Lokal
Share this on:

4 Bulan Belum Dibayar, Guru Honorer 'Menangis’

  • 4 Bulan Belum Dibayar, Guru Honorer 'Menangis’
  • 4 Bulan Belum Dibayar, Guru Honorer 'Menangis’

(Ilustrasi/FIN.co.id)

TEGAL - Ribuan guru honorer Wiyata Bhakti di Kota Tegal, ‘menangis’ karena 4 bulan ini honor mereka belum dibayar. Padahal honor yang mereka nantikan itu dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pokok di rumah.

Sejumlah guru honorer mengaku sedih terkait belum cairnya honor mereka sejak Januari hingga April tahun ini.

"Sudah empat bulan honor kami belum turun, padahal kami sangat butuh uang itu untuk memenuhi kebutuhan keluarga," ujar guru honorer yang tak beredia namanya ditulis, Jumat (12/4).

Bahkan, lanjut dia, karena beberapa bulan belum terima honor, terpaksa mereka harus utang ke warung untuk memenuhi kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) sehari-hari.

Para guru honorer sudah sering menanyakan ke Dinas Pendidikàn, namun selalu dijawab sebentar lagi akan cair.

"Nyatanya sampai 4 bulan ini belum cair juga. Kami manusia, butuh makan," katanya.

Para guru honorer yang mengajar di sekolahan negeri itu, sebelumnya hanya menerima honor dari sekolah di tempat mereka mengajar. Besar honor antara Rp250 hingga Rp 350 ribu per bulan.

Namun atas kebijaksanaan Pemkot Tegal, mereka mendapat SK guru honorer Pemkot, dimana besar honornya bervariasi mulai dari Rp750 ribu hingga Rp1,5 juta per bulan.

Sayangnya, dalam perjalanan honor itu sempat macet hingga 4 bulan. Para guru berharap April ini bisa cair.

Terkait keluhan para guru honorer, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tegal, Johardi, kepada wartawan membenarkan belum cairnya honor tersebut dengan alasan sedang proses penyesuaian standarisasi daerah.

"Lagi proses penyesuaian standarisai daerah. Tapi minggu depan dipastikan honor akan cair," ungkap Johardi. (wan)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Warga Diminta Berbelanja Sesuai Kebutuhan

Warga Diminta Berbelanja Sesuai Kebutuhan

Datangnya bulan suci Ramadan dan Idul Fitri, biasanya diikuti dengan kenaikan harga sejumlah komoditas pangan di pasar-pasar tradisional dan modern.


Di Slawi, Kerbau Impor Mulai Dikenalkan sebagai Daging Alternatif

Di Slawi, Kerbau Impor Mulai Dikenalkan sebagai Daging Alternatif

Kebutuhan daging sapi dan kambing saat bulan Ramadan maupun Lebaran diprediksi bakal meningkat tajam.


Sempat Dirawat 4 Hari, Bayi yang Diduga Derita Gizi Buruk Meninggal

Sempat Dirawat 4 Hari, Bayi yang Diduga Derita Gizi Buruk Meninggal

Bayi yang baru berumur 17 bulan yang diduga mengalami gizi buruk, Senin (13/5) malam, akhirnya meninggal dunia.


Maling Motor yang Dimassa Belum Sadarkan Diri

Maling Motor yang Dimassa Belum Sadarkan Diri

Pelaku pencurian sepeda motor Beat G 3229 YQ milik warga Desa Rangimulya RT 04 RW 04 Kecamatan Warureja terpaksa dirujuk ke RSUD Dr Soesilo Slawi.


Ramadan Belum Sepekan, Harga Ayam Sudah Naik Tinggi

Ramadan Belum Sepekan, Harga Ayam Sudah Naik Tinggi

Memasuki pekan pertama Ramadhan tahun ini, harga daging ayam mengalami peningkatan yang cukup tajam.


Jelang Puasa, Tiga Lokalisasi di Brebes Disegel

Jelang Puasa, Tiga Lokalisasi di Brebes Disegel

Menjelang Bulan Suci Ramadhan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Brebes merazia sejumlah tempat yang biasa digunakan mangkal para PSK.


Dua Hari Sebelum Puasa, Harga Cabai dan Bawang Putih Kian Mahal

Dua Hari Sebelum Puasa, Harga Cabai dan Bawang Putih Kian Mahal

Dua hari menjelang Bulan Suci Ramadan, harga sejumlah komoditas pangan mulai meroket.


Hampir Empat Bulan, Siswa SD di Kabupaten Tegal Belajar di Tenda

Hampir Empat Bulan, Siswa SD di Kabupaten Tegal Belajar di Tenda

Wajah pendidikan di Kabupaten Tegal di peringatan hari pendidikan nasional sedikit terganggu.


Operasi Bawang Bawang Putih di Kota Tegal Gagal

Operasi Bawang Bawang Putih di Kota Tegal Gagal

Sepekan pascadigelarnya operasi pasar bawang putih oleh Kementerian Perdagangan, belum berpengaruh dengan harga jual bawang putih di pasar tradisional Kota Tega


Mayat Mengambang di Guci Ternyata Tante Balita yang Dilaporkan Hilang

Mayat Mengambang di Guci Ternyata Tante Balita yang Dilaporkan Hilang

Perempuan yang tewas mengambang dan penemuan bocah laki-laki yang tengah menangis sendirian di Obyek Wisata Guci Tegal ternyata masih berhubungan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!