Lifestyle
Share this on:

Duh... Jatuh Cinta, Pria Ini Malah Jadi Terkena Diabetes

  • Duh... Jatuh Cinta, Pria Ini Malah Jadi Terkena Diabetes
  • Duh... Jatuh Cinta, Pria Ini Malah Jadi Terkena Diabetes

**** - Kalian semua pasti pernah dong jatuh cinta? Bagaimana rasanya? Hati berbunga-bunga. Semua hari dan rasa terasa selalu manis. Tapi hati-hati loh ya. Rasa manis yang sebenarnya bisa mengancam kesehatan kamu jika dikonsumsi berlebihan.

Seperti kisah unik yang terjadi di Taiwan sana. Hanya karena jatuh cinta dan berusaha untuk mendapatkan seseorang agar menjadi kekasihnya, seorang pria sampai terkena diabetes. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Kasus yang sangat tidak biasa ini diunggah oleh situs World of Buzz. Dalam pemberitaan ini, sang pria yang tidak disebutkan namanya ini jatuh cinta pada seorang wanita penjual kopi di dalam sebuah supermarket.

Demi menarik perhatian sang wanita, sang pria selalu membeli kopi pada wanita tersebut setiap hari. Hanya saja, sang pria juga melakukan sebuah kesalahan yang sebenarnya cukup konyol. Bagaimana tidak, ia selalu meminta tambahan 5 sendok gula saat memesan kopi tersebut!

Sang wanita sempat bertanya pada sang pria tentang kebiasaan ini. Baginya, kopi yang diberi tambahan 5 sendok gula terlalu manis, namun hal ini hanya dijawab dengan santai oleh sang pria.

“Tidak, kamu masih jauh lebih manis daripada kopi ini,” jawab sang pria.

Pendekatan yang dilakukan sang pria dengan cara terus mengonsumsi kopi manis ini dilakukan selama dua tahun. Ia sama sekali tidak menyangka jika kebiasaannya ini meningkatkan risiko terkena diabetes.

Sayangnya, hal inilah yang kemudian terjadi kepadanya. Kondisi kesehatannya terus menurun dan membuatnya akhirnya memeriksakan diri ke dokter. Di sanalah kemudian ia didiagnosis terkena penyakit ini.

Belum jelas apakah kisah cintanya berujung manis atau tidak. Satu hal yang pasti, sang pria menyesali tindakannya yang gegabah dengan menambahkan gula dalam jumlah yang sangat banyak pada kopi yang dipesannya setiap hari.

Dikutip dari doktersehat.com, sebuah penelitian yang berjudul 'Nurse’s Health Study II' menghasilkan fakta bahwa kebiasaan mengonsumsi minuman manis memang bisa meningkatkan risiko diabetes. Jika kita meminumnya satu porsi atau lebih dalam sehari, maka risiko terkena diabetes tipe 2 bisa meningkat hingga 83 persen!

Selain karena peningkatan kadar gula darah dengan signifikan, pakar kesehatan menyebut kebiasaan mengonsumsi minuman manis juga bisa meningkatkan berat badan dengan signifikan. Padahal, jika sampai kita mengalami obesitas, risiko terkena diabetes juga akan ikut naik.

Minuman manis yang dimaksud adalah kopi atau teh yang diberi tambahan gula, minuman botolan di minimarket, atau minuman yang dijual di pinggir jalan yang biasanya diberi tambahan gula atau susu kental manis dalam jumlah yang banyak.

Bahkan, jika kita membeli minuman yang sebenarnya sehat seperti air kelapa muda namun diberi tambahan gula atau sirup, risiko terkena diabetes juga akan ikut naik.

Selain kebiasaan mengonsumsi minuman manis, kita juga harus memperhatikan pola makan secara keseluruhan setiap hari demi mencegah datangnya diabetes.

Sebagai contoh, jika kita terbiasa mengonsumsi makanan dengan kadar kalori tinggi seperti nasi dalam jumlah banyak, nasi goreng, gorengan, makanan cepat saji, hingga camilan-camilan berat seperti martabak manis, maka risiko terkena diabetes juga akan ikut naik.

Bahkan, kebiasaan mengonsumsi camilan ringan seperti biskuit atau permen dalam jumlah yang banyak setiap hari juga bisa menyebabkan dampak yang sama.

Selain dengan membatasi asupan makanan tinggi kalori, cobalah untuk lebih rajin berolahraga demi membantu mengendalikan kadar gula darah dan mendapatkan waktu tidur yang cukup setiap malam demi menjaga keseimbangan hormon. Termasuk hormon insulin yang berperan besar bagi keseimbangan kadar gula darah. (doktersehat.com/ima)

Berita Sebelumnya

Cegah Keriput dengan Bahan Alami
Cegah Keriput dengan Bahan Alami

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kulit Kayu Jawa Cegah Infeksi

Kulit Kayu Jawa Cegah Infeksi

Ada banyak tanaman di Indonesia yang berfungsi sebagai antioksidan. Hal ini juga ditemukan pada tanaman kayu jawa.


Kulit Kayu Jawa Sembuhkan Luka?

Kulit Kayu Jawa Sembuhkan Luka?

Ada banyak tanaman di Indonesia yang berfungsi sebagai antioksidan. Hal ini juga ditemukan pada tanaman kayu jawa.


Benarkah Lemon Cegah Batu Ginjal?

Benarkah Lemon Cegah Batu Ginjal?

Lemon biasanya dijadikan pelengkap rasa pada minuman. Namun, di balik itu, buah asam ini bisa memecah batu ginjal.


Tidur dengan Perut Lapar? Waspadai 5 Kondisi ini

Tidur dengan Perut Lapar? Waspadai 5 Kondisi ini

Tidur dengan perut lapar memang memiliki efek berbeda untuk masing-masing orang.


Ketahui 4 Manfaat Matcha untuk Kesehatan Yuk

Ketahui 4 Manfaat Matcha untuk Kesehatan Yuk

Matcha, minuman khas Jepang ini memang sudah lama disukai banyak orang karena banyak sekali manfaat sehat mengonsumsinya.


Haruskah Penderita Diabetes Minum Obat Seumur Hidup?

Haruskah Penderita Diabetes Minum Obat Seumur Hidup?

Diabetes atau sering disebut dengan penyakit kencing manis masih menjadi penyakit metabolik yang sering terjadi di seluruh belahan dunia


Diet Ini Bisa Menangkal Beberapa Efek Penuaan yang Berbahaya Loh

Diet Ini Bisa Menangkal Beberapa Efek Penuaan yang Berbahaya Loh

Studi baru yang diterbitkan dalam Current Developments in Nutrition menemukan bahwa orang yang makan protein tingkat tinggi


Sering Merokok Vape Bisa Bikin Flu Sulit Sembuh?

Sering Merokok Vape Bisa Bikin Flu Sulit Sembuh?

Vape atau rokok elektrik tengah menjadi tren saat ini karena dianggap lebih aman dibandingkan rokok konvensional.


Jantung Berdebar Setelah Kebanyakan Minum Kopi? Ini Penyebabnya

Jantung Berdebar Setelah Kebanyakan Minum Kopi? Ini Penyebabnya

Kopi digemari banyak orang karena cita rasa dan aromanya yang khas.


Kelola Gula Darah dengan Rutin Konsumsi Timun

Kelola Gula Darah dengan Rutin Konsumsi Timun

Timun biasanya dihidangkan sebagai lalapan, acar, atau sayur. Buah ini sering dijumpai sehari-hari karena mudah didapat.



Berita Hari Ini

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!