Kriminal
Share this on:

Usai Diperiksa KPK, Periksa Dirut Pertamina Tak Banyak Bicara

  • Usai Diperiksa KPK, Periksa Dirut Pertamina Tak Banyak Bicara
  • Usai Diperiksa KPK, Periksa Dirut Pertamina Tak Banyak Bicara

JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Nicke diminta keterangan sebagai saksi bagi tersangka Sofyan Basir terkait kasus dugaan suap kesepakatan kontrak kerja sama PLTU Riau-1.

Ditemui usai pemeriksaan, Nicke tak berbicara banyak. Ia hanya mengaku ditanyai soal tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dirinya semasa menjabat sebagai Direktur Perencanaan Korporat PT PLN.

"Ditanya seputar tupoksi sebagai direktur perencanaan saja waktu saya menjabat," ujarnya di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (10/6).

Selain terkait tupoksi Direktur Perencanaan Korporat, ia juga mengaku ditanyai soal Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL). Terutama terkait proyek PLTU Riau-1. "Iya," ucapnya singkat.

Kendati demikian, Nicke mengatakan proses permintaan keterangan kali ini tak jauh berbeda dari pemeriksaan sebelumnya. "Nggak banyak berubah," tuturnya.

Sementara itu, Juru Bicara KPK, Febri Diansyah menjelaskan, penyidik perlu mendalami mengenai persetujuan kontrak kerja sama PLTU Riau-1 pada pemeriksaan kali ini. Selain itu, terkait posisi proyek pembangkit listrik tersebut dalam RUPTL 2016-2017 juga ditelusuri lebih lanjut.

Febri menambahkan, keterangan Nicke dapat diklarifikasi kepada Sofyan Basir pada pemeriksaan besok. Sepanjang jika hal tersebut diperlukan. Ia pun menjelaskan, saat ini penyidikan PLTU Riau-1 tengah dalam proses finalisasu.

"Jadi semoga tidak terlalu lama, penyidik akan menaikkan kasus ini dgn tersangka itu bisa diselesaikan dalam waktu yang segera. Segera bisa dilimpahkan pada tahap lebih lanjut atau di tahap penuntutan," pungkasnya.

Dalam kasus ini, KPK menduga Sofyan Basir ikut membantu mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih untuk menerima hadiah atau janji dari pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited, Johanes Budisutrisno Kotjo terkait kesepakatan kontrak kerjasama Pembangunan PLTU Riau-1.

Sofyan diduga menerima janji dengan mendapatkan bagian yang sama besar dari jatah Eni M Saragih dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham.

Atas perbuatannya Sofyan disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 56 ayat (2) KUHP Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. (riz/fin/tgr/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kejaksaan Tak Main-main dengan Aparatnya yang Tercela

Kejaksaan Tak Main-main dengan Aparatnya yang Tercela

Kejaksaan Agung menyambut positif pengadilan Tipikor yang memvonis 4 tahun penjara mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Chuk Suryosumpeno.


Jaksa Agung Tak Mau Ambil Pusing soal Unsur Jaksa di Capim KPK

Jaksa Agung Tak Mau Ambil Pusing soal Unsur Jaksa di Capim KPK

Polemik unsur Kejaksaan dan Polri dalam mengikuti seleksi calon pimpinan KPK masih terus memanas.


Sempat Ingatkan Novel Ada Ancaman, Mantan Kapolres Tegal Bantah Diperiksa TGPF

Sempat Ingatkan Novel Ada Ancaman, Mantan Kapolres Tegal Bantah Diperiksa TGPF

Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Mochamad Iriawan mengakui pernah mengingatkan Novel Baswedan terkait ancaman ke penyidik KPK.


Nasib Rizieq Syihab Tak Disinggung

Nasib Rizieq Syihab Tak Disinggung

Lebih dari 1 jam Joko Widodo dan Prabowo Subianto bertemu. Keduanya terlibat banyak perbincangan.


Suap Gubernur Kepri Pakai Sandi Ikan Tohok dan Kepiting

Suap Gubernur Kepri Pakai Sandi Ikan Tohok dan Kepiting

Tim KPK berhasil mengungkap sandi transaksi dugaan suap yang menjerat Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun.


Dugaan Suap APBD Tulungagung, KPK Geledah Lima Lokasi

Dugaan Suap APBD Tulungagung, KPK Geledah Lima Lokasi

(KPK menggelar rangkaian penyidikan terkait kasus dugaan suap pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung.


Kwik Kian Gie Digarap KPK

Kwik Kian Gie Digarap KPK

Kendati mantan Kepala BPPN Syafruddin Arsyad Temenggung telah lepas dari tuntutan hukum, tak membuat KPK bergeming.


DAK Kepulauan Meranti Diduga Jadi Bancakan Bowo

DAK Kepulauan Meranti Diduga Jadi Bancakan Bowo

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Bupati Kepulauan Meranti, Provinsi Riau Irwan Nasir, Kamis (11/7).


ASN Dominasi 192 Kandidat yang Lolos Seleksi Capim KPK

ASN Dominasi 192 Kandidat yang Lolos Seleksi Capim KPK

Sebanyak 192 orang dari 376 orang yang mengikuti seleksi calon pimpinan KPK dinyatakan lolos seleksi tahap I administrasi.


Diduga Terima Rp45 juta dan SGD11 ribu, Gubernur Kepri Tersangka

Diduga Terima Rp45 juta dan SGD11 ribu, Gubernur Kepri Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun sebagai tersangka kasus dugaan suap, Kamis (11/7) kemarin.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!