Lokal
Share this on:

831 Orang di Kabupaten Tegal Terinfeksi HIV/AIDS

  • 831 Orang di Kabupaten Tegal Terinfeksi HIV/AIDS
  • 831 Orang di Kabupaten Tegal Terinfeksi HIV/AIDS

EVALUASI - Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal Bahrun bersama anggota DPRD berdialog dengan Biro Hukum Pemprov Jateng terkait Raperda tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS, kemarin. (yerry novel/radar slawi)

SLAWI - 831 orang di Kabupaten Tegal terdeteksi mengidap penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS). Mereka berusia anak-anak, remaja, hingga orang tua.

Mengingat hal itu, DPRD Kabupaten Tegal tidak lama lagi akan mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS menjadi Peraturan Daerah (Perda).

"Saat ini, raperda sedang dievaluasi di Biro Hukum Pemprov Jateng. Harapan kami, setelah adanya perda ini, jumlah penderita HIV/AIDS akan berkurang," kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal Bahrun, kemarin.

Dia menyatakan, raperda inisiatif ini telah melalui kajian naskah akademik dengan menggandeng Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. Selain itu, telah dilakukan public hearing dengan melibatkan sejumlah pihak terkait.

Setelah dibahas DPRD, raperda yang terdiri dari 14 bab dan 40 pasal itu, dievaluasi Biro Hukum Pemprov Jateng. Hal itu dilakukan agar tidak berbenturan dengan aturan di atasnya.

"Jika prosedur telah dilalui, maka tinggal disahkan menjadi perda," ujar politikus PKS itu.

Menurut dia, raperda itu diharapkan bisa mendorong para pegiat HIV/AIDS untuk bisa mendeteksi para penderita. Dijelaskan, estimasi penderita HIV/AIDS di Jawa Tengah sekitar 47.514 orang. Sedangkan, estimasi di Kabupaten Tegal sekitar 1.132 orang.

Dari jumlah itu, baru terdeteksi 831 orang dengan jumlah rincian untuk penderita HIV 412 orang, dan jumlah AIDS 419 orang. "Semoga hanya segitu saja (yang menderita HIV/AIDS). Kita harus bisa mencegah dan menanggulanginya," harapnya.

Dia mengungkapkan, Raperda Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS secara garis besar mengatur tentang pencegahan penularan HIV, pencegahan penularan HIV/AIDS pada calon pengantin, pencegahan penularan di tempat kerja, promosi, deteksi dini, penanggulangan, pengobatan dan rehabilitasi, perawatan dan dukungan, serta penanggulangan penyebaran HIV/AIDS dari ibu ke anaknya.

"Raperda juga mendorong adanya fasilitas pelayanan kesehatan, SDM, ketersediaan obat dan perbekalan kesehatan, serta pendanaan," jelasnya.

Dia berharap dengan terbentuknya Perda Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS bisa dimaksimalkan untuk mendeteksi dini para penderita HIV/AIDS. Selain itu, juga untuk menghentikan penularan HIV/AIDS, sehingga jumlah penderita penyakit mematikan itu tidak terus bertambah. (yer/ima/jpg)

Berita Sebelumnya

Brebes Kekurangan 3.066 Guru PNS
Brebes Kekurangan 3.066 Guru PNS

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Ratusan Sopir Diperiksa Kesehatannya

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Ratusan Sopir Diperiksa Kesehatannya

Ratusan awak bus, Jumat (14/12), dicek kesehatannya oleh petugas gabungan di Terminal Bus Tegal.


Blangko Terbatas, 71 Ribu Warga Harus Sabar Tunggu E-KTP-nya Dicetak

Blangko Terbatas, 71 Ribu Warga Harus Sabar Tunggu E-KTP-nya Dicetak

Jumlah warga Kabupaten Tegal yang sudah melakukan perekaman e-KTP dan datanya siap cetak atau berstatus print ready record (PRR) mencapai 71.000 orang.


Yuk ke Bukit Tangkeban, Bisa Selfi sekaligus Bernostalgia Lho Gaes...

Yuk ke Bukit Tangkeban, Bisa Selfi sekaligus Bernostalgia Lho Gaes...

Bukit Tangkeban di Desa Nyalembeng Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang semakin cantik.


Empat Pembobol ATM Disergap saat Beraksi di SPBU Karanganyar

Empat Pembobol ATM Disergap saat Beraksi di SPBU Karanganyar

Sindikat pembobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) disergap Satreskrim Polres Tegal Kota, Jumat (14/12) siang.


Diduga Pakai Uang Sisa Prona Rp98,5 Juta, Kades di Brebes Digeruduk Warganya

Diduga Pakai Uang Sisa Prona Rp98,5 Juta, Kades di Brebes Digeruduk Warganya

Warga Desa Kedunguter Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes, yang tergabung dalam Forum Masyarakat Kedunguter, Jumat (14/12), menggeruduk kantor Desa Kedunguter.


Belum Sempat Kuras Isi Toko, Komplotan Maling Ini Keburu Diringkus

Belum Sempat Kuras Isi Toko, Komplotan Maling Ini Keburu Diringkus

Tim Resmob Satreskrim Polres Tegal meringkus komplotan pembobol toko di wilayah Kabupaten Tegal. Salah seorang anggota komplotan maling ini ternyata masih di ba


Banyak Kecelakaan, Jalur Bawah Flyover Kretek Diminta Difungsikan Lagi

Banyak Kecelakaan, Jalur Bawah Flyover Kretek Diminta Difungsikan Lagi

Banyaknya desakan agar jalur di bawah Flyover Kretek difungsikan lagi, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Brebes melakukan inventarisasi.


Rusak, 5.634 KTP Elektronik Akan Dipotongi

Rusak, 5.634 KTP Elektronik Akan Dipotongi

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tegal akan memusnahkan 5.634 KTP elektronik (KTP el).


Bantu Alat Keselamatan untuk Nelayan, Umi Minta Jangan Dijual

Bantu Alat Keselamatan untuk Nelayan, Umi Minta Jangan Dijual

250 nelayan di Kabupaten Tegal mendapat alat pelindung diri (APD) dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Kamis (13/12).


Heboh Suara Mendengung, BMKG Pastikan Bukan Patahan atau Gempa

Heboh Suara Mendengung, BMKG Pastikan Bukan Patahan atau Gempa

Sejumlah warga di Kabupaten Tegal dan sekitarnya dikejutkan dengan bunyi mendengung yang tak lazim, Jumat (14/12), sekitar pukul 01.10 WIB dinihari.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!