Kriminal
Share this on:

WNI Jadi Korban Perampokan Rp4,1 Miliar di Malaysia

  • WNI Jadi Korban Perampokan Rp4,1 Miliar di Malaysia
  • WNI Jadi Korban Perampokan Rp4,1 Miliar di Malaysia

Foto: ilustrasi

KUALA LUMPUR - Seorang warga negara Indonesia (WNI) di Malaysia menjadi korban perampokan uang tunai sebanyak 1,24 juta Ringgit atau setara Rp4,1 miliar. Seperti dikutip The Star, Kamis (12/9), perampokan ini terjadi di sebuah kondominium di Kuala Lumpur pada 2 September lalu.

Terdapat dua wanita di antara tujuh tersangka yang telah ditangkap oleh otoritas Malaysia. Kepala Kepolisian Dang Wangi, Mohd Fahmi Visuvanathan Abdullah mengatakan, para tersangka yang berusia 36-59 tahun itu, ditangkap dalam operasi selama tiga hari sejak, Kamis (5/9) lalu, di wilayah Johor, Kedah, Kuala Lumpur, dan Singapura.

"Kepolisian sedang memburu dua individu lainnya yang diyakini terlibat kasus ini," kata Mohd Fahmi.

Fahmi menambahakan, bahwa seluruh tersangka akan ditahan selama penyelidikan berlangsung. Kasus ini diselidiki sebagai dugaan perampokan geng berdasarkan pasal 395 Undang-undang Pidana.

Namun, identitas WNI yang menjadi korban perampokan tidak disebut lebih lanjut. Menurut laporan media-media lokal Malaysia, pria Indonesia berusia 40 tahun ini datang ke Malaysia untuk melakukan negosiasi dengan mitra bisnis.

Namun tas berisi uang tunai sebanyak 1,24 juta Ringgit itu dirampok oleh para pelaku di dalam kondominium yang menjadi tempatnya menginap. (der/zul/fin)

Berita Sebelumnya

RUU Siber Diserahkan ke DPR
RUU Siber Diserahkan ke DPR

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Wapres Minta Raja Malaysia Lindungi TKI

Wapres Minta Raja Malaysia Lindungi TKI

Dalam pertemuan dengan Raja Malaysia, Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta Yang di-Pertuan Agong XVI memberi perlindungan kepada warga negara Indonesia yang tingg


Bawaslu Minta Regulasi Baru soal Pilkada

Bawaslu Minta Regulasi Baru soal Pilkada

Regulasi pengawasan dan peradilan pada Pemilihan Kepala Daerah (PIlkada) jadi sorotan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).


Kapolres Tangerang Jadi Ajudan Wapres

Kapolres Tangerang Jadi Ajudan Wapres

Kapolresta Tangerang, Banten Kombes Sabilul Alif terpilih menjadi ajudan Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin.


Penegakkan Hukum Jadi PR Utama Jokowi-Ma'ruf

Penegakkan Hukum Jadi PR Utama Jokowi-Ma'ruf

Joko Widodo-Ma'ruf Amin resmi menjabat Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024. Berbagai pekerjaan rumah (PR) masa pemerintahan sebelumnya menjadi sudah m


Indonesia Terpilih Lagi Jadi Dewan HAM PBB

Indonesia Terpilih Lagi Jadi Dewan HAM PBB

Indonesia kembali berhasil menjadi salah satu Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kamis (17/10) lalu.


Komnas HAM Lanjutkan Investigasi Kerusuhan Wamena

Komnas HAM Lanjutkan Investigasi Kerusuhan Wamena

Ditemukan ada 10 korban tewas tambahan akibat kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua, 23 September lalu.


Abu Rara dan Istri Sudah Siapkan Anak Jadi Eksekutor

Abu Rara dan Istri Sudah Siapkan Anak Jadi Eksekutor

Fakta baru ditemukan dalam kasus penikaman Menko Polhukam Wiranto di Pandeglang, Banten. Rupanya, Abu Rara dan Fitriana Diana meminta sang anak untuk melakukan



16 Persen WNI di Malaysia Hadapi Hukuman Mati

16 Persen WNI di Malaysia Hadapi Hukuman Mati

Amnesti Internasional Malaysia (AIM) mencatat Warga Negara Indonesia (WNI) menjadi warga asing kedua terbanyak, yang menghadapi hukuman mati di Malaysia.


Diduga Terima Suap Rp687,5 Juta, Bupati Seruyan Jadi Tersangka

Diduga Terima Suap Rp687,5 Juta, Bupati Seruyan Jadi Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Bupati Seruyan Darwan Ali sebagai tersangka.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!