teknis Kasus Novel Mulai Rapat

  • Tim Teknis Kasus Novel Mulai Rapat
  • Tim Teknis Kasus Novel Mulai Rapat

JAKARTA - Tim teknis lapangan Polri kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan mulai melakukan rapat Selasa (6/8) di Bareskrim Polri. Mereka mulai melakukan konsolidasi.

Sejumlah pimpinan penyidik hadir. Diantaranya, Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Kombes Suyudi Ario Seto. Kemudian, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum AKBP Jerry Siagian, Kasubdit Kamneg Ditreskrimum AKBP Dedy Murti. Tampak juga Kasubdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) AKBP Roberto Pasaribu dan Direktur Reserse Narkoba Kombes Herry Heryawan.

"Ini hanya rapat awal saja dari tim teknis, terkait hasil kerja yang sudah dilakukan. Dan baru rapat pertama sejak mulai bekerja per tanggal 1 Agustus kemarin," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di gedung Bareskrim Mabes Polri, Selasa (6/8) kemarin.

Adapun terkait isi rapat itu sendiri, Argo mengaku tidak dapat membeberkannya. Sebab terkait hal-hal yang dibahas dalam rapat itu bukan dirinya yang pantas menjelaskan. Argo menyebut, kalau terkait tim teknis ini yang pantas menyampaikan adalah dari Mabes Polri.

"Jadi, untuk materi yang dibahas nanti Mabes Polri yang akan bicara di rapat tugas ya, saya tidak dapat menjelaskannya," ucap Argo.

Seperti diketahui, tim teknis lapangan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan ini telah ditunjuk sebanyak 120 anggota Polri terbaik. Tim dipimpin Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Nico Afinta dan penanggungjawabnya, Kabareskrim Polri Irjen Pol Idham Aziz.

Tim teknis yang merupakan rekomendasi TGPF Polri ini pun menargetkan bisa mengungkap pelaku atau mengungkap kasus ini dalam waktu 3 bulan dari 6 bulan masa tugasnya, di mulai pertanggal 1 Agustus 2019, namun bisa diperpanjang apabila dibutuhkan.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, dari total 120 personel yang dilibatkan tim ini terbagi dalam subtim, yakni penyelidik, penyidik, siber, Inafis, Labfor, subtim analisis dan evaluasi, juga melibatkan anggota Densus 88/Antiteror.

"Penanggung jawab tim teknis ini, adalah Bapak Kabareskrim. Sedangkan, ketua tim teknis adalah Brigjen Direktur Dittipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Nico Afinta," ujar Dedi beberapa waktu lalu.

Menurut Dedi, Tim teknis menargetkan tiga bulan untuk mengungkap kasus ini, dimulai per tanggal 1 Agustus sampai tanggal 31 Oktober 2019. Artinya target 3 bulan ini adalah tahap yang pertama, kemudian kalau tiga bulan masih perlu diperpanjang, diperpanjang lagi 3 bulan lagi.

"Selanjutnya, setelah itu akan dievaluasi lagi jika memang kasus ini belum terungkap," pungkas Dedi. (mhf/gw/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Buronan WN Prancis Diserahkan ke Pemerintah Hong Kong

Buronan WN Prancis Diserahkan ke Pemerintah Hong Kong

Tim Jaksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali melaksanakan penetapan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar terhadap Mathias Hubert Marie Echene (48), warga negara Perancis


Menunggu Penyelesaian Berkas Tersangka Karhutla

Menunggu Penyelesaian Berkas Tersangka Karhutla

Polisi terus berupaya menyelesaikan proses pemberkasan perkara, kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia.


Buronan Penipuan Rp14,5 Miliar Dibekuk di Komplek Kejagung

Buronan Penipuan Rp14,5 Miliar Dibekuk di Komplek Kejagung

Buronan terpidana kasus penipuan senilai Rp14,5 miliar di Yogyakarta dibekuk tim Intelijen Kejaksaan Agung di belakang kantor Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan.


Diduga Korupsi Danareksa, Petinggi CIMB Securities Digarap Kejagung

Diduga Korupsi Danareksa, Petinggi CIMB Securities Digarap Kejagung

Satu persatu petinggi CIMB Securities diperiksa penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung terkait kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas pembiayaan dari PT Danar


Kejaksaan Tunggu Pelimpahan Berkas Veronika Koman Cs

Kejaksaan Tunggu Pelimpahan Berkas Veronika Koman Cs

Penanganan kasus dugaan tindak pidana umum, provokasi publik yang mengakibatkan kericuhan di Papua dan Papua Barat memasuki babak baru.


Tersangka Suap, Kock Meng Langsung Ditahan KPK

Tersangka Suap, Kock Meng Langsung Ditahan KPK

Tersangka kasus dugaan suap terkait penerbitan Perda RZWP3K di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) 2019 bertambah.


Asyik Pesta Miras, Tersangka Korupsi Dana Desa Ditangkap

Asyik Pesta Miras, Tersangka Korupsi Dana Desa Ditangkap

Mantan Kepala Desa Masadian di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, SN ditangkap Tim intelijen Kejaksaan Negeri Morowali.


DPO Penipuan CPNS Jambi Dibekuk Kejagung

DPO Penipuan CPNS Jambi Dibekuk Kejagung

Buronan terpidana penipuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2014 di Kabupaten Muara Bungo, Jambi dibekuk Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Jambi.


Mahasiswa Palembang Bobol Rekening Bank BUMN

Mahasiswa Palembang Bobol Rekening Bank BUMN

Dua pelaku pembobol rekening bank dibekuk tim Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidisiber) Bareskrim Polri.


Mustafa Diduga Terima Rp12,5 Miliar dari Dua Pengusaha

Mustafa Diduga Terima Rp12,5 Miliar dari Dua Pengusaha

Kasus suap yang menyeret mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa, belum juga berakhir.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!