• Home
  • Berita Lokal
  • Ada Bahan Pewarna Berbahanya, Ratusan Bal Kerupuk Mi Dimusnahkan

Lokal
Share this on:

Ada Bahan Pewarna Berbahanya, Ratusan Bal Kerupuk Mi Dimusnahkan

  • Ada Bahan Pewarna Berbahanya, Ratusan Bal Kerupuk Mi Dimusnahkan
  • Ada Bahan Pewarna Berbahanya, Ratusan Bal Kerupuk Mi Dimusnahkan
  • Ada Bahan Pewarna Berbahanya, Ratusan Bal Kerupuk Mi Dimusnahkan
  • Ada Bahan Pewarna Berbahanya, Ratusan Bal Kerupuk Mi Dimusnahkan

SLAWI - Seratusan bal kerupuk mi dimusnahkan Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Jumat (16/3) pagi. Barang bukti itu disita petugas dari produsen lantaran mengandung bahan pewarna makanan berbahaya.

Kerupuk mi yang dimusnahkan merupakan hasil sitaan kegiatan pengawasan Februari kemarin. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar dan digilas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Hendadi Setiadi mengatakan barang bukti itu merupakan hasil sitaan 12-13 Februari lalu. Jumlahnya yakni 104 bal.

"Kerupuk mi itu disita lantaran mengandung bahan pewarna berbahaya yakni auramin," katanya.

Hendadi menambahkan, barang bukti itu disita dari sejumlah produsen yang ada. Menurutnya, kedepan dinas akan melakukan pengawasan terhadap produsen lebih ketat lagi.

Lihat Vidoenya di Instagram @radartegalofficial

Setda Kabupaten Tegal dr. Widodo Joko Mulyono dalam sambutannya mengatakan langkah pemusnahan merupakan wujud aksi nyata dari gerakan bersama membangun negeri dengan meningkatkan kesadaran, pengetahuan sekaligus menjamin keamaban pangan di masyarakat. Menurutnya, pelanggaran di bidang obat dan makanan merupakan kejahatan kemanusiaan yang serius.

"Sebab, selain merugikan kesehatan masyarakat, juga mengganggu ketahanan nasional. Terlebih, jika itu dikonsumsi anak-anak. Generasi penerus kita," tegas Joko. (muj/zul)


Berita Sejenis

Pemkab Tegal Tepis Masih Ada Perusahaan yang Gaji Karyawan Tidak sesuai UMK

Pemkab Tegal Tepis Masih Ada Perusahaan yang Gaji Karyawan Tidak sesuai UMK

Pekerja pabrik teh 2 Tang Adiwerna Kabupaten Tegal sempat menggelar aksi unjuk rasa dan mogok kerja untuk menuntut pembayaran upah sesuai UMK.


Tak Perpalang, 6 Perlintasan KA di Pemalang Rawan Kecelakaan

Tak Perpalang, 6 Perlintasan KA di Pemalang Rawan Kecelakaan

Sedikitnya ada enam perlintasan kereta api di Pemalang yang dinilai rawan kecelakan.


Kebijakan Dinilai Memberatkan, Karyawan Tuntut HRD Diganti

Kebijakan Dinilai Memberatkan, Karyawan Tuntut HRD Diganti

Ratusan karyawan pabrik teh di Jalan Raya Selatan Adiwerna Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal menggelar aksi unjuk rasa di depan pabrik, Senin (16/4) pagi.


Ketati Peredaran Miras, Polisi Gencarkan Razia

Ketati Peredaran Miras, Polisi Gencarkan Razia

Ratusan botol minuman keras berbagai merk dan ukuran di wilayah hukum Kepolisian Resor Tegal Kota disita petugas dari sejumlah lokasi, Sabtu (14/4) lalu.


Ditimbun Sampah, Pantai Muarareja Dibersihkan

Ditimbun Sampah, Pantai Muarareja Dibersihkan

Ratusan warga dari sejumlah elemen mengikuti kegiatan bersih-bersih pantai di Pantai Muarareja, Jumat (15/4).


Pembegal Tinggalkan Motor Korban di Jalan Sipelem

Pembegal Tinggalkan Motor Korban di Jalan Sipelem

Tak hanya membawa kabur uang ratusan juta rupiah milik korbannya H. Sultoni, kawanan begal juga membawa kabur motor yang dipakai korban.


Paslon Harus Lapor Jika Mau Memperbanyak Bahan Kampanye

Paslon Harus Lapor Jika Mau Memperbanyak Bahan Kampanye

KPU Kabupaten Tegal menyerahkan bahan kampanye (BK) untuk pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati yang berlaga di pemilihan bupati (pilbup) Tegal.


Arus Kendaraan Berat Meningkat Tanjakan Ciregol Dipantau

Arus Kendaraan Berat Meningkat Tanjakan Ciregol Dipantau

Muspika Tonjong bersama jajaran instansi pemerintah terkait terus memantau kondisi yang ada di sejumlah wilayah rawan bencana.


510 Orang di Kota Tegal Positif Idap TBC

510 Orang di Kota Tegal Positif Idap TBC

Sepanjang 2017, ratusan warga Kota Tegal tercatat positif menderita penyakit tuberculosis (TBC).


Di Pemalang Ada 417 Kasus HIV/AIDS, 116 Penderita Meninggal

Di Pemalang Ada 417 Kasus HIV/AIDS, 116 Penderita Meninggal

Anggota DPRD Kabupaten Pemalang saat ini sedang mengalami kegalauan terhadap kondisi daerahnya yang semakin memprihatinkan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!