Kriminal
Share this on:

Zumi Zola Jadi Tersangka Lagi

  • Zumi Zola Jadi Tersangka Lagi
  • Zumi Zola Jadi Tersangka Lagi

TERSANGKA – Zumi Zola usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jakarta, Rabu lalu (4/7). (fedrik tarigan/jawa pos)

JAKARTA - Gubernur Jambi (nonaktif) Zumi Zola Zulkifli kembali menyandang status tersangka, kemarin (10/7). Kali ini, mantan pesinetron dan aktor film itu disangka memberi suap kepada anggota DPRD Jambi agar mengesahkan rancangan peraturan daerah (raperda) tentang APBD 2018.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan mengatakan, penetapan Zola sebagai tersangka merupakan pengembangan penyidikan untuk kasus yang sama.

Tahun lalu, KPK lebih dulu menetapkan para pejabat di Pemprov Jambi sebagai tersangka. Yakni, Erwan Malik, Saipudin, dan Arfan. Ketiganya telah menjalani sidang vonis di Jambi.

Nah, dari fakta-fakta persidangan para terdakwa itu, KPK menemukan adanya bukti bahwa Zola mengetahui dan menyetujui pemberian uang ke anggota DPRD. Pemberian itu dikenal dengan istilah “uang ketok palu”. Selain itu, Zola juga ditengarai meminta Arfan (Plt Kadis PUPR) dan Saipudin (Asisten Daerah 3) untuk mencari uang.

”Pengumpulan dana yang akan diperuntukan kepada para anggota DPRD,” jelas Basaria di gedung KPK, kemarin (10/7).

Dengan penetapan tersangka itu, Zola kini dijerat dengan dua perkara sekaligus. Selain turut memberikan suap, suami Sherrin Tharia itu juga dijerat dengan dugaan gratifikasi senilai Rp49 miliar.

Terkait perkara suap, KPK menjerat Zola dengan pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat (1) huruf b atau pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Zola terancam hukuman penjara maksimal 5 tahun dan denda paling banyak Rp250 juta.

Sebagaimana diberitakan, Januari lalu KPK menetapkan Zola sebagai tersangka dugaan gratifikasi terkait proyek-proyek di Jambi. Zola ditetapkan sebagai tersangka bersama Arfan, Plt Kadis PUPR sekaligus Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Jambi. (tyo/jpg)

Berita Sebelumnya

Penganiaya Santri Ditahan
Penganiaya Santri Ditahan

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ngaku Perwira, Tipu Pemilik Spa Rp120 Juta

Ngaku Perwira, Tipu Pemilik Spa Rp120 Juta

Satu lagi kasus penipuan berhasil terungkap. Kali ini, seorang pedagang nasi campur yang bernama M Zikri Rifan Syah, 52, diciduk.


Dua Pelajar Main Game Sambil Nyabu

Dua Pelajar Main Game Sambil Nyabu

Tim Anti Bandit Polsek Karangpilang menangkap dua pelajar bermain game online jenis battle royal (PUBG) yang lagi ngetrend.


Enam Tersangka Musnahkan BB Sabu

Enam Tersangka Musnahkan BB Sabu

Kepolisan Resort Wonosobo menggelar pemusnahan barang bukti kasus narkoba.


TV Mele, Rumah Muhsen Jadi Arang

TV Mele, Rumah Muhsen Jadi Arang

RK. Muhsen, warga RT 2/RW 1, Dusun Batu Pahat, Desa Batu Pahat, Kecamatan Nanga Mahap Kabupaten Sekadau hanya bisa pasrah.


Rem Blong, Tronton Tubruk Mobil dan Motor

Rem Blong, Tronton Tubruk Mobil dan Motor

Terjadi lagi di jalur tengkorak Kledung-Kertek, diduga rem tak berfungsi, truck tronton Hino bermuatan seng galvalum menabrak mobil dan motor.


Nyambi Jadi Kurir Narkoba, Sopir Disergap Polisi

Nyambi Jadi Kurir Narkoba, Sopir Disergap Polisi

NE (26), warga Desa Bener Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan yang berprofesi sebagai sopir ditangkap Sat Res Narkoba Polres Pemalang, Senin (28/1) lalu.


Lagi, Pengedar Dextro Ditangkap Polisi

Lagi, Pengedar Dextro Ditangkap Polisi

Jajaran Polres Pekalongan Kota kembali berhasil mengungkap peredaran obat-obatan terlarang.


Dana Rehab Masjid Dikorupsi

Dana Rehab Masjid Dikorupsi

Dana rehabilitasi untuk masjid yang rusak akibat gempa di NTB jadi bancakan korupsi.


THL Diskes Positif Narkoba Lagi

THL Diskes Positif Narkoba Lagi

Kontrak satu tenaga harian lepas (THL) di Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tak akan diperpanjang.


Jadi Mucikari Online, Mahasiswi Dijebak lalu Ditangkap

Jadi Mucikari Online, Mahasiswi Dijebak lalu Ditangkap

Jemari lentik menelusuri kontak-kontak di ponsel. GD, perempuan berstatus mahasiswi punya pekerjaan sampingan.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!