Lokal
Share this on:

845 Perempuan di Kota Tegal Berisiko Kena HIV/AIDS

  • 845 Perempuan di Kota Tegal Berisiko Kena HIV/AIDS
  • 845 Perempuan di Kota Tegal Berisiko Kena HIV/AIDS

STAN PEMERIKSAAN – Dinkes membuka stan pemeriksaan di Alun-alun Tegal saat memperingati Hari AIDS Sedunia, Minggu (3/12) lalu.

TEGAL - Peringatan Hari AIDS Sedunia diperingati setiap 1 Desember. Di Kota Tegal, sebanyak 845 perempuan berisiko terinfeksi HIV/AIDS.

Angka tersebut tercatat dalam Buku Estimasi dan Proyeksi HIV/AIDS 2011-2016 yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kemenkes melakukan estimasi dan proyeksi dengan menggunakan perangkat lunak Asian Epidemic Model (AEM).

AEM digunakan sebagai alat bantu untuk memproyeksikan dampak epidemi HIV dengan menentukan faktor yang paling mempengaruhi terjadinya infeksi. Adapun, 845 perempuan tersebut adalah perempuan pada populasi umum yang melakukan hubungan seks dengan pasangan yang telah terinfeksi, serta perempuan yang berperilaku berisiko pada tahun sebelumnya atau sudah terinfeksi.

Jumlah yang cukup besar juga pada lelaki seks lelaki (LSL). Yakni, sebanyak 582 orang. Kemudian, disusul pelanggan wanita pekerja seks (WPS) langsung sebanyak 403 orang, laki-laki risiko rendah 350 orang, pelanggan waria 146 orang, WPS langsung 65 orang, waria 48 orang, pengguna jarum suntik (penasun) 45 orang, dan pelanggan WPS tidak langsung 1 orang.

Pemerintah Kota Tegal menegaskan konsen dalam mengangani permasalahan HIV/AIDS. “Kami akan membuat Peraturan Daerah tentang Penanggulangan HIV/AIDS. Apabila ada payung hukumnya, kegiatan berjalan lebih terarah,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Suharjo melalui Kepala Bidang Pencegahan Penularan Penyakit Khusnul Hidayati, kemarin.

Pengelola Program HIV/AIDS dan IMS Lenny Harlina memaparkan, sejak 2008 sampai Oktober 2017, Dinkes telah menemukan 230 orang dengan HIV/AIDS. Yakni, 111 penderita HIV, 119 AIDS, di mana 44 di antaranya meninggal dunia. Mereka terdiri dari 86 pelanggan WPS, 41 pasangan risiko tinggi, 46 LSL, 16 WPS, 13 penasun, 10 WBP, 8 waria, dan 10 lainnya.

Menurut Lenny, penemuan tersebut baru beberapa persen dari estimasi dan proyeksi Kemenkes karena belum semua diperiksa. Dinkes menyediakan tempat pemeriksaan di delapan puskesmas dan RSUD Kardinah, RS Mitra Siaga, serta Klinik Siti Hajar. Rencananya, tahun depan akan menambah empat tempat pemeriksaan.

“Yang ditakutkan sebenarnya bukan penyakitnya. Namun, tindakan diskriminatif terhadap orang dengan HIV/AIDS. Padahal, kontak sosial tidak akan menimbulkan penularan. Sehingga, mereka seharusnya tidak perlu didiskriminasikan,” ujar Lenny.

Di Kota Tegal sendiri Hari AIDS Sedunia mengusung tema Saya Berani Saya Sehat. Peringatan Hari AIDS Sedunia diisi dengan senam bersama, talk show, dan pelayanan pemeriksaan yang dipusatkan saat Car Free Day di Alun-alun Tegal, Minggu (2/12). (nam/ela/zul)


Berita Sebelumnya

Ngemplang UMK, Penjara Maksimal 4 Tahun
Ngemplang UMK, Penjara Maksimal 4 Tahun

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Lima Kali Apus, Suspect Difteri di Kota Tegal Negatif

Lima Kali Apus, Suspect Difteri di Kota Tegal Negatif

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis RSUD Kardinah, Aska (5), yang berstatus pasien suspect difteri dinyatakan negatif.


Razia Gabungan Tangkap 13 Kendaraan Bodong

Razia Gabungan Tangkap 13 Kendaraan Bodong

Operasi pemeriksaan kelaikan jalan kendaraan bermotor roda empat kembali digelar Dishub Kabupaten Tegal bersama Satlantas Polres Tegal.


Siang Ini, Massa PKS Padati Alun-alun Bela Palestina

Siang Ini, Massa PKS Padati Alun-alun Bela Palestina

Sejumlah massa dari PKS direncanakan akan memadati alun-alun Kota Tegal, Jumat (14/12) siang ini.


Lima Tahun Terakhir, Angka Kekerasan Anak dan Perempuan Menurun

Lima Tahun Terakhir, Angka Kekerasan Anak dan Perempuan Menurun

Dalam kurun waktu 5 tahun, angka kekerasan terhadap anak dan perempuan mengalami penurunan.


Nyuri Tujuh Motor, Residivis Kambuhan Diringkus

Nyuri Tujuh Motor, Residivis Kambuhan Diringkus

Petualangan Andri Fitrio Mulyo (24), residivis kasus pencurian di Kabupaten Tegal akhirnya berakhir, setelah dibekuk Resmob Satuan Reskrim Polres Tegal.


Harga Daging Ayam hingga Cabai Mulai Naik

Harga Daging Ayam hingga Cabai Mulai Naik

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional di Kabupaten Tegal mulai merangkak naik.


Cegah Penyimpangan Harga, Tim Gabungan Sidak Pasar

Cegah Penyimpangan Harga, Tim Gabungan Sidak Pasar

Tim gabungan dari Polres Tegal, Pemkab Tegal, dan Bulog Sub Divisi Regional VI Pekalongan menggelar sidak di pasar tradisional, Kamis (14/12).


Tak Sesuai Estetika, Mang Damin Usul Gazebo Alun-alun Dibongkar

Tak Sesuai Estetika, Mang Damin Usul Gazebo Alun-alun Dibongkar

Keberadaan podium (gazebo) Alun-alun Kota Tegal, diusulkan untuk dibongkar.


Terindikasi Positif, Dua Pemandu Lagu Seksi Dibawa BNN Kota Tegal

Terindikasi Positif, Dua Pemandu Lagu Seksi Dibawa BNN Kota Tegal

Mengantisipasi masuknya narkoba saat perayaan natal dan tahub baru 2018, BNNK Tegal melakukan razia disejumlah tempat hiburan malam Rabu (13/12) malam.


Uang Bulanan Macet, 29 Atlet Kota Tegal Hengkang

Uang Bulanan Macet, 29 Atlet Kota Tegal Hengkang

29 atlet menarik diri atau mundur dari Koni Kota Tegal. Para atlet mengaku tidak mendapatkan uang pembinaan dalam setahun terakhir.



Berita Hari Ini

Kolom

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!