Lokal
Share this on:

545 Orang di Tegal Terindikasi Terganggu Jiwanya, 13 Dipasung

  • 545 Orang di Tegal Terindikasi Terganggu Jiwanya, 13 Dipasung
  • 545 Orang di Tegal Terindikasi Terganggu Jiwanya, 13 Dipasung

PAPARAN – Kepala Dinkes Kota Tegal dr Sri Primawati Indraswari, menyampaikan paparan dalam rakor JKJM, kemarin. (syamsul falak/radar tegal)

TEGAL - Menderita gangguan jiwa bisa mengancam siapa saja, rermasuk warga Kota Tegal dan sekitarnya. Terbukti, saat ini ada 545 orang yang terindikasi dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kota Tegal yang dipicu beberapa faktor.

Dari catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal ada sebanyak 545 orang terindikasi dengan gangguan jiwa (ODGJ). Jumlah tersebut merupakan capaian riset kesehatan dasar (riskesdas) yang dilakukan sepanjang Januari 2018 hingga Januari 2019 dengan kategori berat. Ironisnya dari 545 IDGJ tadi, 13 penderita di antaranya dipasung.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dr Sri Primawati Indraswari mengungkapkan, meningkatnya jumlah temuan ODGJ kategori berat dan berstatus warga Kota Tegal dipicu beberapa faktor. Di antaranya, peningkatan sistem surveilans epidemiologi, adanya peningkatan jejaring layanan, dan penggerakan peran serta masyarakat, khususnya kader ODGJ.

Bahkan, hasil pemetaan jumlah ODGJ tersebut juga merupakan realisasi penjaringan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS PK). ”Data temuan ODGJ, sifatnya tentative. Sebab, kader kesehatan jiwa masyarakat di semua puskesmas masih terus melakukan pemetaan,” terangnya di sela-sela rapat koordinasi Jejaring Kesehatan Jiwa Masyarakat 2019 di ruang rapat Lantai II Setda Kota Tegal, kemarin.

Mengacu hasil pendataan ODGJ, lanjut Prima, jumlah total temuan kasus tersebut didominasi usia produktif dengan sejumlah faktor penyebab. Yakni, psikologi atau psycotic dan faktor psiko sosial yang berpotensi terjadi karena pengaruh lingkungan.

Bahkan, kata dia, untuk menyelesaikan permasalahan ODGJ tersebut, pihaknya sudah membentuk tim koordinasi kesehatan jiwa masyarakat. Tujuannya, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) petugas kesehatan jiwa dan pembentukan kader peduli kesehatan jiwa.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Yuli Prasetya menambahkan, terkait upaya penanganan ODGJ, kini Dinas Kesehatan Kota Tegal terus menggencarkan dalam pengendalian kesehatan jiwa masyarakat.

Di antaranya, dengan peningkatan kapasitas pelayanan puskesmas sebagai fasyankes terdepan, sosialisasi kesehatan jiwa masyarakat bagi kader, optimalisasi edukasi, dan pemahaman tentang kesehatan jiwa bagi anak sekolah.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga membentuk kader kesehatan jiwa masyarakat dan peningkatan surveilans jiwa bagi petugas. ”Yang terpenting, edukasi kesehatan jiwa bagi keluarga penderita juga dilakukan untuk memotivasi keluarga sekaligus berobat secara teratur dan merubah stigma negatif,” tandasnya. (syf/fat/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Mayat Mengambang di Guci Ternyata Tante Balita yang Dilaporkan Hilang

Mayat Mengambang di Guci Ternyata Tante Balita yang Dilaporkan Hilang

Perempuan yang tewas mengambang dan penemuan bocah laki-laki yang tengah menangis sendirian di Obyek Wisata Guci Tegal ternyata masih berhubungan.


Petugas Pemilu yang Dirawat di Rumah Sakit Terus Bertambah

Petugas Pemilu yang Dirawat di Rumah Sakit Terus Bertambah

Petugas Pemilu yang jatuh sakit di Kabupaten Tegal terus bertambah. Hingga, Rabu (24/4) kemarin, jumlahnya bertambah menjadi 15 orang.


Alun-alun Tegal Bakal Dilengkapi Taman Bunga

Alun-alun Tegal Bakal Dilengkapi Taman Bunga

Pemerintah Kota Tegal berencana merevitalisasi Alun-alun Tegal secara bertahap.


Pengunjung Guci Tewas Mengambang di Kolam Renang Anak

Pengunjung Guci Tewas Mengambang di Kolam Renang Anak

Seorang pengunjung salah satu lokasi pemandian di komplek Obyek Wisata Guci Kabupaten Tegal ditemukan tewas, Rabu (24/4) sore, sekitar pukul 16.00 WIB.


Sterilisasi Jalur Protokol, 25 PGOT Diangkut Satpol PP

Sterilisasi Jalur Protokol, 25 PGOT Diangkut Satpol PP

Puluhan Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT) kembali terjaring razia petugas gabungan Rabu (24/5) siang.


Pakai Innova, Tiga Anggota KPK Datangi Kantor DPMPTSP Kabupaten Tegal

Pakai Innova, Tiga Anggota KPK Datangi Kantor DPMPTSP Kabupaten Tegal

Dugaan kasus tindak pidana pencucian uang dengan tersangka Bupati Mojokerto Jawa Timur Haji Mustofa Kamal Pasa sampai ke Kabupaten Tegal.


Sedang Tunggu Pelanggan, 13 Wanita Penyedia Jasa Pijat di Pantura Digerebek

Sedang Tunggu Pelanggan, 13 Wanita Penyedia Jasa Pijat di Pantura Digerebek

Razia gabungan sejumlah instansi Pemkab Tegal, Selasa (23/4) malam, berhasil mengamankan 13 wanita.


Kekurangan 2.650 Pegawai, Pemkot Tegal Segera Buka Seleksi 625 PPPK

Kekurangan 2.650 Pegawai, Pemkot Tegal Segera Buka Seleksi 625 PPPK

Pemkot Tegal akan segera membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) jalur umum.


Pantura Kota Tegal Diterjang Rob

Pantura Kota Tegal Diterjang Rob

Puluhan rumah di wilayah RW XI Kelurahan Panggung Kota Tegal kembali terendam rob, Selasa (23/4) sore.


Antisipasi Korban Jiwa, Tim Medis Periksa Petugas PPK yang Mulai Kelelahan

Antisipasi Korban Jiwa, Tim Medis Periksa Petugas PPK yang Mulai Kelelahan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal menggandeng Dinas Kesehatan untuk memeriksa anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang sedang melakukan rekapitu



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!