Lifestyle
Share this on:

Kelebihan Estrogen Rentan Kanker Payudara

  • Kelebihan Estrogen Rentan Kanker Payudara
  • Kelebihan Estrogen Rentan Kanker Payudara

www.kancyl.com

**** - Estrogen yang terus menerus berlebihan maka akan memicu kanker payudara. Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia Dr dr Multazam SKed MKes mengatakan, dampak buruk hormon estrogen selain peningkatan berat badan, juga menjadi salah satu faktor pemicu munculnya tumor di payudara.

Tak hanya payudara, tetapi juga pada organ reproduksi lainnya. Timbunan hormon yang ada di tubuh dalam jangka waktu lama akan membentuk massa jaringan baru yakni tumor.

Paling sering terjadi pada payudara karena banyaknya jaringan ikat longgar sehingga gampang terjadi penumpukan sel kanker. Lainnya, ketika lendir serviks atau keputihan terus menerus mengental, lama kelamaan akan tumbuhan jaringan baru yang menggumpal dan menjadi benjolan tumor. Jika diabaikan, akhirnya berkembang menjadi kanker.

Untuk itu, perlu dilakukan pengecekan laboratorium untuk mengetahui kadar hormon di dalam tubuh. Hal ini guna mencegah terjadinya ketidakseimbangan hormon.

Sementara itu, Spesialis Kandungan, Rumah Sakit Ibnu Sina Dr dr Nasruddin SpOG(K) MARS menambahkan, ada berbagai hal yang akan terjadi jika kadar estrogen berlebihan. Pertama, kegemukan karena peningkatan nafsu makan. Masalah kegemukan pun tentunya akan mengakibatkan penyakit lain seperti diabetes. Gairah seks pun akan menurun akibat penurunan rangsangan pada miss v.

Selain itu, akan memicu endometriosis, yakni jaringan yang tumbuh di luar rahim. Jaringan endometrium tersebut akan menebal dan tidak dapat luruh dan keluar dari tubuh sehingga akan menyebabkan nyeri dan kemandulan.

Munculnya sel-sel kanker pada payudara pun juga akan terjadi sehingga tentunya akan sulit disembuhkan jika sudah berada pada stadium lanjut.

"Adapula masalah tiroid yang sangat dibutuhkan untuk metabolisme tubuh, membakar lemak dan gula. Sel ini akan mengalami penurunan kinerja dan akhirnya tubuh menjadi kekurangan energi," ungkapnya. (fin/ima)

Berita Sebelumnya

Estrogen Berlebih Picu Kelainan Janin
Estrogen Berlebih Picu Kelainan Janin

Berita Berikutnya

Simak 7 Manfaat Biji Ketumbar Yuk!
Simak 7 Manfaat Biji Ketumbar Yuk!

Berita Sejenis

Waspada, Polusi Udara Picu Kebotakan Loh

Waspada, Polusi Udara Picu Kebotakan Loh

Paparan polusi udara dikenal dapat meningkatkan risiko penyakit serius, seperti kanker, serta gangguan lever dan paru-paru.


Waspada, Pengguna Aplikasi Kencan Ternyata Rentan Derita Gangguan Makan

Waspada, Pengguna Aplikasi Kencan Ternyata Rentan Derita Gangguan Makan

Kamu kerap menggunakan aplikasi kencan? Kalau jawabannya iya maka kamu perlu mewaspadai penggunaannya.


Ibu Menyusui di Tempat Umum, Bayi Rentan Kena Penyakit?

Ibu Menyusui di Tempat Umum, Bayi Rentan Kena Penyakit?

Jika ditanya, kebanyakan ibu lebih memilih untuk menyusui bayinya di tempat yang kondusif.


Simak 5 Cara Atasi Payudara Kendur Setelah Melahirkan

Simak 5 Cara Atasi Payudara Kendur Setelah Melahirkan

Payudara kendur merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi pada wanita setelah melahirkan.


Benarkah Wanita Lebih Rentan Kena Maag?

Benarkah Wanita Lebih Rentan Kena Maag?

Data menyebut bahwa 25 persen populasi bisa mengalami penyakit ini setiap tahunnya.


Begini Cara Tingkatkan Produksi ASI

Begini Cara Tingkatkan Produksi ASI

Payudara tersusun atas kelenjar penghasil ASI (alveoli) beserta salurannya, jaringan lemak, dan pembuluh darah.


Estrogen Berlebih Picu Kelainan Janin

Estrogen Berlebih Picu Kelainan Janin

Hormon yang tidak seimbang perlu diwaspadai. Pada ibu hamil, hormon estrogen berlebih menyebabkan kelainan pada janin.


Waspada, ini 3 Ciri Penyakit Jantung pada Pria

Waspada, ini 3 Ciri Penyakit Jantung pada Pria

Tahukah Anda, bahwa seorang pria lebih rentan kena sakit jantung ketimbang wanita?


Kenali Kanker Otak Stadium 4, Penyebab Meninggalnya Agung Hercules

Kenali Kanker Otak Stadium 4, Penyebab Meninggalnya Agung Hercules

Kamis (1/8) menjadi hari duka bagi dunia hiburan tanah air.


Tidak Merokok, Kenapa Sutopo Terkena Kanker Paru?

Tidak Merokok, Kenapa Sutopo Terkena Kanker Paru?

Akhir pekan lalu, kabar duka datang dari Kepala Pusat Data dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!