Lifestyle
Share this on:

Jadi KLB, Waspada Penularan Hepatitis A

  • Jadi KLB, Waspada Penularan Hepatitis A
  • Jadi KLB, Waspada Penularan Hepatitis A

**** - Setalah ditetapkan menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) di Pacitan, Jawa Timur, penyakit hepatitis A tentu perlu kita waspadai penularannya.

Dilansir dari doktersehat.com, penyakit ini memang mudah menular di suatu lingkungan. Salah satu cara penularannya bisa melalui konsumsi makanan yang disentuh oleh seseorang dengan virus yang tidak mencuci tangan dengan baik setelah menggunakan toilet.

Selain itu, bisa karena memakan kerang mentah dari air yang tercemar limbah dan terkontaminasi virus, minum air yang terkontaminasi atau berhubungan seks dengan orang yang membawa virus ini.

Selain penyebab hepatitis A di atas, terdapat juga beberapa faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena hepatitis A. Di antaranya bepergian ke daerah yang terkena wabah hepatitis A.

Selain itu, hidup bersama dengan orang yang terinfeksi hepatitis A, bekerja atau mendatangi pusat penitipan anak, melakukan segala jenis kontak seksual dengan seseorang yang menderita hepatitis A, berhubungan seksual pria dengan pria positif HIV.

Tidak memiliki tempat tinggal yang layak atau tunawisma juga menjadi faktor risiko penularan.

Menggunakan obat-obatan terlarang, serta memiliki masalah pembekuan seperti hemophilia.

Masa inkubasi virus hepatitis A umumnya adalah 14-28 hari. Setelah itu, akan muncul berbagai gejala hepatitis A. Mulai dari mual dan muntah tiba-tiba, kelelahan, rasa tidak nyaman pada perut, terutama di sisi kanan atas di bawah tulang rusuk (letak hati).

Selain itu feses berwarna seperti tanah liat, urin berwarna gelap, demam, nyeri sendi, kehilangan selera makan, kulit dan bagian putih mata menguning (jaundice), serta gagal-gatal hebat.

Keparahan gejala pada setiap orang dapat berbeda-beda. Beberapa kasus menunjukkan gejala hepatitis A yang ringan dan hilang dalam waktu beberapa minggu. Namun terdapat juga beberapa kasus yang lebih parah dan membutuhkan waktu beberapa bulan hingga gejala dan penyakit ini sembuh.

Diagnosis hepatitis A dimulai dengan wawancara untuk mengetahui gejala dan diikuti dengan pemeriksaan fisik. Setelah itu akan dilakukan pemeriksaan darah untuk melihat tingkat enzim hati. Tingkat enzim hati yang tinggi dapat mengindikasikan hepatitis A.

Selain itu, masih dengan pemeriksaan darah, dokter akan mengonfirmasi diagnosis hepatitis A dengan cara melakukan pemeriksaan antibodi IgM (imunoglobulin M).

Tubuh akan menghasilkan antibodi IgM ketika pertama kali seseorang terkena hepatitis A. Antibodi ini akan bertahan dalam darah selama kurang lebih 3-6 bulan.

Kemudian tes antibodi IgG (imunoglobulin G). Antibodi ini akan muncul setelah virus berada di tubuh selama beberapa lama. Antibodi ini dapat bertahan di tubuh sepanjang hidup kamu dan akan melindungi kamu dari serangan virus hepatitis A.

Seseorang dengan IgG namun tidak memiliki IgM kemungkinan sudah pernah terinfeksi hepatitis A sebelumnya atau pernah melakukan vaksin untuk pencegahan.

Pada dasarnya tidak terdapat obat hepatitis A khusus untuk menghilangkan penyakit ini. Perawatan dilakukan untuk mengatasi gejala hepatitis A hingga penyakit hepatitis A benar-benar hilang.

Selama perawatan, dokter juga akan melakukan pemeriksaan untuk mengukur seberapa baik hati bekerja untuk memastikan tubuh akan pulih.

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi gejala hepatitis A. Dimulai dari istirahat total. Kamu akan merasa lelah, sakit dan kekurangan energi selama terinfeksi. Seseorang yang terinfeksi hepatitis A harus istirahat di rumah dan tidak bekerja atau bersekolah untuk beberapa waktu.

Menjaga pola makan. Konsumsi makanan dengan kalori tinggi atau jus buah dapat membantu kamu mendapatkan cukup makanan, karena rasa mual mungkin akan membuat kamu sedikit kesulitan untuk makan. Jangan lupa untuk memenuhi kebutuhan cairan untuk mencegah dehidrasi.

Hindari konsumsi alkohol. Karena alkohol dapat menyebabkan kerusakan hati. Selain itu, alkohol juga dapat menurunkan efektivitas obat yang dikonsumsi, jika sedang mengonsumsi obat tertentu.

Untuk pencegahan, bisa dilakukan dengan beberapa cara. Salah satunya imunisasi. Umumnya diberikan kepada anak usia 1 tahun dan orang dewasa yang berisiko terpapar penyakit hati kronis.

Mencuci tangan. Biasakan untuk melakukannya setiap setelah menggunakan kamar mandi, mengganti popok, atau menyiapkan makanan. Virus ini dapat bertahan dari kurang lebih 4 jam di ujung jari.

Perhatikan makanan dan minuman yang akan dikonsumsi. Hindari konsumsi makanan mentah atau mencuci makanan dengan air yang terkontaminasi. Air yang akan diminum paling tidak harus direbus selama 1 menit dengan suhu 85° Celcius. (doktersehat/ima)


Berita Sejenis

Hepatitis A, Infeksi Paling Ringan Tapi Paling Menular

Hepatitis A, Infeksi Paling Ringan Tapi Paling Menular

Penyakit Hepatitis A yang mewabah di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur saat ini sudah ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) Hepatitis A selama dua bulan ke d


Duh... Jatuh Cinta, Pria Ini Malah Jadi Terkena Diabetes

Duh... Jatuh Cinta, Pria Ini Malah Jadi Terkena Diabetes

Kalian semua pasti pernah dong jatuh cinta? Bagaimana rasanya? Hati berbunga-bunga. Semua hari dan rasa terasa selalu manis.


Telinga Berdengung Jadi Gejala Awal

Telinga Berdengung Jadi Gejala Awal

Banyak yang sulit mendeteksi dini kanker nasofaring. Namun, ketika terjadi gangguan telinga seperti berdengung bisa jadi tanda awal kanker tersebut.


Hati-hati! Makanan dan Polusi Jadi Pemicu Kanker Nasofaring

Hati-hati! Makanan dan Polusi Jadi Pemicu Kanker Nasofaring

Baru-baru ini jagat olahraga digemparkan dengan kanker nasofaring yang diderita pebulu tangkis asal Malaysia, Lee Chong Wei.


Spons Basah Jadi Sarang Kuman

Spons Basah Jadi Sarang Kuman

Gunakan spons saat dalam keadaan kering. Sebab, spons basah rentan menjadi sarang kuman.


Waspadai Penularan Difteri Melalui Terompet

Waspadai Penularan Difteri Melalui Terompet

Difteri menghantui masyarakat. Sebab penyakit tersebut mudah menular.


Waspada Penuaan Rambut, Atasi dengan Serum

Waspada Penuaan Rambut, Atasi dengan Serum

Bagi wanita, rambut adalah mahkota. Maka memiliki rambut cantik sangat penting.


Wow, Resleting Ini Bisa Jadi Tas

Wow, Resleting Ini Bisa Jadi Tas

Resleting identik dengan pakaian. Lazimnya, resleting untuk celana, jaket, tas, dompet dan lain-lain.


Penuhi Wasiat, Nenek 98 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot yang Jadi Satu dengan Makam Suaminya

Penuhi Wasiat, Nenek 98 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot yang Jadi Satu dengan Makam Suaminya

Cinta bisa membuat siapa saja irasional. Begitu juga Nenek Onih (98) yang rela tinggal di gubur reyot hanya untuk ?dekat? dengan sang suami.


Di Tangan Ibu-ibu PKK, Limbah Plastik Jadi Bernilai mahal

Di Tangan Ibu-ibu PKK, Limbah Plastik Jadi Bernilai mahal

Limbah plastik yang tidak ada nilainya ternyata bisa disulap anggota PKK Kelurahan Kejambon.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!