Kriminal
Share this on:

Tunggu Kasasi, Lima Terpidana Korupsi Belum Dieksekusi

  • Tunggu Kasasi, Lima Terpidana Korupsi Belum Dieksekusi
  • Tunggu Kasasi, Lima Terpidana Korupsi Belum Dieksekusi

MATARAM - Eksekusi terhadap lima terpidana korupsi penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) di Hutan Sekaroh, Lombok Timur, belum dilakukan jaksa penuntut umum (JPU). Jaksa masih menunggu salinan putusan dan vonis kasasi dari terdakwa lain, yakni Lalu Maskan Mawali.

”Masih menunggu salinan (putusan) dulu. Kan, ada juga perkara kasasi lain yang belum putus. Kita sekalian tunggu itu,” kata Kajari Lotim Cahyo Tri Hananto.

Perkara lain yang dimaksud Cahyo melibatkan Lalu Maskan Mawali, Kades Pemongkong yang tergabung dalam Panitia A BPN Lotim. Maskan merupakan terdakwa yang berkas perkaranya di splitsing JPU Kejari Lotim.

Cahyo mengatakan, setelah diterima salinan putusan, jaksa baru bisa melakukan langkah eksekusi terhadap terpidana. ”Setelah diterima, baru dieksekusi,” ujar dia.

Informasi dikabulkannya kasasi JPU terpampang dalam laman Kepaniteraan MA. Majelis Hakim yang diketuai Prof Krisna Harahap serta dua hakim anggota Prof Abdul Latief dan H Suhadi, memutus perkara dengan amar putusan kabul. Diputus pada 20 Desember lalu.

”Amar putusannya kabul. Artinya, kasasi dari JPU dikabulkan MA,” kata Kasi pidsus Kejari Lotim Wasita Triantara.

Meski dikabulkan, Wasita mengungkapkan belum mengetahui seperti apa detail putusan. Misalnya, mengenai berapa lama kelima terpidana, yakni Jamaluddin, Mustafa Maksum, Muhammad Naim, Fathul Irfan, dan Ramli, dikenai hukuman. Apakah mengikuti memori kasasi atau Hakim Agung memberi putusan berbeda untuk lama pidana.

Karena itu, penuntut umum belum bisa menentukan langkah usai dikabulkannya kasasi. ”Kita belum tahu isi putusannya. Intinya baru dikabulkan. Kita tunggu putusannya diterima dulu, baru bisa menentukan sikap, termasuk eksekusi itu,” jelas dia.

Dalam memori kasasi, penuntut umum meminta MA membatalkan putusan Pengadilan Tinggi (PT) NTB Nomor 01/Pid.TPK/2018/PT MTR tertanggal 12 April 2018.

Di putusannya, majelis hakim yang diketuai DR Zainudin dengan anggota I Dewa Made Alit Darma dan Sutrisno, membatalkan putusan Pengadilan Tipikor dengan nomor perkara 32/PID.SUS.TPK/2017/PN Mtr pada 5 Desember 2017.

Dari amar putusan, majelis hakim PT NTB menyatakan bahwa kelima terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan primair, subsidair, dan lebih subsidair.

Atas dasar itu, majelis hakim kemudian membebaskan terdakwa dalam dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejari Lotim. Hakim juga memerintahkan agar para terdakwa dibebaskan dari tahanan kota.

Setelah putusan bebas di tingkat banding, JPU mengajukan kasasi. Di memori kasasi, jaksa meminta Hakim Agung menjatuhkan putusan pidana penjara terhadap masing-masing terdakwa, yakni selama dua tahun.

Selain penjara, kelima mantan pegawai BPN Lotim ini juga dikenakan pidana denda, sebesar Rp100 juta subsidair enam bulan kurungan. ”Nanti kita lihat setelah salinan putusan dikirimkan. Apakah sesuai dengan yang kita minta di memori kasasi atau bagaimana,” terang Wasita.(dit/r2/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

THL Diskes Positif Narkoba Lagi
THL Diskes Positif Narkoba Lagi

Berita Sejenis

Truk vs Avanza, Lima Orang Tewas Terpanggang

Truk vs Avanza, Lima Orang Tewas Terpanggang

Kecelakaan mau tterjadi di KM 7 Jalan Lintas Sumatera,tepatnyad  i Desa Langling Kecamatan Bangko Merangin, Senin (25/3) kemarin.


Lima Tersangka Pembajakan Truk Tangki Pertamina Diciduk

Lima Tersangka Pembajakan Truk Tangki Pertamina Diciduk

Polisi menetapkan lima tersangka dari kasus pembajakan dua truk tangki PT Pertamina yang dibawa dalam demo Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SPAMT) di depan Is


KPK Harus Kejar Orang Dekat Romi

KPK Harus Kejar Orang Dekat Romi

Kasus dugaan korupsi yang menjerat anggota DPR sekaligus Ketua Umum (Ketum) PPP Muchammad Romahurmuziy bukan melulu soal dugaan suap jual beli jabatan.


Lima Pencuri Kayu Jati Diburu Polisi

Lima Pencuri Kayu Jati Diburu Polisi

Kepolisian Resor Batang tengah memburu komplotan pelaku pemotong pohon jati milik Perum Perhutani di wilayah Kecamatan Limpung.


Empat Pengedar Psikotropika Ditangkap

Empat Pengedar Psikotropika Ditangkap

Satuan Reserse Narkoba Polres Pekalongan Kota, belum lama ini menangkap empat orang yang diduga sebagai pengedar dan atau pemakai jenis psikotropika.


Polisi Periksa Lima Terduga Pengeroyokan Siswa SMP

Polisi Periksa Lima Terduga Pengeroyokan Siswa SMP

Polres Pekalongan memanggil lima pelaku dari 7 siswa yang melakukan pengeroyokan di Musala SMP NU Pajomblangan Kecamatan Kedungwuni, kemarin.


Selewengkan Dana Desa, Kades Dipenjara 2,5 Tahun

Selewengkan Dana Desa, Kades Dipenjara 2,5 Tahun

Kepala Desa Sempol (non-aktif) Ngadeni resmi berstatus terpidana.


Bolos Sekolah, Lima Pelajar Pesta Miras

Bolos Sekolah, Lima Pelajar Pesta Miras

Bhabinkamtibmas Polsek Purwojati mengamankan lima pelajar yang kedapatan membolos, Sabtu (26/1) lalu.


Dana Rehab Masjid Dikorupsi

Dana Rehab Masjid Dikorupsi

Dana rehabilitasi untuk masjid yang rusak akibat gempa di NTB jadi bancakan korupsi.


Jadi Tersangka, Mantan Direktur PT DPS Tak Ditahan

Jadi Tersangka, Mantan Direktur PT DPS Tak Ditahan

Penyidikan dugaan korupsi di PT Dok dan Perkapalan Surabaya (DPS) terus berlanjut.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!