Lokal
Share this on:

Ada Dua Wahana Baru, Guci Optimis Dongkrak Pendapatan Daerah

  • Ada Dua Wahana Baru, Guci Optimis Dongkrak Pendapatan Daerah
  • Ada Dua Wahana Baru, Guci Optimis Dongkrak Pendapatan Daerah
  • Ada Dua Wahana Baru, Guci Optimis Dongkrak Pendapatan Daerah
  • Ada Dua Wahana Baru, Guci Optimis Dongkrak Pendapatan Daerah

BUMIJAWA - Keberadaan dua wahana baru di obyek wisata Guci Kabupaten Tegal diharapkan bisa mendongkrak Pendapatan asli daerah (PAD) yang diperoleh destinasi wisata andalan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal itu. Menjelang akhir tahun ini, realiasi PAD sudah hampir mencapai 90 persen.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Guci Abdul Haris mengatakan, ‎capaian PAD sudah mencapai 84,36 persen dari target yang dipatok Pemkab Tegal sebesar Rp3,7 miliar pada tahun ini.‎ "Sampai Minggu kemarin capaian target PAD kami sudah terealisasi 84,36 persen," kata Guci, kemarin.

Haris optimistis target PAD yang dipatok bisa terealisasi‎ 100 persen pada akhir tahun nanti seperti tahun-tahun sebelumnya. Terlebih lagi, ada dua wahana baru berupa sepeda gantung dan kereta gantung yang bisa meningkatkan kunjungan wisatawan.

"Harapannya keberadaan dua wahana baru itu bisa semakin meningkatkan jumlah PAD yang diperoleh Guci," ujar Haris.

‎Haris menyebut, wisatawan yang datang ke Guci tidak hanya dari sejumlah daerah Indonesia. Ada juga wisatawan dari luar negeri yang datang untuk menikmati kesejukan alam di Guci. "Semoga sampai akhir tahun bisa semakin banyak wisatawan yang datang," ucapnya.

Seperti diketahui, setelah wahana sepeda gantung yang diresmikan akhir tahun lalu, kini satu lagi wahana baru di Guci yakni kereta gantung. Wahana yang pembangunannya bekerjasama dengan investor itu sudah bisa dijajal wisatawan mulai Minggu (2/9) lalu. (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tak Ditahan, Qomar Wajib Lapor Seminggu Dua Kali

Tak Ditahan, Qomar Wajib Lapor Seminggu Dua Kali

Kasus pemalsuan ijazah S2 dan S3 dengan tersangka Nurul Qoma, mantan Rektor Universitas Muhadi Setiabudi (Ummus) Brebes


Dua Rumah Warga Terancam Tergerus Akibat Longsor Sungai Cacaban

Dua Rumah Warga Terancam Tergerus Akibat Longsor Sungai Cacaban

Dua rumah milik warga di Dukuh Banjarwaru, Desa Karangjati, Kecamatan Tarub terancam tergerus akibat Sungai Cacaban longsor.


Waspada, Ketanggungan Daerah Paling Luas Rawan Bencana Kekeringan

Waspada, Ketanggungan Daerah Paling Luas Rawan Bencana Kekeringan

Kecamatan Ketanggungan menjadi daerah paling rawan mengalami kekeringan di musim kemarau.


Hari Kedua Verifikasi Berkas, Antrean Siswa Masih Panjang

Hari Kedua Verifikasi Berkas, Antrean Siswa Masih Panjang

Antrean panjang calon siswa masih terlihat di hari kedua verifikasi berkas Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sejumlah SMA Negeri


Athoilah = IPHI Jangan Hanya Mengurusi Persoalan Haji

Athoilah = IPHI Jangan Hanya Mengurusi Persoalan Haji

Ketua Pengurus Daerah IPHI Kabupaten Brebes H Athoillah Syatori berharap ke depan akan lebih banyak lagi gedung IPHI tingkat kecamatan yang dibangun.


Meski Ada Sistem Zonasi, Siswa Tetap Pilih Sekolah Unggulan

Meski Ada Sistem Zonasi, Siswa Tetap Pilih Sekolah Unggulan

Meski pemerintah melalui Kemendikbud RI telah menetapkan sistem zonasi bagi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)


Ada Gus Faris dan Habib Lutfi di Klenteng Hook Ie Kiong

Ada Gus Faris dan Habib Lutfi di Klenteng Hook Ie Kiong

Forum Silaturahmi Nusantara (FSN) akan menggelar halalbihalal lintas agama, Sabtu (22/6)


Dua Lokasi Terindikasi Sikap Intoleransi

Dua Lokasi Terindikasi Sikap Intoleransi

Di Kabupaten Tegal, ada beberapa kegiatan yang terindikasi ke arah intoleransi


Atasi Sampah OW Guci, DLH Turunkan Alat Berat dan Tujuh Armada Truk

Atasi Sampah OW Guci, DLH Turunkan Alat Berat dan Tujuh Armada Truk

Pasca- Lebaran, terjadi penumpukan sampah yang didominasi plastik begitu besar di Obyek Wisata (OW) Guci.


Tunggak Tagihan, 2.000 Pelanggan PDAM Disegel

Tunggak Tagihan, 2.000 Pelanggan PDAM Disegel

Sedikitnya 2.000 pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) menunggak pembayaran tagihan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!