Lifestyle
Share this on:

Haruskah Penderita Diabetes Minum Obat Seumur Hidup?

  • Haruskah Penderita Diabetes Minum Obat Seumur Hidup?
  • Haruskah Penderita Diabetes Minum Obat Seumur Hidup?

Ilustrasi/freepik.com

JAKARTA - Diabetes atau sering disebut dengan penyakit kencing manis masih menjadi penyakit metabolik yang sering terjadi di seluruh belahan dunia, termasuk di Indonesia. Saat ini, banyak sekali orang dewasa muda terserang penyakit ini. Penderita diabetes atau diabetesi bahkan disebut-sebut harus makan obat diabetes seumur hidup.

Dua faktor yang berperan penting dalam terjadinya kondisi tersebut, antara lain adalah faktor genetik dan pola hidup yang tidak sehat.

Menurut International Diabetes Federation (IDF) seperti dikutip jpnn.com, pada tahun 2035 jumlah penderita kencing manis di dunia diperkirakan akan semakin meningkat, yaitu sekitar 529 juta orang. Hampir 175 jutanya terlambat terdiagnosis. Sedangkan di Indonesia, penyakit kencing manis menjadi penyebab kematian untuk 1,5 juta orang sejak tahun 2013.

Seseorang bisa terdiagnosa memiliki penyakit diabetes apabila memiliki gejala klasik seperti sering BAK (poliuria). Penderita juga haus berlebihan (polidipsia), sering merasa lapar (polifagia) dan adanya penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.

Keluhan lain yang dapat muncul selain gejala klasik antara lain terasa lemah seluruh badan serta kulit terasa gatal. Keluhan lainnya adalah pandangan kabur, bahkan gangguan seksual seperti disfungsi ereksi pada laki-laki.

Selain melihat dari gejala yang muncul, penyakit diabetes dapat dideteksi dengan mudah melalui pemeriksaan kadar gula darah dalam tubuh. Dikatakan positif menderita diabetes apabila kadar gula darah puasa ≥ 126 mg/dl atau kadar gula darah ≥ 200 mg/dl.

Penyakit diabetes terjadi karena ketidakmampuan organ pankreas menghasilkan insulin, kelainan kerja insulin (resistensi insulin) maupun kombinasi keduanya. Karena proses ini berlangsung secara kronik dan terus berlangsung, maka penanganan harus dimulai secara dini.

Jika Anda memiliki gejala-gejala klasik dari penyakit diabetes dan kadar gula darah yang tinggi, maka sangat penting untuk memulai pengobatan dan perubahan pola gaya hidup.

Penyakit kencing manis ini tidak dapat sembuh 100 persen, mengingat organ pankreas pada tubuh mengalami kelainan. Tetapi, penyakit ini dapat dikontrol dengan menggunakan obat–obatan.

Tujuan dari pemberian obat-obatan pada penderita diabetes bukan bersifat untuk menyembuhkan, tetapi mencegah dan menghambat komplikasi yang akan terjadi di kemudian hari.

Jadi, obat diabetes harus dikonsumsi selamanya?

Ya. Semua penderita diabetes wajib mengonsumsi obat-obatan secara rutin seumur hidupnya untuk mengontrol kadar gula darah.

Selain itu, penderita diabetes juga disarankan untuk melakukan pengontrolan berat badan, tekanan darah, dan kadar lemak tubuh dengan menerapkan hidup sehat, seperti mengatur pola makan dan olahraga secara rutin.

Meski kadar gula darah sudah mencapai target, bukan berarti penderita diabetes sembuh dan dapat lepas dari obat-obatan. Ingat, progresivitas dari komplikasi penyakit ini setiap hari selalu berjalan terus.

Hanya saja dengan pengobatan dan pola hidup yang baik, komplikasi diabetes tersebut dapat dicegah dan dihambat.

Konsumsi obat diabetes memang harus dilakukan secara rutin apabila ingin terhindar dari berbagai macam komplikasi. Kontrol kadar gula darah yang baik adalah kunci dari penanganan penyakit ini.

Bagi Anda penderita diabetes, jangan lupa juga untuk melakukan pemeriksaan secara rutin ke dokter untuk mengevaluasi kadar gula darah setiap bulannya. (klikdokter/jpnn/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Simak 5 Manfaat Minum Air Lemon untuk Kesehatan

Simak 5 Manfaat Minum Air Lemon untuk Kesehatan

Buah lemon terkenal kaya akan vitamin C dan air lemon diketahui memiliki banyak manfaat kesehatan serta kecantikan bagi tubuh.


Banyak Minum Kopi Bisa Tingkatkan Risiko Migrain

Banyak Minum Kopi Bisa Tingkatkan Risiko Migrain

Minum terlalu banyak kopi dikaitkan dengan peningkatan risiko terkena migrain.


Jangan berlebihan, ini Batas Aman Minum Kopi untuk Ibu Hamil

Jangan berlebihan, ini Batas Aman Minum Kopi untuk Ibu Hamil

Kopi adalah salah satu minuman yang digemari oleh banyak orang, termasuk ibu hamil.


Jantung Berdebar Setelah Kebanyakan Minum Kopi? Ini Penyebabnya

Jantung Berdebar Setelah Kebanyakan Minum Kopi? Ini Penyebabnya

Kopi digemari banyak orang karena cita rasa dan aromanya yang khas.


Waspada Bahaya Sering Minum Minuman Manis

Waspada Bahaya Sering Minum Minuman Manis

Sering minum minuman manis bisa meningkatkan risiko kematian dini akibat penyakit kardiovaskular.


Empat Olahraga yang Cocok Bagi Penderita Obesitas

Empat Olahraga yang Cocok Bagi Penderita Obesitas

Orang yang mengalami kondisi obesitas dan terbiasa dengan gaya hidup sedenter, biasanya agak sulit untuk mulai rutin berolahraga.


Kunyah Makanan Lebih Lama Bisa Bantu Turunkan Berat Badan?

Kunyah Makanan Lebih Lama Bisa Bantu Turunkan Berat Badan?

Berbagai cara dilakukan untuk menurunkan berat badan. Mulai dari diet ketat, perubahan gaya hidup hingga olahraga mati-matian.


Atasi Nyeri Haid dengan Olahraga, Apakah Bisa?

Atasi Nyeri Haid dengan Olahraga, Apakah Bisa?

Apa yang pertama kali terpikirkan saat Anda sedang mengalami nyeri haid? Tidur, atau langsung minum obat pereda nyeri?


Benarkah Penderita Hipertensi Tak Boleh Makan Daging Kambing?

Benarkah Penderita Hipertensi Tak Boleh Makan Daging Kambing?

Hari Raya Idul Adha sudah tiba. Selain menu daging sapi, hidangan daging kambing akan banyak muncul di meja-meja makan.


Begini Kebiasaan Hidup Vegan Sehat yang Wajib Diadopsi

Begini Kebiasaan Hidup Vegan Sehat yang Wajib Diadopsi

Sulit meyakinkan semua orang untuk menjadi vegan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!