Kriminal
Share this on:

Usai Dilecehkan, Oknum Guru Beri Siswinya Rp50 Ribu

  • Usai Dilecehkan, Oknum Guru Beri Siswinya Rp50 Ribu
  • Usai Dilecehkan, Oknum Guru Beri Siswinya Rp50 Ribu

BANDARLAMPUNG - Tidak terima dengan perlakuan yang diterima Ra (15), anaknya, Su, warga Tanjungkarang Pusat, melaporkan dugaan pelecehan seksual ke Polresta Bandarlampung. Terlapor adalah oknum guru sebuah SMA, tempat Ra sekolah.

Peristiwa itu bermula ketika Ki memberi tahu Ra bahwa yang bersangkutan mewakili sekolah dalam lomba menyanyi. Siswi kelas X1 ini kemudian diajak bertemu untuk latihan, Rabu (7/2) lalu.

Menurut Su, ayah Ra, anaknya diajak bertemu sekitar pukul 17.00 WIB di salah satu minimarket Jalan Cut Nyak Dien, Tanjungkarang Pusat. Saat itu, Ra yang membawa motor hendak menuju sekolah. Namun, Ki menghubunginya dan meminta menitipkan motor di tempat itu.

’’Waktu itu gurunya sudah menunggu dan meminta anak saya naik ke mobil. Sebenarnya anak saya sudah curiga, karena hanya mereka berdua. Lalu gurunya bilang, teman-teman anak saya sudah menunggu di tempat latihan,” kata Su, Minggu.

Dengan mobil Ki, mereka berkeliling dan berhenti di minimarket dekat Pasar Tamin. Dalam perjalanan, Ki disebut melakukan pelecehan. ’’Setelah itu, anak saya diturunkan di lampu merah Jalan Tamin. Ki memberi uang Rp50 ribu agar anak saya tutup mulut,” kata Su.

Lantas, Ra pulang dan menangis. Dia kemudian menceritakan perlakuan sang guru. ’’Sebenarnya waktu itu, dia (Ra, Red) saya larang. Sebab mau hujan. Karena ditelepon terus sama gurunya, anak saya akhirnya pergi,” ujarnya.

Su mengungkapkan, saat berhenti di minimarket, Ra juga dicabuli. ’’Waktu itu sedang hujan. Anak saya berontak dan mau keluar. Tapi tidak bisa, karena pintu dikunci,” ujarnya.

Tidak hanya itu. Su mengatakan, Ra bercerita sang guru akan memberinya uang Rp400 ribu kalau mau diajak berhubungan intim. Jika bisa diintimi dua kali, maka Ra diberikan ponsel.

’’Anak saya sempat ngancam teriak kalau gurunya masih melakukan itu (pencabulan, Red). Akhirnya anak saya diturunkan di jalan dan dikasih uang Rp50 ribu,” sebut dia. Dengan uang tersebut, Ra naik angkutan kota dan mengambil motornya.

Sementara, mendengar cerita anaknya, Su langsung melapor ke Polresta Bandarlampung dan tertuang dalam LP/B/660/II/2018/LPG/RESTA BALAM tertanggal 7 Februari 2018.

”Saya berharap guru itu segera diproses. Sebab anak saya trauma dan belum mau sekolah. Senin (hari ini, Red), sudah disuruh masuk. Tapi anak saya masih takut,” kata dia.

Terpisah, Kapolresta Bandarlampung Kombes Murbani Budi Pitono menyatakan laporan tersebut sudah diterima. ”Akan kita proses secara prosedural,” kata Murbani.

Pada bagian lain, Kasatreskrim Kompol Harto Agung Cahyono mengatakan, pihaknya terlebih dahulu akan meminta keterangan saksi. ”Visum sudah dilakukan saat laporan disampaikan. Kita akan minta laporan korban dan saksi lainnya,” ujarnya. (pip/c1/ais/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Anak Gadisnya Dilecehkan, Tetangga Dipolisikan

Anak Gadisnya Dilecehkan, Tetangga Dipolisikan

Unit Reskrim Polsek Simpang Hilir, Polres Kayong Utara mengamankan seorang pria berinisial Ks, Jumat (16/2).


Diduga Masih Ada Siswi Lain Jadi Sasaran

Diduga Masih Ada Siswi Lain Jadi Sasaran

Peristiwa yang dialaminya membuat Ra trauma. Siswi sebuah SMA negeri di Bandarlampung ini takut untuk sekolah dan bertemu guru yang dilaporkan melecehkannya.


Curi Ayam, ABG Babak Belur Dimassa

Curi Ayam, ABG Babak Belur Dimassa

Apes benar nasib oknum Anak Baru Gede (ABG) berinisial ER (16).


 Rumah Ditembak, Keluarga Jenderal Diteror

Rumah Ditembak, Keluarga Jenderal Diteror

Usai rumahnya ditembak orang tak dikenal, Selasa (30/1) lalu yang kasusnya masih didalami Polresta Depok, Mayor Jenderal TNI (Purn) Tatang Zaenuddin.


Guru Tari Paksa Tiga Muridnya Berbuat Cabul

Guru Tari Paksa Tiga Muridnya Berbuat Cabul

Seorang oknum guru tari harus berurusan dengan polisi. Pria berinisial US (50) itu ditahan setelah dilaporkan telah mencabuli tiga muridnya.


Diimingi Duit Rp75 Ribu, Siswi SMP Mau Diintimi Berkali-kali

Diimingi Duit Rp75 Ribu, Siswi SMP Mau Diintimi Berkali-kali

Siswi yang masih duduk di bangku Kelas III SMP Negeri di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) mengaku jadi korban pencabulan dan pemerkosaan.


Ambil HP Peserta Ospek, Mahasiswa Ditangkap Polisi

Ambil HP Peserta Ospek, Mahasiswa Ditangkap Polisi

Satuan Reserse Kriminal akhirnya meringkus seorang oknum mahasiswa berinisial MM (30), karena diduga mencuri handphone di Universitas Pancasakti Tegal.


Pesta Oplosan, Dua Orang Tewas

Pesta Oplosan, Dua Orang Tewas

Minuman keras (miras) oplosan kembali minta tumbal. Kali ini, dua orang tewas dan satu sekarat usai menenggak miras oplosan, Minggu (21/1).


Hamil usai Begituan 14 Kali, Pacar Malah Dibui

Hamil usai Begituan 14 Kali, Pacar Malah Dibui

Gadis 17 tahun asal Gonis Tekam, Sekadau Hilir ini tengah hamil gede.


Korban Sodomi Guru Honorer jadi 41 Siswa

Korban Sodomi Guru Honorer jadi 41 Siswa

Polresta Tangerang membuka posko pengaduan terhadap kasus sodomi anak di bawah umur yang dilakukan Wawan Sutiono, yang kini mendekam ditahanan.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!