Lifestyle
Share this on:

Hati-hati! Makanan dan Polusi Jadi Pemicu Kanker Nasofaring

  • Hati-hati! Makanan dan Polusi Jadi Pemicu Kanker Nasofaring
  • Hati-hati! Makanan dan Polusi Jadi Pemicu Kanker Nasofaring

JAKARTA - Baru-baru ini jagat olahraga digemparkan dengan kanker nasofaring yang diderita pebulu tangkis asal Malaysia, Lee Chong Wei. Ia terpaksa harus gantung raket karena penyakit yang dideritanya sejak 2018.

Kanker ini juga sebelumnya diderita oleh ustaz kondang Ilham Arifin yang membuatnya harus tutup usia. Banyak yang bertanya-tanya mengenai kasus kanker yang terjadi pada Lee. Padahal ia merupakan atlet yang tentunya selalu menjaga pola hidup sehat.

Jenis kanker ini tumbuh di rongga belakang hidung dan belakang langit-langit rongga mulut. Mereka yang rentan diserang penyakit ini adalah pria.

Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan, Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo dr Aminuddin Azis SpTHT-KL (K) MKes mengatakan, kanker nasofaring merupakan kanker yang terdapat lebih banyak dialami oleh ras Asia.

Belum diketahui mengapa hal ini terjadi tetapi penyebab pasti dari kanker ini karena adanya virus epstein-barr.

Kasus kanker ini juga terbanyak dialami oleh pria di rentang usia 30 hingga 60 tahun. Tak hanya dari satu sisi, namun akumulasi faktor lain diduga kuat menjadi penyebab ini. Seperti mengonsumsi makanan pengawet yang mengandung zat karsinogenik dan diasinkan seperti ikan asin karena kandungan nitrosamin serta penyakit bawaan genetik.

Kanker ini merupakan kanker keempat yang juga cukup banyak terjadi di Indonesia. Untuk kanker yang satu ini sangat jarang ditemukan secara dini, karena tumor berada tersembunyi di nasofaring yakni di area belakang hidung.

Virus ini juga bisa menular kepada orang lain, tergantung dari imunitas tubuh. Jadi bisa saja menular makanya dokter ketika melakukan pemeriksaan pada pasien harus pencegahan dengan masker.

"Tetapi, dilihat lagi apakah virusnya akan berujung jadi kanker pada orang lain atau tidak tergantung dari imunnya," ujarnya.

Sementara itu, Spesialis Telinga Hidung dan Tenggorokan, Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Dr dr Nani Iriani Djufri SpTHT-KL mengatakan, kanker ini bisa saja didapati oleh semua orang. Namun, terbanyak dialami pria yakni 2 : 1.

Tak hanya soal masalah pentingnya berolahraga. Namun, si penderita bisa saja tak mengatur asupan nutrisi yang seimbang dan istirahat yang kurang. Pada pria dinilai paling sering terjadi, karena pola hidup yang dilakukan seperti lebih sering terpapar di luar hingga kebiasaan merokok serta konsumsi alkohol.

Belum lagi saat ini banyak polutan di mana-mana yang menyebabkan seseorang bisa terpapar virus. Virus ini paling rentan didapatkan pada area lingkungan pekerja pabrik kimia, laboratorium dan pekerja furnitur. Ketika terhirup, itu ada zat karsinogeniknya.

"Makanya harus menggunakan masker berstandar yang memang melindungi hidung dari menghirup zat tersebut, " ujarnya. (fin/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

4 Zat yang Bisa Memengaruhi ASI dan Kondisi Bayi

4 Zat yang Bisa Memengaruhi ASI dan Kondisi Bayi

Berbahagialah jika produksi ASI lancar! Meski begitu, selama menyusui Anda tetap perlu waspada.


Ini Bahaya di Balik Konsumsi Suplemen Vitamin Kedaluwarsa

Ini Bahaya di Balik Konsumsi Suplemen Vitamin Kedaluwarsa

Terkadang, Anda membutuhkan suplemen vitamin saat tidak dapat memenuhi kebutuhan vitamin harian lewat makanan.


Begini Kiat Rawat Rambut agar Terlindung dari Polusi Udara

Begini Kiat Rawat Rambut agar Terlindung dari Polusi Udara

Tinggal di kota besar yang terpapar banyak polusi seperti Jakarta membuat Anda harus lebih ekstra merawat rambut.


Kaya Akan Vitamin, Simak Manfaat Gel Lidah Buaya

Kaya Akan Vitamin, Simak Manfaat Gel Lidah Buaya

Lidah buaya mengandung vitamin, antioksidan, mineral, dan asam amino yang tersimpat dalam zat bening seperti gel.


Kenali Kanker Otak Stadium 4, Penyebab Meninggalnya Agung Hercules

Kenali Kanker Otak Stadium 4, Penyebab Meninggalnya Agung Hercules

Kamis (1/8) menjadi hari duka bagi dunia hiburan tanah air.


Polusi Udara Tinggi, Ini Kiat Jaga Kesehatan Paru

Polusi Udara Tinggi, Ini Kiat Jaga Kesehatan Paru

Isu semakin memburuknya kualitas udara di Jakarta menguat beberapa hari belakangan ini.


Sering Pesan Makanan Online? Awas Risiko Obesitas!

Sering Pesan Makanan Online? Awas Risiko Obesitas!

Kegemukan berlebih atau obesitas adalah salah satu masalah kesehatan yang patut mendapatkan perhatian khusus.


Jadi Ibu Baru Kurang Tidur? Simak Kiat Ini Yuk!

Jadi Ibu Baru Kurang Tidur? Simak Kiat Ini Yuk!

Menyusui, mengganti popok, dan menenangkan bayi yang rewel di malam hari kerap menjadi penyebab ibu baru mengalami kurang tidur.


Sudah Pakai Pelembap, Masih Butuh Gunakan Krim Mata Nggak Ya?

Sudah Pakai Pelembap, Masih Butuh Gunakan Krim Mata Nggak Ya?

Menonton beauty vlogger di Youtube memakai produk perawatan kulit dan make-up memang mengasyikkan.


Simak Cara Mikha Tambayong Rawat Rambut Berwarnanya Yuk!

Simak Cara Mikha Tambayong Rawat Rambut Berwarnanya Yuk!

Aktris dan penyanyi Mikha Tambayong suka mewarnai rambutnya sejak lama.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!