Lokal
Share this on:

93.361 Orang di Brebes Belum Punya Akta Kelahiran

  • 93.361 Orang di Brebes Belum Punya Akta Kelahiran
  • 93.361 Orang di Brebes Belum Punya Akta Kelahiran

ANTRE - Sejumlah pemohon memadati kantor pelayanan Disdukcapil Brebes, kemarin. (eko fidiyanto/radar brebes)

BREBES - Kepemilikan akta kelahiran di Kabupaten Brebes masih menempati peringkat 20 di Jawa Tengah. Hal itu seiring digencarkannya program percepatan kepemilikan akta kelahiran dan akta kematian, yang kini sudah dibuat Peraturan Bupati (Perbub) percepatan administrasi kependudukan (adminduk) tersebut.

Data Kepemilikan Akta Lahir Jawa Tengah yang dirilis pada 23 Februari 2018 mencatat, di Kabupaten Brebes terdapat 561.959 warga usia di bawah 18 tahun yang seharusnya memiliki akta kelahiran, namun Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Brebes baru menerbitkan akta kelahiran sejumlah 468.598 orang.

Dengan jumlah penduduk yang mencapai 1,8 uta jiwa, Disdukcapil belum bisa mengcover usia 0-18 tahun untuk memiliki akta lahir. Sehingga saat ini masih ada yang belum memiliki akta kelahiran sejumlah 93.361 orang.

Hal itu berarti capaian kepemilikan adminduk ini baru mencapai 83,39 persen, yang sebelumnya pada 24 Januari lalu jumlahnya sekitar 82,36 persen. "Jumlah penduduk Kabupaten Brebes cukup banyak, untuk satu persennya saja bisa mencapai 6000 jiwa. Misalnya dibandingkan dengan Kota Tegal, paling untuk satu persennya hanya 500 jiwa. Jadi untuk saat ini capaian kepemilikan akta lahir baru 83,39 persen," ungkap Kepala Disdukcapil Brebes, Asmuni, kemarin.

Saat ini Pemkab Brebes tengah menyusun SOP dan SP bagi operator Disdukcapil dan operator kecamatan setelah berlakunya Perbup No 116 Tahun 2017 tentang Kecepatan Cakupan Akta Kelahiran dan Kematian. Pihaknya pun terus melakukan program percepatan kepemilikan akta kelahiran dengan datang ke desa-desa.

Seiring disahkannya perbup itu, Disdukcapil menargetkan, tahun 2018 ini capaian akta kelahiran menyentuh bisa angka 85 atau 90 persen. Hal itu mengingat upaya Pemkab Brebes untuk memberikan layanan adminduk secara gratis dengan proses kepengurusannya yang semakin dipermudah.

Asmuni menjelaskan, upaya Disdukcapil dalam percepatan akta kelahiran dilakukan dengan jemput bola ke desa-desa maupun ke sekolah. Selain itu, program percepatan juga dilakukan di rumah sakit maupun puskesmas saat anak baru lahir.

Pihaknya langsung memberikan akta lahir dan kartu keluarga (KK) baru. "Begitu bayi lahir, langsung dapat akta dan KK baru. Kami sudah menjalin kerjasama dengan puskesmas maupun RSUD," jelasnya.

Pihaknya meminta, masyarakat yang hendak mengurus adminduk di Disdukcapil, harus mengurus sendiri. Hal itu lantaran Disdukcapil menggratiskan semua kepengurusan adminduk bagi masyarakat. Namun masih banyak masyarakat yang belum sadar adminduk.

"Kami tidak memungut biaya untuk mengurus adminduk. Semuanya gratis," tandasnya. (fid/ism/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Kepadatan Meningkat, One Way Diberlakukan di Tol Brebes-Semarang

Kepadatan Meningkat, One Way Diberlakukan di Tol Brebes-Semarang

Kepadatan kendaraan di ruas tol Brebes-Semarang mulai meningkat Senin (18/6) sore setelah mulai dibuka


H+3, Arus Mudik Masih Terlihat di Tol Brebes-Semarang

H+3, Arus Mudik Masih Terlihat di Tol Brebes-Semarang

Jalan tol fungsional Brebes-Semarang masih dipadati pemudik yang hendak pulang ke kampung halamannya.


Tiga Penyeberang Tertabrak Motor, Seorang Tewas

Tiga Penyeberang Tertabrak Motor, Seorang Tewas

Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Raya Ketanggungan-Sitanggal Desa Dukuhturi Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes, Sabtu (16/6) malam


Begini Kondisi Tol Brebes-Semarang pada Puncak Arus Mudik Malam Ini

Begini Kondisi Tol Brebes-Semarang pada Puncak Arus Mudik Malam Ini

Gelombang arus kendaraan pemudik terus menunjukkan peningkatan di ruas tol Brebes-Semarang, Rabu (13/6) malam,


Kurangi Antrean, Pembelian BBM di Tol Brebes-Semarang Dibatasi

Kurangi Antrean, Pembelian BBM di Tol Brebes-Semarang Dibatasi

Pertamina membatasi pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kios Pertamax yang ada di ruas tol fungsional Brebes-Semarang.


Tol Brebes-Semarang Mulus, Usaha di Kota Tegal Sekarat

Tol Brebes-Semarang Mulus, Usaha di Kota Tegal Sekarat

Pembangunan Jalan Tol Brebes-Semarang berimbas terhadap menurunnya perekonomian di Kota Tegal pada Lebaran tahun ini.


Tol Brebes-Semarang Padat, Rest Area Buka Tutup karena Penuh

Tol Brebes-Semarang Padat, Rest Area Buka Tutup karena Penuh

Volume kendaraan di ruas tol Brebes-Semarang kembali menunjukkan peningkatan Rabu (13/6) atau H-2 lebaran. Diberlakukan buka tutup di rest area.


Begal Motor Bertato Hello Kitty di Brebes Ini Bisa Sadis Juga

Begal Motor Bertato Hello Kitty di Brebes Ini Bisa Sadis Juga

Gabungan personil Unit Reskrim Polsek Brebes dan Sat Reskrim Polres Brebes berhasil mengamankn empat pelaku pencurian dengan pemberatan, Selasa (12/6) pagi.


Dua Hari, Konsumsi BBM di Tol Brebes-Semarang Tembus 60.259 Liter

Dua Hari, Konsumsi BBM di Tol Brebes-Semarang Tembus 60.259 Liter

Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di ruas tol fungsional Brebes-Semarang mencapai 60.259 liter.


Meski Sudah Dibuka, Pintu Tol Tegal Hanya untuk Keluar Pemudik

Meski Sudah Dibuka, Pintu Tol Tegal Hanya untuk Keluar Pemudik

Hingga H-4, Senin (11/6), tercatat sudah lebih dari 30-an ribu pemudik yang melintasi Tol Fungsional Brebes-Pemalang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!