Kriminal
Share this on:

Widuri Masuk ‘Katalog Alexis’, Sejumlah Model Cantik Lapor Polisi

  • Widuri Masuk ‘Katalog Alexis’, Sejumlah Model Cantik Lapor Polisi
  • Widuri Masuk ‘Katalog Alexis’, Sejumlah Model Cantik Lapor Polisi

Model Cantik Widuri Agesti dan Kuasa Hukumnya Krisna Murti di Mapolda Metro Jaya Jakarta (Cr5/ Muhamad Ridwan)

JAKARTA - Tak terima foto dan profil dirinya masuk ke dalam katalog pegawai Hotel dan Griya Pijat Alexis, foto model cantik Widuri Agesty melaporkan pembuat dan penyebar katalog tersebut ke Polda Metro Jaya. Katalog tersebut berisi ratusan foto seksi wanita cantik berbayar lengkap dengan nama, tinggi dan berat badan, serta ukuran payudaranya.

Didampingi Krisna Murti SH selaku kuasa hukumnya, Widuri menuding, pelakunya telah melakukan pencemaran nama baik yang diatur dalam Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 45 ayat (1) tentang pencemaran nama baik dan penghinaan serta Pasal 28 ayat (1) juncto Pasal 45 (a) ayat (1) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang penyebaran berita bohong sesuai surat laporan polisi bernomor LP/5419/XI/2017/PMJ/Dit.Reskrimsus Polda Metro Jaya dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Dalam laporannya itu, Widuri melaporkan sejumlah akun media sosial (medsos) yang mula-mula menyebar katalog berisi perempuan-perempuan seksi yang disebut bekerja di Hotel dan Griya Pijat Alexis tersebut.

”Dicantumkan sejumlah foto klien kami (Widuri Agesty) yang seakan-akan Widuri bekerja di Alexis. Ada foto-fotonya di katalog itu, padahal foto itu didapat dari majalah dewasa, cover POPULAR, dan dari IG (Instagram) Widuri sendiri,” ujar Krisna di Mapolda Metro Jaya, Senin (7/11).

Menurutnya, pelaku menyebarkan katalog dalam bentuk file yang diformat PDF (Portable Document Format) melalui media sosial Instagram. Namun dipastikan Krisna, pihaknya tidak ikut melaporkan pihak Alexis karena meyakini bukan pihak atau pelaku penyebar katalog berisi perempuan-perempuan seksi berbayar itu.

”Salah satu akun IG yang kami laporkan bernama Lucil. Namun pihak Alexis tidak menyebarluaskan katalog tersebut. Biarkan proses hukum berjalan dan polisi bisa segera melakukan penyelidikan,” tandas dia.

Widuri Agesty sendiri mengatakan dirinya baru tahu kalau foto dan profill dirinya masuk ke dalam ”Katalog Alexis” beberapa hari lalu setelah beberapa kawannya menanyakannya kepada dirinya. Ia pun mengaku sangat shock begitu tahu dirinnya masuk ke dalam ”Katalog Alexis” itu.

”Saya pertama kali tahunya dari teman-teman. Benar-benar saya syok banget. Aduuuh.. apa-apaan ini? Terus saya juga dapat info dari beberapa rekan kalau katalog itu sudah menyebar kemana-mana. Katalog itu membuat saya seakan-akan dia bekerja sebagai perempuan penghibur di sana. Meskipun menurut saya katalog itu hanya karangan pihak-pihak tertentu yang gak ada sangkut pautnya dengan Alexis. Karena saya sudah tanyakan langsung ke pihak sana (Alexis) dan mereka mengatakan tidak pernah mengeluarkan katalog itu. Cuma mungkin dari pekerjanya atau apanya (germo) gitulah yang menyebarluaskan ini,” urainya.

Ia menegaskan kalau seumur hidupnya tak pernah masuk ke Hotel Alexis, apalagi bekerja di hotel itu. ”Tapi saya tahu hotel itu karena kalau lewat tol fly over arah bandara pasti melintas didepannya. Coba kalian tanya ke orang yang bikin itu, apa dia pernah melihat saya atau tidak (di Alexis) itu saja. Saya juga tidak mengenal nama-nama yang ada di dalam katalog itu. Kali ini saya ingin kepolisian bisa menangkap pelakunya yang menyebarkannya. Karena katalog ini sudah beredar luas,” jelas mantan kekasih Jupiter Fortissimo itu dengan nada jengkel.

Ia menambahkan, karena masalah tersebut, dirinya mengalami kerugian ratusan juta rupiah dan kerusakan nama baiknya akibat menerima cercaan dan hinaan dari warga masyarakat, termausk teman-teman dikampunya.

”Kontrak kerja saya senilai Rp900 juta dihentikan secara sepihak oleh beberapa perusahaan iklan dan sinetron, karena masalah ini. Ada empat kontrak yang dipending seperti kontrak iklan produk dan kontrak sinetron FTV,” pungkas Widuri.

Untuk diketahui dalam tiga hari terakhir telah menyebar file dalam bentuk Portable Document Format (PDF) yang berjudul ’Ladies Catalogue Model Premium’ berisi ratusan foto wanita muda dan cantik berpakaian seksi lengkap dengan nama, tinggi, berat badan, dan ukuran payudara mereka.

Tercatat ada 78 wanita di dalam katalog tersebut, yang mana setiap wanita ditampikan empat fotonya dalam berbagai gaya dan pose. Total ada 312 foto di dalam katalog tersebut.

Dari informasi yang diperoleh, sedikitnya akan ada 10 foto model lagi yang akan membuat laporan yang sama terkait nama dan foto mereka masuk juga ke dalam katalog tersebut. Salah satunya yang menbuat laporan ke Polda Metro Jaya menyusul Widuri Agesty adalah model berinisial J.

Kepada wartawan, J mengaku, saat ini masih berstatus sebagai mahasiswi di sebuah perguruan tinggi. ”Begitu saya tahu nama dan foto saya masuk ke dalam katalog itu, saya langsung syok. Ini menjadi beban psikis kepada saya. Sampai hari ini saya malu masuk kuliah,” ujar J yang menolak ditulis nama lengkapnya.

Pieter Ell selaku kuasa hukum J mengatakan laporan yang dibuatnya hampir sama dengan yang dibuat Widuri, yakni terkait pencemaran nama baik dan fitnah serta penyebarluasan berita bohong sesuai UU ITE. ”Kami harap polisi segera menyelidiki dan menangkap pelakunya,” tandas dia.

Sementara itu, dalam menanggapi laporan tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan pihaknya segeramenindaklanjuti laporan tersebut. ”Setiap ada laporan akan kami selidiki. Dalam penyelidikan itu akan kami cari apakah ada pidananya atau tidak,” kata dia

Selain itu, lanjut Argo, pihaknya juga akan menyelidiki dan mencari pelaku penyebaran foto Widuri yang berada di urutan dua dari 78 perempuan dalam katalog itu. ”Aakan diselidiki siapa yang mengupload gambar itu,” tandasnya.

Sedangkan Lina Novita selaku Legal and Corporate Affair Alexis Group menegaskan kalau pihaknya tidak pernah menerbitkan apalagi sampai menyebarkan katalog seperti itu. Dia menambahkan semua data pegawai menjadi urusan managemen. ”Jadi itu semua tidak benar,” tegas Lina. (ind/jpnn)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Simpan Sabu, Kapospol Tanah Tinggi Diciduk Propam

Simpan Sabu, Kapospol Tanah Tinggi Diciduk Propam

Tudingan keterlibatan oknum polisi terlibat jaringan peredaran narkoba ada benarnya.


22 Kali Beraksi, Dua dari Tiga Begal Dilubangi Polisi

22 Kali Beraksi, Dua dari Tiga Begal Dilubangi Polisi

Tiga pelaku begal motor, Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu dibekuk Satreskrim Polres Indramayu.


Modus Ngeroom Berkaraoke, Handoko Gasak HP Milik PL

Modus Ngeroom Berkaraoke, Handoko Gasak HP Milik PL

Handoko warga Jalan Banyumas Kelurahan Debong Tengah Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal, Kamis (16/11), tak bisa berkutik saat dibekuk polisi.


Asyik Main Judi, Bapak Anak Disergap Polisi

Asyik Main Judi, Bapak Anak Disergap Polisi

Sedang asyik bermain judi, Sobirin beserta anaknya Ahmad Sonaji warga Batang diamankan oleh anggota Sat Reskrim Polres Batang.


Begal Kelompok Lampung Ditembak Mati Polisi

Begal Kelompok Lampung Ditembak Mati Polisi

Seorang begal motor berinisial J ditembak mati di bagian dada oleh polisi saat melancarkan aksinya di Jalan Raya Jatisari, Kecamatan Jatisari, kemarin.


Sopir Nyalakan Rokok, Avanza Terbakar

Sopir Nyalakan Rokok, Avanza Terbakar

Sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi DA 8407 AU terbakar dalam perjalanan Pasar Panas-Tamiang Layang, Barito Timur, Senin (13/11) sekitar 19.00 WIB.


Penabrak Tiga Motor Dikenakan Wajib Lapor

Penabrak Tiga Motor Dikenakan Wajib Lapor

Meski ditetapkan sebagai tersangka, namun polisi tak melakukan penahanan terhadap George Gillbert Thie (18).


Pembunuhan di Mertapada, Polisi Curigai Orang Dekat Korban

Pembunuhan di Mertapada, Polisi Curigai Orang Dekat Korban

Satreskrim Polres Cirebon terus bergerak untuk mengungkap kasus pembunuan yang terjadi di Desa Mertapada Kulon Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon.


Bawa Airsoft Gun dan Uang Asing Palu, Polisi Gadungan Terciduk saar Razia Kendaraan

Bawa Airsoft Gun dan Uang Asing Palu, Polisi Gadungan Terciduk saar Razia Kendaraan

Petugas Satlantas Polres Subang terpaksa mengamankan dua pria berinisial ARS dan ATS dalam Operasi Zebra Lodaya, kemarin.


Motor Jatuh, Pengendara Tewas setelah Masuk Kolong Bus

Motor Jatuh, Pengendara Tewas setelah Masuk Kolong Bus

Kecelakaan di Jalan Dr. Susilo Kelurahan Sumurbatu, Telukbetung Utara, menewaskan Susilo Mukti Wibowo (41) sekitar pukul 10.30 WIB, kemarin.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!