Kriminal
Share this on:

Tujuh kali Gagal Seleksi CPNS, Guru Honorer Lompat dari Lantai 15

  • Tujuh kali Gagal Seleksi CPNS, Guru Honorer Lompat dari Lantai 15
  • Tujuh kali Gagal Seleksi CPNS, Guru Honorer Lompat dari Lantai 15

TANGERANG - Ajal menjemput Dimas Kirana Mulya (31). Warga Perumahan Batan Indah, Kelurahan Kademangan, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) itu mengakhiri hidupnya dengan cara tragis melompat dari lantai 15 proyek apartemen di Kecamatan Serpong.

Guru honorer di SDN 02 Muncul, Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong itu bunuh diri di gedung Apartemen Parkland, Jalan Raya Serpong, kemarin (13/10). Kapolsek Serpong, Kompol Deddy Kurniawan menjelaskan, aksi bunuh diri itu dilakukan korban sekitar pukul 07.20 WIB.

Dia menceritakan, korban masuk ke dalam proyek apartemen itu sekitar pukul 06.45 WIB. Menggunakan sepeda motor Jialing warna biru B 6286 NMO korban tida di proyek apartemen itu. Usai memarkirkan kendaraan, Dimas naik ke lantai 15 bangunan apartemen tersebut.

Setelah itu, dia langsung melompat dari ketinggian 25 meter. ”Aksi korban bunuh diri ini diketahui para pekerja dan pengendara motor yang sedang melintas. Dari hasil rekaman CCTV yang kami peroleh korban masuk ke dalam bangunan ini pagi hari dan memarkirkan motornya di depan gerbang bangunan apartemen,” terangnya kepada indopos (Jawa Pos Group), kemarin (13/10).

Diungkapkan Deddy juga, dari keterangan sejumlah saksi sebelum aksi bunuh diri guru honorer ini terjadi, korban nampak seperti orang bingung. Namun, saat itu karena ada serah terima unit apartemen korban pun dapat lolos naik ke atas bangunan proyek apartemen. Saat itu ada pengendara motor melihat korban hendak bunuh diri.

”Saat ditemukan tubuh korban patah di beberapa bagian. Sperti tangan, leher dan posisi tubuh korban masuk kedalam lobang pot pohon buatan. Jasad korban sudah kami bawa ke RSUD Tangerang, dan kami juga sudah memanggil orang tuanya untuk dimintai keterangan,” jelasnya.

Dari keterangan orang tua korban, lanjut Deddy, diketahui aksi nekat Dimas bunuh diri dengan cara melompat lantaran depresi. Penyebabnya korban tidak lolos tes calon pegawasi negeri sipil (CPNS) Kota Tangsel sebagai guru. Apalagi, korban sudah tujuh kali mengikuti tes untuk menjadi PNS.

Sementara salah satu saksi mata yang juga petugas kemanan Apartemen Parkland, Rikardus Jehanus Randang menuturkan tidak mengetahui kalau Dimas berniat bunuh diri di lokasi proyek apartemen. Rikardus dan sejumlah petugas kemanan lain mengira korban adalah pekerja proyek sehingga tidak dicek.

Terpisah, Mulyono, orang tua Dimas mengaku seminggu sebelum aksi bunuh dirinya putranya sempat curhat karena tidak kuat lagi dengan kehidupan.

Kata dia pemicu niatan anaknya itu karena tak lolos CPNS untuk menjadi guru. Dia juga mengatakan, putra pertamanya itu sudah mengundurkan diri sebagai guru honorer di SDN 02 Muncul. ”Baru dua hari dia mengundurkan diri jadi guru honorer,” ucapnya. (cok/jpnn)


Berita Berikutnya

Batal Nikah, Hilang Ratusan Juta
Batal Nikah, Hilang Ratusan Juta

Berita Sejenis

Kepergok, Pencuri Bacok Pemilik Rumah

Kepergok, Pencuri Bacok Pemilik Rumah

Castro (40) belum sepenuhnya sadar dari tidurnya, ketika seorang pria tidak dikenal dengan penutup wajah tiba-tiba berdiri di dalam kamarnya.


Diculik, Anak Majikan Digagahi Sopir Pribadi Lima Kali

Diculik, Anak Majikan Digagahi Sopir Pribadi Lima Kali

Sopir pribadi nekat membawa kabur anak majikannya. Di bawah ancaman, pelaku menculik korban juga melakukan pemerkosaan sebanyak lima kali terhadap korban.


Dimarahi karena Pacaran, Siswi SMP Lompat dari Flyover Tol

Dimarahi karena Pacaran, Siswi SMP Lompat dari Flyover Tol

AN, siswi kelas tiga salah satu SMP negeri di Kota Cirebon berbuat nekat.


Petak Umpet, ABG Kristis Jatuh dari Lantai 5 Rusunawa

Petak Umpet, ABG Kristis Jatuh dari Lantai 5 Rusunawa

Diduga saking asyiknya bermain petak umpet, seorang anak terjatuh dari lantai lima rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Kebondalem, Kecamatan Kota Kendal.


Tujuh Remaja Sewa Kosan untuk Sembunyikan Hasil Kejahatan

Tujuh Remaja Sewa Kosan untuk Sembunyikan Hasil Kejahatan

Tujuh remaja yang diduga terlibat pencurian dengan kekerasan (curas) memiliki tempat singgah yang digunakan untuk menyimpan hasil kejahatan.


Korban Sodomi Guru Honorer jadi 41 Siswa

Korban Sodomi Guru Honorer jadi 41 Siswa

Polresta Tangerang membuka posko pengaduan terhadap kasus sodomi anak di bawah umur yang dilakukan Wawan Sutiono, yang kini mendekam ditahanan.


Ditinggal Istrinya, Guru Honorer SD Sodomi 25 Siswa SD dan SMP

Ditinggal Istrinya, Guru Honorer SD Sodomi 25 Siswa SD dan SMP

Seorang guru hononer SD Kecematan Rajeg, Kabupaten Tangerang ditangkap aparat polisi karena terbukti menyodomi 25 siswa SD dan SMP yang masih di bawah umur.


Mahasiswi Undip Tewas Terjatuh dari Lantai 8 Hotel

Mahasiswi Undip Tewas Terjatuh dari Lantai 8 Hotel

Seorang tamu hotel MG Suites Hotel di Jalan Petempen Raya, Kembangsari, Semarang Tengah ditemukan tewas secara tragis, kemarin.


Pelajar Italia Dilecehkan Sopir Angkot

Pelajar Italia Dilecehkan Sopir Angkot

Seorang pelajar pertukaran dari Italia jadi korban pelecehan oleh sopir angkot.


Panjat lalu Curi Durian dari Pohonnya, Kuli Nyaris Dimassa

Panjat lalu Curi Durian dari Pohonnya, Kuli Nyaris Dimassa

Yatno (33), kuli bangunan asal Dusun Kebonsari Desa Pendowo Kecamatan Kranggan Temanggung, sempat menjadi bulan-bulanan massa.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!