Kriminal
Share this on:

Viralkan Meme Presiden dan Kapolri, Farhan Divonis 1,5 Tahun

  • Viralkan Meme Presiden dan Kapolri, Farhan Divonis 1,5 Tahun
  • Viralkan Meme Presiden dan Kapolri, Farhan Divonis 1,5 Tahun

MEDAN - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan hukuman kepada terdakwa M. Farhan Balatif alias Ringgo Abdillah dengan hukuman selama 18 bulan kurungan penjara. Dia terbukti bersalah melakukan penghinaan terhadap Presiden RI Joko Widodo dan Kapolri Jendral Tito Karnavian melalui Facebook dan Twitter.

"Menjatuhkan hukuman terdakwa M. Farhan Balatif alias Ringgo Abdillah dengan hukuman selama 1 tahun dan enam bulan kurungan penjara," ucap majelis hakim diketuai oleh Wahyu Prasetyo Wibowo di Ruang Cakra IV PN Medan, kemarin.

Selain hukum penjara, dalam amar putusan majelis hakim mewajibkan terdakwa untuk membayarkan denda sebesar Rp 10 juta."Bila mana tidak dibayarkan denda tersebut, terdakwa diwajibkan untuk mengantikan hukum selama 1 bulan kurungan penjara," ucap majelis hakim.

Dalam kasus ini, Farhan Balatif terbukti bersalah melanggar Pasal 45 ayat (3) UU RI No 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas UU No 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo Pasal 27 Ayat (3) UU RI No 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Menyikapi putusan tersebut, Farhan Balatif menyatakan terima."Saya terima Pak Majelis Hakim," tutur Farhan Balatif.

Vonis ini lebih ringan dari tuntutan JPU yang menuntut terdakwa dengan hukuman selama 2 tahun penjara dan denda Rp10 juta, subsider 3 bulan kurungan penjara. Sebelumnya, dalam dakwaan JPU Raskita J.F Surbakti menyebutkan terdakwa diamankan di kediamannya di Jalan Bono No. 58-F Kelurahan Glugur Darat I Kecamatan Medan Timur Kota Medan, 9 Agustus 2017, lalu.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, yang digunakan terdakwa untuk menghina Presiden dan Kapolri berupa dua unit laptop dan handpone. Raskita mengatakan dalam penghinaan kepala negara dan kepala institusi kepolisian itu, terdakwa melakukan pengeditan foto (meme) untuk menghina dua pejabat tinggi negara itu.

"Bahwa adapun maksud dan tujuan terdakwa memposting gambar-gambar dan tulisan tersebut melalui media sosial adalah untuk menghina dan menjelek-jelekkan institusi Kepolisian dan juga Kepala Negara yaitu Joko Widodo. Sehingga gambar dan tulisan yang terdakwa posting untuk disebarkan oleh pengguna Facebook atau Twitter menjadi viral di media sosial," kata Raskita. (gus/ila/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Dirayu lewat SMS, ABG Cabuli ABG
Dirayu lewat SMS, ABG Cabuli ABG

Berita Sejenis

Pencuri Mesin ATM Diciduk

Pencuri Mesin ATM Diciduk

Seorang pria yang diduga terlibat dalam pembobolan dan pencurian mesin ATM BNI di Sapugarut, Buaran, Kabupaten Pekalongan.


Geledah Rumah Bomber, Polisi Temukan 54 Bom Rakitan

Geledah Rumah Bomber, Polisi Temukan 54 Bom Rakitan

Detasemen Khusus 88 Mabes Polri dan Tim Gegana Polda Jatim menggeledah rumah terduga teroris Tri Murtiono, pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya.


Berbisnis Narkoba, Pasutri Ditangkap Polisi

Berbisnis Narkoba, Pasutri Ditangkap Polisi

Syamsuddin Noor alias Udin (42) dan istrinya, Juriah (36) digiring aparat ke Polda Kalsel.


Pesta Tuak sampai Mabuk, 11 Pemuda Diamankan

Pesta Tuak sampai Mabuk, 11 Pemuda Diamankan

Tim gabungan Dinsosdalduk KB dan P3A dan Satpol PP, melakukan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), Sabtu (5/5) malam, lalu.


Terbakar Habis, Dua Rumah Rata dengan Tanah

Terbakar Habis, Dua Rumah Rata dengan Tanah

Peristiwa tragis menimpa Pujiono (51) dan Suryati (48).


Videonya Viral, Oknum Polisi yang Tampar Wanita Minta Maaf

Videonya Viral, Oknum Polisi yang Tampar Wanita Minta Maaf

Video oknum polisi menampar seorang wanita beredar luas di media sosial (medsos) dan menghebohkan warganet.


Hanya Dituntut Delapan Tahun, Kelurga Korban Tak Terima

Hanya Dituntut Delapan Tahun, Kelurga Korban Tak Terima

Keluarga korban pengeroyokan berujung pembunuhan Anang Tri Hidayat tidak terima.


Kakek 65 Tahun Tusuk Perutnya Sendiri dengan Pisau

Kakek 65 Tahun Tusuk Perutnya Sendiri dengan Pisau

Seorang kakek Slamet Widodo (65), melakukan percobaan bunuh diri di area sawah Dukuh Gantongan Kelurahan Kledung Karangdalem Kecamatan Banyuurip.


Digerebek Sedang Ngamar, Mahasiswa Sembunyikan Pacar Dalam Lemari

Digerebek Sedang Ngamar, Mahasiswa Sembunyikan Pacar Dalam Lemari

Dua pasangan mesum terjaring razia di kamar kos Gang Abdul Samad, Jalan Perdana dan Gang Pertanian Jalan Reformasi Kecamatan Pontianak Tenggara.


Nyaru Usaha Vulkanisir Ban, Produsen Miras Digerebek

Nyaru Usaha Vulkanisir Ban, Produsen Miras Digerebek

Sebuah pabrik dan gudang miras berkedok usaha vulkanisir ban di RT 7/RW 3, Dukuh Kauman, Desa Prambatan Lor, Kaliwungu, digerebek polisi kemarin.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!