• Home
  • Berita Lifestyle
  • Lima Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) Buat Apalikasi Awasgan yang Bisa Mengontrol Penggunaan Gadget pada Anak

Lifestyle
Share this on:

Lima Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) Buat Apalikasi Awasgan yang Bisa Mengontrol Penggunaan Gadget pada Anak

  • Lima Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) Buat Apalikasi Awasgan yang Bisa Mengontrol Penggunaan Gadget pada Anak
  • Lima Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) Buat Apalikasi Awasgan yang Bisa Mengontrol Penggunaan Gadget pada Anak

**** - Gadget, siapa yang tak mengenal benda yang satu ini. Apalagi handphone atau smartphone sudah menjadi kebutuhan utama untuk melakukan komunikasi sehari-hari. Gadget sekarang bahkan sudah sangat gampang untuk mempermudah kita mengakses informasi, utamanya semua hal melalui internet.

Nah, melalui sebuah benda kecil itu, kita bisa mendapatkan beraneka macam informasi, bahkan berkomunikasi cepat dan murah dengan internet. Adanya internet, sebenarnya bisa menjadi bumerang bagi orang tua.

Utamanya terhadap anak-anak yang sudah terlanjur diberi handphone. Padahal, awalnya mungkin orang tua bermaksud agar komunikasi dengan anaknya besa lebih mudah terjalin.

Karakterisirtik internet yang bebas diakses iniliah yang ternyata sangat membahayakan anak-anak. Karena bisa saja, mereka melihat situs-situs yang sebenarnya tidak dipetuntukkan bagi anak-anak. Itulah sebabnya, orang tua harus pandai-pandai dan ekstra ketat mengawasi penggunaan gadget anak-anaknya.

Namun kendalanya, orang tua tak mungkin mengawasi anak-anaknya setiap saat, karena orang tua juga harus bekerja dan sebagainya. Ini pulalah yang kerap membuat orang tua, terkadang harus berpikir dua kali, untuk membelikan handphone kepada anaknya.

Kendala dan dampak negatif penggunaan handphone pada anak inilah, yang kemudian memunculkan ide lima orang mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) membuat aplikasi yang bisa digunakan orang tua untuk mengawasi penggunaan handphone atau smartphone anak-anaknya.

Kelimanya yakni Faizurahman, Sulthon, Himawan, Kukuh, dan Faisal pun akhirnya membuat sebuah aplikasi yang dapat memantau kegiatan anak di manapun dan kapanpun. Aplikasi itu kemudian mereka namai Awasgan atau aplikasi pengawas gadget anak.

Dengan aplikasi ini, orang tua dapat lebih gampang dan mudah memantau anak-anaknya, saat menggunakan atau bermain dengan handphonenya. Orang tua pun tidak perlu memantau anaknya setiap waktu secara langsung. Cukup dengan menghubungkan handphone anak dengan orang tuanya menggunakan aplikasi Awasgan.

Dengan aplikasi Awasgan ini, orang tua bisa sambil bersantai saat mengawasi aktivitas anak-anaknnya. Orang tua bisa melihat apa yang dilihat ataupun website mana yang dikunjungi anak-anaknnya itu.

Cara kerja aplikasi Awasgan, yaitu mengawasi handpohne anak dengan cara setiap beberapa menit sekali menangkap layar handphone anak-anak melalui screenshoot. Selanjutnya secara otomatis, screenshoot tadi diupload melalui server dan dikirim ke handphone orang tua.

Orang tua pun bisa langsung melihat hasil tangkapan layar tersebut. Hasil tangkapan layar tadi itulah, yang kemudian bisa melihat apa saja yang sedang dilihat dan dilakukan anak-anaknya dengan handphone yang mereka miliki.

Temuan lima mahasiswa Teknik Komputer IPB ini sangat membantu orang tua mengawasi aktivitas penggunaan handphone atau smartphone anak-anaknnya. Aplikasi baru sejenis ini, diyakini bisa menjadi pelopor aplikasi positif di tengah masyarakat di era globalisasi sekarang ini.

Orang tua tak perlu khawatir lagi, dengan maraknya penyalahgunaan pengunaan handphone anak-anaknya. Karena mereka bisa secara kontinyu memantau pemakaian handphone anaknya, meski anaknya sedang berada di tempat yang berjauhan dengan orang tua sekalipun. (*)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tak Mau Berat Badan Naik? Jangan Makan Saat Stres

Tak Mau Berat Badan Naik? Jangan Makan Saat Stres

Saat hari penuh tekanan dan memicu stres, bagi sebagian orang makanan bisa menjadi 'penyelamat' untuk membuat diri merasa lebih baik.


Sering Berjalan Cepat, Bisa Hidup Lebih Lama Loh

Sering Berjalan Cepat, Bisa Hidup Lebih Lama Loh

Dalam sebuah studi baru-baru ini, pejalan kaki yang lebih cepat hidup lebih lama, tidak peduli ukuran BMI (body mass index) mereka.


Bulu Hidung, Hanya Boleh Dicukur

Bulu Hidung, Hanya Boleh Dicukur

Buat yang memiliki bulu hidung terlalu tebal mungkin merasa tidak nyaman.


Awas! Cabut Bulu Hidung Bisa Infeksi Otak

Awas! Cabut Bulu Hidung Bisa Infeksi Otak

Kebiasaan mencabut bulu hidung berdampak pada kesehatan. Salah satunya adalah menginfeksi otak.


Cepat Alami Menstruasi, Pengaruhi Pertumbuhan Tinggi Badan Perempuan

Cepat Alami Menstruasi, Pengaruhi Pertumbuhan Tinggi Badan Perempuan

Perempuan yang cepat mengalami menstruasi juga akan memengaruhi pertumbuhan tinggi badannya.


Awas! Junk Food Sebabkan Puber Dini

Awas! Junk Food Sebabkan Puber Dini

Orang tua jangan memaksakan anak perempuan untuk cepat menjadi dewasa.


Kenali Fakta tentang Mimpi Yuk!

Kenali Fakta tentang Mimpi Yuk!

Bisa dipastikan, hampir semua orang pernah mengalami mimpi. Mimpi adalah kejadian yang sering kita alami kalau tidur dengan nyenyak.


Batasi Paparan, Gunakan Wifi Kurang dari Empat Jam

Batasi Paparan, Gunakan Wifi Kurang dari Empat Jam

Penggunaan wifi sah-sah saja asal ada batasnya.


Wifi Kurangi Kesuburan Kurang dari 7 Jam

Wifi Kurangi Kesuburan Kurang dari 7 Jam

Wifi kini akrab di masyarakat kita. Sinyal wifi berdampak pada kesuburan pria. Pasalnya wifi mematikan sperma.


Patikan Cina, Alternatif untuk Diabetes

Patikan Cina, Alternatif untuk Diabetes

Diabetes melitus merupakan masalah global yang insidennya semakin meningkat.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!