Kriminal
Share this on:

Tujuh Pelaku Tuyul di Pemalang Ditangkap

  • Tujuh Pelaku Tuyul di Pemalang Ditangkap
  • Tujuh Pelaku Tuyul di Pemalang Ditangkap

BARANG BUKTI - Ratusan barang bukti berupa telpon seluler yang digunakan untuk membuat order fiktif disita polisi, kemarin. (sulung pamanggih/radar pemalang)

PEMALANG - Satreskrim Polres Pemalang berhasil membongkar penipuan ojek online dengan modus aplikasi order fiktif atau tuyul. Tujuh pelakunya ditangkap di areal pom bensin Krasak Kelurahan Sugihwaras Pemalang, kemarin siang.

Mereka kemudian digelandang ke Mapolres Pemalang bersama 288 barang bukti berupa telepon seluler yang digunakan untuk menjalankan aksinya. Modus operandi serupa juga pernah terjadi di Jakarta, yang membuat perusahaan ojek online Grab mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Kapolres Pemalang AKBP Agus Setyawan melaui Kasat Reskrimnya AKP Akhwan Nadzirin menjelaskan, para pelaku yang ditangkap ini merupakan jaringan Lampung, Jakarta, dan Kendal. Menurut dia, terbongkarnya penipuan order tuyul di Pemalang bermula dari aduan driver asli yang kena tembak (mendapatkan order), namun saat dijemput penumpang tidak ada.

Sopir pun curiga dan melaporkannya ke pihak perusahaan. "Setelah kita telusuri, akhirnya pelaku berhasil kita tangkap," katanya.

Manajemen Grab Pemalang Ade Mustofa Kurniawan mengatakan, modus aplikasi order fiktif ini seolah-olah memang ada pesanan dan seolah-olah pula si driver terlihat mengantarkan penumpang sesuai peta. Sehingga pihak perusahaan mengalami kerugian, karena harus memberikan insentif kepada driver dengan aplikasi tuyul itu.

Komplotan ini menyebarkan order fiktif dengan menggunakan 288 ponselnya setiap harinya. Menurut Ade Mustofa, untuk pelaku di Pemalang sudah menjalankan aksinya sejak dua bulan yang lalu.

Saat ditanya mengenai kerugian, pihaknya belum bisa menaksirnya, karena itu urusan bagian IT. Namun dari keterangan pelaku disebutkan, masing-masing mendapatkan insentive hingga Rp4-5 juta setiap harinya.

Setelah kejadian itu, pihak Grab pun akan memperbarui sistem untuk driver setiap dua minggu sekali. "Dua minggu sekali kita perbarui sistem, terutama untuk driver-nya," ungkap dia. (sul/har/zul)


Berita Sejenis

Dua Pelaku Begal Diminta Menyerahkan Diri

Dua Pelaku Begal Diminta Menyerahkan Diri

Dua dari empat pelaku begal yang berhasil melarikan diri usai beraksi pada Jumat (8/6) di perbatasan Desa Penawar dengan Desa Kemantan Hilir, Kerinci.


Bocah Dua Tahun Dibunuh Bapaknya, Pelaku Diisolasi

Bocah Dua Tahun Dibunuh Bapaknya, Pelaku Diisolasi

Kusnanto (46), pelaku penganiayaan terhadap anaknya sendiri AN hingga meninggal dunia, masih menjalani perawatan di RSUD RA Kartini Jepara kemarin.


Kebingungan Terlilit Utang, Kenalan pun Dirampok

Kebingungan Terlilit Utang, Kenalan pun Dirampok

Pelaku dan korban saling kenal. Namun, Agus Talim (30), warga Desa Panjang Kecamatan Bae Kabupaten Kudus tetap nekat.


Geledah Rumah Bomber, Polisi Temukan 54 Bom Rakitan

Geledah Rumah Bomber, Polisi Temukan 54 Bom Rakitan

Detasemen Khusus 88 Mabes Polri dan Tim Gegana Polda Jatim menggeledah rumah terduga teroris Tri Murtiono, pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya.


Berbisnis Narkoba, Pasutri Ditangkap Polisi

Berbisnis Narkoba, Pasutri Ditangkap Polisi

Syamsuddin Noor alias Udin (42) dan istrinya, Juriah (36) digiring aparat ke Polda Kalsel.


Ikut Konvoi, Anak Putus Sekolah Bacok Korban Pakai Pedang

Ikut Konvoi, Anak Putus Sekolah Bacok Korban Pakai Pedang

RO (17), pelaku pembacokan Ahmad Fatoni, siswa XII MA Miftahul Ulum Kayen dikenai dua pasal pidana.


Hendak Kabur ke Jakarta, Pelaku Pembacokan Siswa SMA Dibekuk

Hendak Kabur ke Jakarta, Pelaku Pembacokan Siswa SMA Dibekuk

Pelaku pembacokan saat konvoi perayaan kelulusan SMA sederajat di Pati ternyata bukan pelajar. Rohman alias Maman ini telah bekerja.


Pelaku Pembacokan Siswa SMA Masih Dicari

Pelaku Pembacokan Siswa SMA Masih Dicari

Ahmad Fatoni, korban pembacokan saat konvoi kelulusan SMA sederajat, Jumat (4/5) lalu, semakin membaik.


Kirim ABG Kerja di Karaoke, Dua Perempuan Ditahan

Kirim ABG Kerja di Karaoke, Dua Perempuan Ditahan

Setelah Ika Dewi Ratnasari (44) ditahan, pihak kepolisian Polres Metro Bekasi Kota kembali meringkus pelaku lainnya, Novi, 22.


Jual Sabu-sabu, Pamong di Pemalang Ditangkap Polisi

Jual Sabu-sabu, Pamong di Pemalang Ditangkap Polisi

Seorang perangkat desa (pamong) di salah satu desa di Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang harus berurusan dengan polisi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!