• Home
  • Berita Lokal
  • 500 Korban Arisan Online Bodong adalah Istri Karyawan Bank hingga Polisi

Lokal
Share this on:

500 Korban Arisan Online Bodong adalah Istri Karyawan Bank hingga Polisi

  • 500 Korban Arisan Online Bodong adalah Istri Karyawan Bank hingga Polisi
  • 500 Korban Arisan Online Bodong adalah Istri Karyawan Bank hingga Polisi

DUKUHWARU - Ratusan ibu rumah tangga tertipu arisan bodong di Facebook dengan kerugian total mencapai ratusan juta rupiah. Para korban ada yang merupakan istri karyawan bank hingga polisi.

"Anggota arisan rata-rata ibu rumah tangga. Ada yang sambil jualan online, ada juga yang istri polisi," kata salah satu korban, Wulan, Rabu (8/11).

Menurut Wulan, ia dan korban lainnya mengikuti arisan yang dijalankan melalui grup di Facebook karena percaya dengan AA, warga Adiwerna, Kabupaten Tegal yang mengelola.¬

"Walaupun saya belum pernah ketemu, tetapi percaya karena dia (AA) mau menunjukkan dia siapa, rumahnya di mana," tuturnya.

Setelah merasa tertipu oleh AA dan uang yang disetor tak jelas ke mana, para korban‚Äé melaporkan AA ke Polres Tegal, Rabu (8/11). "Tadi sudah ada perwakilan yang melapor ke polisi. Katanya yang lainnya juga akan lapor juga," ujar Wulan.

Korban lainnya, Nanda, mengaku sudah pernah sekali bertemu dengan AA di rumahnya, sebelum menghilang dan mematikan akun Facebook serta nomor teleponnya. Namun saat didatangi lagi, Selasa (7/11), AA tidak ada di rumahnya dan keberadaannya tidak jelas.

"Saya juga akan lapor polisi. Selain sudah setor uang. Saya merasa bersalah karena‚Äé mengajak satu teman saya ikut arisan dan sudah sempet setor. Total uang yang sudah disetor Rp3 juta," kata dia.¬

Sebelumnya diberitakan, ratusan ibu rumah tangga tertipu arisan bodong yang dijalankan dengan sistem online. Kerugian para korban total mencapai ratusan juta rupiah.

Selain berasal dari Kabupaten Tegal, para korban juga berasal dari Kota¬†Tegal, Pekalongan, hingga Semarang. Mereka rata-rata sudah menyetor uang antara Rp500 ribu-Rp25 juta ke pelaku pengelola arisan melaui bank.¬

Namun belum sempat menikmati hasilnya, uang tersebut diduga dibawa kabur oleh pelaku.

Pelaku pengelola arisan sendiri diketahui bernisial AA, warga Adiwerna, Kabupaten. Arisan online yang dikelolanya menyasar para ibu rumah tangga, utamanya ibu-ibu muda.

Salah satu korban, Nur Hikmah‚Äé, mengungkapkan, arisan dikelola pelaku melalui grup di media sosial Facebook. Sistemnya para anggota menyetor uang tiap bulan dan dijanjikan akan mendapat keuntungan tiap bulannya tergantung jumlah uang yang disetorkan.

"Jumlah anggota 500 orang. Anggotanya rata-rata ibu rumah tangga. Semua anggota yang sudah setor uang sudah kita data. Total uang yang sudah disetor jumlahnya Rp300 juta," ujarnya. (far/zul)



Berita Sejenis

Izin Melaut Cantrang, Tunggu SE Menteri KKP Diteken

Izin Melaut Cantrang, Tunggu SE Menteri KKP Diteken

Hingga saat ini Kantor Satuan Kerja Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) belum bisa mengeluarkan izin bagi kapal cantrang.


Satpol PP Gencar Operasi Preman Jalanan

Satpol PP Gencar Operasi Preman Jalanan

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pemalang secara rutin menggelar oparasi premanisme.


Cantrang Dibolehkan, Nelayan Belum Tenang

Cantrang Dibolehkan, Nelayan Belum Tenang

Meski kembali diperbolehkan untuk melaut, namun nelayan cantrang di Kota Tegal mangaku telah merugi hingga puluhan juta rupiah.


Info Seleksi CPNS Hoax

Info Seleksi CPNS Hoax

Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal hingga kini belum ada kepastiannya.


Polisi Mulai Pelototi Akun Abal-abal Medsos

Polisi Mulai Pelototi Akun Abal-abal Medsos

Polres Tegal mewanti-wanti kepada masyarakat untuk lebih bijak saat berkampanye pemilihan bupati dan wakil bupati (Pilbup) Tegal di media sosial (medsos).


Gizi Buruk Brebes Nomor Satu di Jateng

Gizi Buruk Brebes Nomor Satu di Jateng

Hingga awal 2018, gizi buruk di Kabupaten Brebes masih menduduki peringkat pertama di Jawa Tengah.


Sering Orfik, Sopir Taksi Online Nyaris Digebuki Rekan-rekannya

Sering Orfik, Sopir Taksi Online Nyaris Digebuki Rekan-rekannya

Karena sering 'nembak' aplikasi milik rekan seprofesinya agar terkena suspen pelanggaran dari operator, seorang supir online nyaris dimassa.


Jokowi Pesan Sertipikat Jangan Diagunkan ke Bank

Jokowi Pesan Sertipikat Jangan Diagunkan ke Bank

Presiden Joko Widodo mengawali rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Tegal dengan menyerahkan sertipikat tanah di lapangan Dukuhsalam Kecamatan Slawi.


Mudik Lebaran, Jakarta-Semarang Sudah Tersambung Tol

Mudik Lebaran, Jakarta-Semarang Sudah Tersambung Tol

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memastikan tiga ruas tol mulai dari Pejagan, Brebes, hingga Semarang sudah bisa dilalui untuk arus mudik lebaran 2018.


Presiden Akan Serahkan 5,500 Sertifikat Pada Warga

Presiden Akan Serahkan 5,500 Sertifikat Pada Warga

Kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Kabupaten Tegal dipusatkan di lapangan Desa Dukuhsalam Kecamatan Slawi, Senin (15/1) pukul 15.00 WIB.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!