Kriminal
Share this on:

Usai Membunuh, Pelaku Sempat Kabur ke Solo

  • Usai Membunuh, Pelaku Sempat Kabur ke Solo
  • Usai Membunuh, Pelaku Sempat Kabur ke Solo

BERI KETERANGAN - Kasatreskrim Polres Brebes AKP Tri Agung S memberi keterangan terkait penangkapan pelaku pembunuhan terhadap Sudarti.

BREBES - Samsudin (43), sempat kabur ke wilayah Solo, Jawa Tengah setelah membunuh mantan istrinya Sudarti (45) warga Desa Kubangpari, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes. Namun selama pelariannya itu Samsudin sempat kebingungan untuk menentukan lokasi bersembunyi. Hingga akhirnya dia menyerahkan diri setelah dua hari dikejar oleh tim Resmob Satreskrim Polres Brebes. "Pelaku memang sempat kabur ke wilayah Solo, hingga akhirnya menyerahkan diri ke polisi,"terang Kasatreskrim Polres Brebes AKP Tri Agung S, Sabtu (6/4) di Mapolres Brebes.

Menurutnya, sebelum ditangkap pihaknya sudah mengantongi identitas serta jejak pelaku dan melakukan pengejaran. Selama itu juga pihaknya melakukan upaya preemtif terhadap keluarganya, hingga akhirnya pelaku mau menyerahkan diri. Dia menambahkan, motif tersangka melakukan pembunuhan terhadap mantan istrinya dilatarbelakangi karena pelaku sakit hati.

Dari pengakuan pelaku, ia masih mencintai korban dan berharap bisa rujuk kembali. Namun permintaan itu ditolaknya hingga akhirnya pelaku mencekik korban dari belakang menggunakan lengan tangan hingga terjatuh. Dari situ pelaku lalu memukili korban hingga akhirnya meregang nyawa. Atas perbuatannya itu, tersangka kini dijerat dengan pasal 338 dan 351 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Dihadapan penyidik, Samsudin mengaku tidak memiliki rencana untuk membunuh korban. Tindakan itu dilakukan spontan lantaran keinginanan dirinya untuk rujuk ditolak korban. "Saya sebenarnya masih cinta sama dia (Sudarti). Tapi dia menolak untuk rujuk,"katanya dihadapan Kasatreskrim. Samsudin menyebut, mantan istrinya kerap ngomel saat dirinya tidak bekerja. Padahal pria yang kesehariannya sebagai buruh pabrik garmen itu masih sering memberi nafkah. "Kalau pas lagi tidak kerja, istri selalu ngomel. Dan setiap mendengar istri ngomong saya kemudian pulang ke rumah. Dari situlah istrinya lalu memutuskan untuk berpisah dengan saya,"pungkas Samsudin. (har)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Polisi Kembali Diserang KKSB Papua

Polisi Kembali Diserang KKSB Papua

Usai membunuh Briptu Hedar, Senin (12/8), teror serangan Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) Papua terhadap personel kepolisian kembali terjadi di Kampung


Satgas Diinstruksikan Tembak di Tempat Pelaku Pembakaran Hutan

Satgas Diinstruksikan Tembak di Tempat Pelaku Pembakaran Hutan

Polri diminta untuk lebiih tegas dan berani dalam menindak para pelaku pembakar hutan, baik itu perorangan maupun korporasi.


Hendak Kabur saat Dikeler BNN, Napi Lapas Cipinang Ditembak Mati

Hendak Kabur saat Dikeler BNN, Napi Lapas Cipinang Ditembak Mati

Seorang narapidana di lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Jakarta Timur ditembak mati petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta.


Lagi, WNI Terlibat Peredaran Narkoba di Malaysia

Lagi, WNI Terlibat Peredaran Narkoba di Malaysia

Kepolisian Malaysia berhasil membongkar kasus peredaran narkoba senilai total 1,75 juta Ringgit atau setara Rp5,9 miliar, dari tangan sembilan pelaku.


Pemasok Sabu ternyata Teman Lama Nunung saat di Solo

Pemasok Sabu ternyata Teman Lama Nunung saat di Solo

Jaringan narkotika yang menyuplai sabu ke komedian Tri Retno alias Nunung dan suami belum selesai diusut jajaran Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.


Cek DNA Bomber Gereja, Polri Koordinasi Polisi Filipina

Cek DNA Bomber Gereja, Polri Koordinasi Polisi Filipina

Identitas pasangan suami-istri (pasutri) pelaku bom bunuh diri di gereja Kathedral di Pulau Jolo, Filipina berhasil diungkap Polri.


 Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Filipina, ternyata Pasutri WNI

Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Filipina, ternyata Pasutri WNI

Polri menyatakan dua pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral, Jolo, Filipina, 27 Januari lalu, adalah warga negara Indonesia (WNI).


Tiga Nelayan Indonesia Hanyut Sampai ke Filipina

Tiga Nelayan Indonesia Hanyut Sampai ke Filipina

Nelayan Filipina berhasil menyelamatkan tiga nelayan Indonesia asal Tobelo, Maluku Utara, yang sempat terkatung-katung empat hari di lautan.


Ditabrak lalu Truk Tanki Pertamina Terbakar, Tiga Tewas

Ditabrak lalu Truk Tanki Pertamina Terbakar, Tiga Tewas

Truk tanki Pertamina berisi 24 kiloliter (KL) bahan bakar minyak terbakar usai ditabrak minibus. Akibatnya tiga orang tewas.


334 Tersangka Kerusuhan Mei Segera Diadili

334 Tersangka Kerusuhan Mei Segera Diadili

Polri telah menuntaskan berkas perkara ratusan pelaku kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta. Berkasnya sudah dinyatakan lengkap.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!