Lifestyle
Share this on:

Makan Sayur Goreng, Sehat Nggak Sih?

  • Makan Sayur Goreng, Sehat Nggak Sih?
  • Makan Sayur Goreng, Sehat Nggak Sih?

JAKARTA - Tak bisa dipungkiri, banyak orang yang malas untuk mengonsumsi sayuran. Karenanya, kita kerap menggoreng sayuran sehingga membuat rasanya menjadi lebih menarik.

Namun masalahnya, makanan yang digoreng dikenal luas kurang baik bagi kesehatan. Apakah hal ini juga berlaku pada sayur goreng?

Dari doktersehat.com, disebutkan ada banyak sekali jenis sayuran yang bisa kita goreng, yakni kol, bayam, terong, brokoli, kembang kol, dan lain-lain. Biasanya, selain digoreng dengan cara deep frying, sayuran ini juga diberi tambahan tepung sehingga memiliki rasa yang lebih nikmat. Masalahnya proses pengolahan ini akan memicu perubahan pada sayuran tersebut.

Sayuran memiliki kandungan lemak yang tinggi

Proses penggorengan sayur yang memakai cara deep frying membuat sayuran menyerap minyak dalam jumlah yang sangat tinggi. Ditambah dengan tekstur sayuran yang memang cenderung mudah menyerap, maka jika mengonsumsi sayur goreng, bisa dipastikan bahwa kita mengonsumsi lemak jenuh dalam jumlah yang sangat banyak.

Selain itu, jika sayuran ini juga diberi tambahan tepung, maka akan memiliki kandungan lemak dan kolesterol yang tinggi. Mengonsumsinya tentu akan membuat risiko terkena penyakit jantung, hipertensi, dan kanker akan meningkat.

Selain itu, proses pengolahan sayur dengan metode deep frying atau direndam di dalam minyak ternyata bisa merusak kandungan vitamin dan mineralnya. Padahal, selain serat, kita sangat membutuhkan vitamin dan mineral ini dari sayur-sayuran demi menjaga kondisi tubuh.

Beberapa kandungan di dalam sayuran yang akan mengalami kerusakan atau penurunan jumlah dengan signifikan setelah digoreng adalah vitamin A, vitamin E, dan beta karoten.

Menggoreng sayur dengan minyak membutuhkan suhu yang sangat tinggi. Hal ini akan memicu perubahan kimiawi pada sayuran dan minyak sehingga akan terbentuk senyawa seperti sulfur, amina, dan akrilamida.

Senyawa-senyawa ini berpotensi menjadi racun bagi tubuh. Bahkan, jika minyak yang dipakai adalah minyak jelantah, kandungan antioksidan di dalam sayuran akan rusak dan kita pun tidak akan mendapatkan manfaat kesehatan apapun dari sayuran tersebut.

Kandungan lemak trans di dalam sayuran yang sudah digoreng juga sangat tinggi sehingga akan membuat peningkatan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Sering mengonsumsinya tentu akan meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskular.

Selain serat, kita sangat membutuhkan kandungan sehat lain di dalam sayuran seperti vitamin, mineral, dan antioksidan. Mengingat kandungan-kandungan ini akan rusak jika sayur digoreng, maka kita pun tidak akan mendapatkan manfaat kesehatan meski mengonsumsi sayur dalam jumlah yang banyak.

Apalagi jika kita membeli sayur goreng ini di tempat makan yang biasanya diolah dengan minyak jelantah yang dipakai berulang kali. Bisa jadi makan sayur goreng justru akan memicu peningkatan risiko terkena masalah kesehatan yang cukup serius.

Melihat fakta ini, sebaiknya memang menghindari sayur goreng dan mengolahnya dengan cara lain saja yang lebih sehat.

Bagaimana dengan menumis sayuran, apakah dampaknya sama saja? Menumis sayuran juga akan membuat sayuran diolah dengan menggunakan minyak, namun biasanya jumlah minyaknya tidak terlalu banyak. Selain itu, proses penumisan juga sebentar, tidak terlalu lama sehingga membuat sayur masih aman untuk dikonsumsi.

Hanya saja, jika kita ingin menumis sayuran dengan cara yang lebih sehat, kita bisa menggunakan minyak zaitun yang tinggi kandungan fenol yang bisa mencegah datangnya berbagai penyakit. (ist/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Simak 4 Kiat Atasi Sakit Kepala Saat Olahraga

Simak 4 Kiat Atasi Sakit Kepala Saat Olahraga

Saat sedang berusaha membuat tubuh lebih sehat dan fit dengan olahraga, sakit kepala bisa tiba-tiba menyerang.


Kiat Memilih Sumber Karbohidrat yang Sehat

Kiat Memilih Sumber Karbohidrat yang Sehat

Bagi yang sedang diet, karbohidrat sering menjadi makronutrien yang dianaktirikan.


Ketahui 4 Manfaat Matcha untuk Kesehatan Yuk

Ketahui 4 Manfaat Matcha untuk Kesehatan Yuk

Matcha, minuman khas Jepang ini memang sudah lama disukai banyak orang karena banyak sekali manfaat sehat mengonsumsinya.


Diet Ini Bisa Menangkal Beberapa Efek Penuaan yang Berbahaya Loh

Diet Ini Bisa Menangkal Beberapa Efek Penuaan yang Berbahaya Loh

Studi baru yang diterbitkan dalam Current Developments in Nutrition menemukan bahwa orang yang makan protein tingkat tinggi


Cara Aman Turunkan Berat Badan untuk Ibu Menyusui

Cara Aman Turunkan Berat Badan untuk Ibu Menyusui

Bahagia rasanya setelah si kecil berhasil lahir ke dunia dengan sehat dan selamat.


5 Cara Sehat untuk Atasi Patah Hati

5 Cara Sehat untuk Atasi Patah Hati

Patah hati merupakan kondisi yang terjadi tanpa dikehendaki.


Pengaruh Olahraga pada Nafsu Makan

Pengaruh Olahraga pada Nafsu Makan

Setelah berolahraga, terkadang seseorang merasakan tidak adanya nafsu makan.


Kelola Gula Darah dengan Rutin Konsumsi Timun

Kelola Gula Darah dengan Rutin Konsumsi Timun

Timun biasanya dihidangkan sebagai lalapan, acar, atau sayur. Buah ini sering dijumpai sehari-hari karena mudah didapat.


Simak 4 Kiat untuk Hindari Makan Junk Food

Simak 4 Kiat untuk Hindari Makan Junk Food

Sering makan junk food bisa memicu kegemukan dan mengganggu pencernaan. Banyak penyakit yang akan muncul jika kita sering makan junk food.


Sarapan atau Mandi Dulu setelah Bangun Tidur, Sehat Mana?

Sarapan atau Mandi Dulu setelah Bangun Tidur, Sehat Mana?

Memutuskan hal pertama yang mesti dilakukan setelah bangun tidur di pagi hari terkadang cukup membingungkan.



Berita Hari Ini

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!