Kriminal
Share this on:

Todongkan Pisau, Siswa SMA Rampas HP

  • Todongkan Pisau, Siswa SMA Rampas HP
  • Todongkan Pisau, Siswa SMA Rampas HP

SURABAYA - Meski masih di bawah umur, SF (17), harus berurusan dengan polisi. Siswa SMA yang tinggal di Dukuh Menanggal I, Surabaya itu ditangkap setelah melakukan aksi perampasan handphone (HP) milik Gangsar Risqi,14, seorang pelajar asal Perum Bluru Permai Blok V/19, Sidoarjo. Tak hanya merampas, SF juga mengancam korbannya dengan menggunakan senjata tajam (sajam).

Penangkapan SF dilakukan anggota Polsek Gayungan pada Sabtu (23/7). Selain SF, polisi juga meringkus Novryandi (24). Pria yang tinggal di Dukuh Menanggal X, Surabaya ini merupakan rekan SF saat melakukan perampasan terhadap korban. Perampasan yang dilakukan kedua pelaku terjadi pada Jumat (13/7) di sebelah selatan Universita Mahardika Jalan Wisata Menanggal, Surabaya.

Kapolsek Gayungan Kompol Lukito mengatakan kasus perampasan yang dilakukan oleh kedua tersangka dilakukan pada Jumat malam, sekitar pukul 19.30. Saat itu, korban bersama teman wanitanya sedang duduk di Jalan Wisata Menanggal. Kemudian, dua pelaku yang sebelumnya berboncengan sepeda motor berhenti di samping korban.

“Kemudin tersangka SF turun dari motor dan mendatangi korban. SF kemudian meminta korban menyerahkan HP dan uangnya,” ungkap Kompol Lukito, Jumat (27/7).

Namun saat itu, korban mencoba melawan dan menolak permintaan SF. Tak mau lama berdebat, SF lantas mengeluarkan pisau kecil dari sakunya. Jika menolak, SF mengancam akan menghunuskan pisau tersebut ke teman gadis korban.

“Karena takut, korban menuruti permintaan tersangka. Dia menyerahkan HP dan sejumlah uang,” lanjut Lukito.

Setelah SF berhasil meminta uang dan HP, dua barang milik korban tersebut lantas diberikan kepada tersangka Novryandi. Setelah itu, keduanya meninggalkan lokasi. Namun sebelum pergi, mereka terlebih dahulu membuang kunci kontak motor korban. Hal itu dilakukan agar korban tak mengejar mereka.

“Setelah berhasil menemukan kunci kontak motor, korban bergegas pulang dan menghubungi keluarganya. Lalu bersama keluarga, korban melaporkan kasus ini,” jelasnya.

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi akhirnya berhasil melacak kedua tersangka. Mereka diketahui dari nopol motor yang digunakan pelaku saat melakukan perampasan. Mereka ditangkap di rumah masing-masing.

“Dari penangkapan itu, kami berhasil mengamankan barang bukti. Seperti, HP milik korban, motor sarana pelaku dan sebilah pisau yang digunakan untuk beraksi,” pungkas Lukito.

Dari penangkapan itulah, polisi mendapati jika SF ternyata masih di bawah umur. Polisi tak melakukan penahanan, melainkan menyerahkan tersangka ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) anak. (yua/no/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Rampas HP Mahasiwi, Penjambret Dikeroyok Massa

Rampas HP Mahasiwi, Penjambret Dikeroyok Massa

Polisi kembali menggelandang bandit jalanan.


Kabur setrelah Rampas HP, ABG Ini Malah Kecantol Pagar

Kabur setrelah Rampas HP, ABG Ini Malah Kecantol Pagar

Butuh uang untuk lebaran, Panji Achmad Junaedi, warga Jalan Simolawang II Barat, Simokerto, Surabaya nekat merampas HP milik bocah.


Butuh Uang Sekolah, Siswa SMK Njambret

Butuh Uang Sekolah, Siswa SMK Njambret

Tak punya uang untuk bayar uang Sekolah, siswa SMK Hofiuddin nekat menjambret handphone (HP) milik Siti (14), siswi SMP.


Cemburu, Siswa SMK Otaki Pengeroyokan

Cemburu, Siswa SMK Otaki Pengeroyokan

Gara-gara ceweknya naksir orang lain, oknum pelajar SMK di Kabupaten Rembang berbuat nekat. Dia mengeroyok Wahyu Mustofa (27).


Ikut Konvoi, Anak Putus Sekolah Bacok Korban Pakai Pedang

Ikut Konvoi, Anak Putus Sekolah Bacok Korban Pakai Pedang

RO (17), pelaku pembacokan Ahmad Fatoni, siswa XII MA Miftahul Ulum Kayen dikenai dua pasal pidana.


Hendak Kabur ke Jakarta, Pelaku Pembacokan Siswa SMA Dibekuk

Hendak Kabur ke Jakarta, Pelaku Pembacokan Siswa SMA Dibekuk

Pelaku pembacokan saat konvoi perayaan kelulusan SMA sederajat di Pati ternyata bukan pelajar. Rohman alias Maman ini telah bekerja.


Pelaku Pembacokan Siswa SMA Masih Dicari

Pelaku Pembacokan Siswa SMA Masih Dicari

Ahmad Fatoni, korban pembacokan saat konvoi kelulusan SMA sederajat, Jumat (4/5) lalu, semakin membaik.


Kakek 65 Tahun Tusuk Perutnya Sendiri dengan Pisau

Kakek 65 Tahun Tusuk Perutnya Sendiri dengan Pisau

Seorang kakek Slamet Widodo (65), melakukan percobaan bunuh diri di area sawah Dukuh Gantongan Kelurahan Kledung Karangdalem Kecamatan Banyuurip.


Terpisah dari Kelompoknya, Siswa MTS Tewas Mengambang

Terpisah dari Kelompoknya, Siswa MTS Tewas Mengambang

Kematian seorang pelajar Madrasah Tsanawiyah yang terbawa arus Kali Bekasi, Kota Bekasi mulai terkuak.


Diduga Masih Ada Siswi Lain Jadi Sasaran

Diduga Masih Ada Siswi Lain Jadi Sasaran

Peristiwa yang dialaminya membuat Ra trauma. Siswi sebuah SMA negeri di Bandarlampung ini takut untuk sekolah dan bertemu guru yang dilaporkan melecehkannya.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!