Kriminal
Share this on:

Uang Perusahaan Ratusan Juta Ditilap untuk Dugem

  • Uang Perusahaan Ratusan Juta Ditilap untuk Dugem
  • Uang Perusahaan Ratusan Juta Ditilap untuk Dugem

BALIKPAPAN - Usianya 28 tahun. Sebagai karyawan swasta, Mustafa terbilang sukses dengan hidup yang mewah. Layaknya sosialita, barang bermerek dibeli.

Tempat hiburan malam (THM) pun kerap jadi tujuan menghambur-hamburkan uang. Sayang, semua uang itu didapat dengan cara melanggar hukum.

Warga Jalan Jenderal A Yani, RT 48, Gunung Sari Ilir, Balikpapan Tengah itu diketahui sejak Agustus hingga Desember tahun lalu telah menggelapkan uang perusahaan tempatnya bekerja. Yang bergerak di bidang penjualan kartu perdana operator seluler. Caranya, uang hasil penjualan tidak disetor ke kasir perusahaan.

“Tiga outlet di Balikpapan total yang digelapkan Rp150.900.000. Kemudian di cabang Bontang itu digelapkan sebanyak 1.200 kartu perdana. Di mana nilainya per kartu Rp15.500. Jadi, total kerugian perusahaan berkisar Rp169.500.000,” terang Kasat Reskrim Polres Balikpapan AKP Ruslaeni, kemarin.

Uang perusahaan pun digunakan untuk karaoke. Berfoya-foya dengan mendatangi THM. Membeli cincin emas, jam tangan, pakaian bermerek, dan lainnya untuk kepuasan pribadinya.

Dari gemerlapnya THM, kini pemuda belum menikah itu hanya bisa merasakan dinginnya sel tahanan Polres Balikpapan. Dia diciduk tim khusus antibandit Polres Balikpapan, akhir pekan lalu.

“Sudah kami amankan beserta sejumlah barang bukti. Selanjutnya, tersangka kami kenakan Pasal 374 tentang Penggelapan dengan Pemberatan dan 372 KUHP tentang Penggelapan,” ucap Ruslaeni. (rdh/rsh/k15/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kosek Sejumlah Titik, Ratusan Botol Miras Disita

Kosek Sejumlah Titik, Ratusan Botol Miras Disita

Peredaran minuman keras (miras) jenis oplosan di Kabupaten Pekalongan mulai marak.


Gara-gara Pesta Miras, Albert Dikeroyok

Gara-gara Pesta Miras, Albert Dikeroyok

Untuk kesekian kali, kasus pengeroyokan kembali terjadi.


Mengaku Membutuhkan Uang untuk Biaya Kuliah Anak

Mengaku Membutuhkan Uang untuk Biaya Kuliah Anak

Nekat mencuri kotak amal milik Masjid Nurul Muhajirin yang beralamat di Jalan A Yani Km 30,5, Kelurahan Guntung Payung, Landasan Ulin, Senin (6/8) tadi.


Tiga Jam Terbakar, 9 Karyawan Pabrik Jadi Korban

Tiga Jam Terbakar, 9 Karyawan Pabrik Jadi Korban

Pabrik plastik Primapack di Jalan Perusahaan 99 Krajan Desa Bedali Kecamatan Lawang Kabupaten Malang terbakar kemarin (7/8).


Terlanjur Kirim Foto dan Video Pribadi, Pacarnya Ternyata Polisi Gadungan

Terlanjur Kirim Foto dan Video Pribadi, Pacarnya Ternyata Polisi Gadungan

Iming-iming berstatus pacar polisi nyatanya masih mujarab untuk menggaet hati wanita di Pacitan.


Spesialis Pecah Kaca Colong Ratusan Juta

Spesialis Pecah Kaca Colong Ratusan Juta

Hamdi Zulfahmi (35) dan Usman (31) terus meringis ketika turun dari mobil khusus anggota Unit Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda.


Ibu dan Anak Kompak Edarkan Upal

Ibu dan Anak Kompak Edarkan Upal

Sepasang ibu dan anak, warga Dusun Kendalduwur Desa Sidorejo Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang ternyata sudah lima kali mengantarkan Uang Palsu kepada pemesan.


Tak Bayar Uang Sewa, Gadis Penyewa Mobil Ditahan

Tak Bayar Uang Sewa, Gadis Penyewa Mobil Ditahan

HYM (22), perempuan muda warga Desa Losari Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang harus berurusan dengan polisi.


Jebol Rolling Door, Maling Gondol Brankas Minimarket

Jebol Rolling Door, Maling Gondol Brankas Minimarket

Untuk kesekian kalinya minimarket di Kabupaten Cirebon kembali menjadi sasaran maling.


Tidak Dipinjami Uang dan Motor, Rekan Sendiri Dianiaya

Tidak Dipinjami Uang dan Motor, Rekan Sendiri Dianiaya

Tidak dipinjami uang dan motor menjadi alasan Frans Aditiya (29), warga Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Panjang Utara, Panjang, menganiaya rekannya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!