Lokal
Share this on:

1.400 Aset Tanah Milik Pemkab Tegal Belum Bersertifikat

  • 1.400 Aset Tanah Milik Pemkab Tegal Belum Bersertifikat
  • 1.400 Aset Tanah Milik Pemkab Tegal Belum Bersertifikat

SLAWI - Pemkab Tegal diminta menyelesaikan persoalan aset tanah miliknya yang belum bersertifikat. Jumlah aset tanah yang tidak ada sertifikatnya itupun tak tanggung-tanggung mencapai 1.000 lebih.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tegal Bambang Romdhon Irawan mengatakan, banyaknya aset tanah milik pemkab yang bersertifikat selalu muncul saat dilakukan audit pengelolaan aset oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

‎"Ada sekitar 1.400 bidang tanah milik Pemkab Tegal yang belum bersertifikat," kata Irawan.

‎Irawan mempertanyakan masih banyaknya aset tanah yang belum bersertifikat itu. Sebab anggaran untuk menyelesaikan penyertifikatan aset tanah itu sudah beberapa kali dianggarkan dalam APBD.

"Temuan ini selalu muncul dalam laporan BPK. Apakah pemkab tidak bisa menyelesaikan persoalan ini," tanyanya.

Menurut dia, tanah yang belum bersertifikat mayoritas tanah yang di atasnya terdapat bangunan sekolah dasar (SD). Pada saat itu, tanah-tanah tersebut dihibahkan oleh pemiliknya untuk program sekolah Inpres. Namun, program itu tidak dibarengi dengan proses administrasi yang jelas, sehingga hingga kini belum ada sertifikatnya.

"Sudah ada beberapa tanah SD yang digugat ahli warisnya. Jika terus dibiarkan, maka akan banyak ahli waris yang menggugat," ujar politisi PDIP itu.

Irawan meminta pemkab menyelesaikan permasalahan tersebut‎. Langkah awal yang harus dilakukan adalah dengan mensosialisasikan ke masyarakat.

Selanjutnya harus dilakukan koordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mencari akar permasalahan berikut solusi penyelesiannya. "Kalau sudah ada formulasi penyelesaian persoalan tersebut, kami (DPRD) siap menganggarkan untuk penyertifikatan aset tanah milik pemkab,"‎ tandasnya. (far/zul)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dikeluhkan Warga Cemari Desanya, Limbah Beracun di Margasari Dicek

Dikeluhkan Warga Cemari Desanya, Limbah Beracun di Margasari Dicek

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tegal mengambil sampel udara dan air di kawasan pabrik pengolah limbah berbahaya dan beracun (B3).


Pura-pura Tanya Alamat, Dihipnotis lalu Emas dan Uang Dirampas

Pura-pura Tanya Alamat, Dihipnotis lalu Emas dan Uang Dirampas

Warga Desa Demangharjo Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal diresahkan dengan penipuan dengan hipnotis bermodus tanya alamat.


Sebelum Lakukan Penyerangan, Siswa SMK Lebih Dulu Pesta Miras

Sebelum Lakukan Penyerangan, Siswa SMK Lebih Dulu Pesta Miras

Satreskrim Polres Tegal Kota masih melakukan pemeriksaan maraton siswa SMK swasta yang terlibat penyerangan dan pengeroyokan pelajar lainnya, kemarin.


Sudah Empat Bulan BPJS Kesehatan Nunggak Klaim RSUD Dr Soeselo

Sudah Empat Bulan BPJS Kesehatan Nunggak Klaim RSUD Dr Soeselo

BPJS Kesehatan menunggak pembayaran ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soeselo Slawi Kabupaten Tegal selama empat bulan.


Edarkan Sabu, Sopir Taksi Online Disergap saat Turun dari Gojek

Edarkan Sabu, Sopir Taksi Online Disergap saat Turun dari Gojek

Arie Setiawan (21), pengemudi taksi online, diamankan polisi Satnarkoba Polres Tegal Kota di depan rumahnya di Jalan Kurma Kelurahan Kraton Kecamatan Tegal Bara


Kompor Meledak, Tubuh Penjual Gorengan asal Tegal Terbakar Serius

Kompor Meledak, Tubuh Penjual Gorengan asal Tegal Terbakar Serius

Derita yang menimpa Wiryono (31), pedagang gorengan asal Desa Karangmulya Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal sungguh sangat memilukan.


Hati-hati, Penderita Demam Berdarah Mulai Meningkat

Hati-hati, Penderita Demam Berdarah Mulai Meningkat

Pasien penderita demam berdarah di RSUD Dr Soesilo Slawi Kabupaten Tegal mengalami peningkatan. Peningkatan terjadi sejak memasuki musim hujan.


Industri Baru di Selatan Kabupaten Tegal Bisa Serap 13 Ribu Pekerja

Industri Baru di Selatan Kabupaten Tegal Bisa Serap 13 Ribu Pekerja

Kawasan industri di wilayah selatan Kabupaten Tegal terus dikembangkan.


SMAN 1 dan SMPN 1 Tegal Terancam Digusur, Pemkot Tegal Siapkan PK

SMAN 1 dan SMPN 1 Tegal Terancam Digusur, Pemkot Tegal Siapkan PK

Meski kalah di tingkat Kasasi, Pemkot Tegal masih berupaya melakukan upaya hukum lanjutan melalui peninjauan kembali (PK).


Dua Bulan, 12 Rumah Rusak Diterjang Longsor

Dua Bulan, 12 Rumah Rusak Diterjang Longsor

Warga di Kabupaten Tegal harus mewaspadai ancaman banjir dan tanah longsor seiring meningkatnya intensitas hujan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!