Lokal
Share this on:

Agung-Afif Minta KPUD Pemalang Tunda Rekapitulasi

  • Agung-Afif Minta KPUD Pemalang Tunda Rekapitulasi
  • Agung-Afif Minta KPUD Pemalang Tunda Rekapitulasi

PEMALANG - Tim Pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo dan Afifudin, Sumari, Jumat (11/12), meminta Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Pemalang menunda rekapitulasi dan penetapan pemenang Pilkada Pemalang.

Permintaan Sumari itu didasarkan pada banyaknya kecuragan-kecurangan yang ditemukan timnya saat pilkada. Kecurangan-kecurangan itu dilakukan secara sistematis salah satu paslon.

Indikasinya bisa terlihat misalnya adanya pengkondisian jaringan birokrasi baik PNS, guru, dan kepala desa secara terstruktur dan masif. Selain itu, beber Sumari, juga penggunaan anggaran dan fasilitas negara, baik yang bersumber dari APBD/APBN dan perusahaan daerah untuk memenangkan salah satu paslon.

Kecurigaan-kecurigaan itu, rinci Sumari, bisa dilihat dari kasus seperti penggunaan dana program keluagra harapan dari Kementrian Sosial, indikasi lelang pemenangan TPS salah satu paslon yang dilakukan kepala-kepala SKPD dan perusahaan daerah, dan pencarian dana ADD yang dicairkan mendekati coblosan 9 Desember lalu.

Menurut dia, dana-dana tadi dimanfaatkan untuk memenangkan salah satu paslon. Kemudian, ada juga intimidasi dan teror kepada Calon Wakil Bupati Pemalang Afifudin dan timsesnya. Terakhir, papar Sumari, diskriminasi pelayanan publik kepada masyarakat yang tidak mendukung kepada salah satu paslon.

"Dari indikasi-indikasi kecurangan inilah, kami menyatakan sikap. Tunda rekapitulasi suara tingkat kabupaten dan penetapan paslon terpilih,? tegasnya.

Kecuali itu, tim juga mendesak Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Komisi Aparatur Sipil Negara, Panwaslu, Komisi A DPRD, dan Bawaslu menginvestigasi kecurangan-kecurangan itu. Sumari bahkan meminta BPK, BPKP, dan KPK mengaudit penggunaan APBD 2015 serta mengambil tindakan tegas bila terbukti ada pelanggaran tindak pidana pilkada, pidana umum, maupun pidana korupsi.

Sementara itu, Mukti Agung Wibowo berterima kasih kepada semua tim partai koalisi maupun tim pemenangan, pendukung, relawan, dan masyarakat Pemalang yang sudah memilihnya. ?Kami meminta maaf bila dalam pelaksanaan, keseharian, dan kegiatan-kegiatan selama pilkada ada kekurangan," ujar Agung.

Agung masih menunggu hasil resmi dari KPU Pemalang. Sedangkan Afifudin meminta kecurangan-kecurangan yang merugikan segera diusut. ?Pengkondisian dan mengorganisasi aparatur negara, itu melanggar UU. Karena itu, ini tidak bisa dibenarkan. Apapun bentuknya kebenaran harus di ungkap," pintanya (ris/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Pekan Depan, Jalur Baru Ciregol Dibuka
Pekan Depan, Jalur Baru Ciregol Dibuka

Berita Sejenis

Layanan Berangsur Normal, Mandiri Minta Nasabah Tak Kuatir

Layanan Berangsur Normal, Mandiri Minta Nasabah Tak Kuatir

Tidak bisa diaksesnya sejumlah layanan perbankan di Bank Mandiri, Sabtu (20/7), membuat nasabahnya di Slawi, Brebes, dan Tegal panik.


Gelombang Tinggi, Nelayan Takut Melaut dan Pilih Banting Setir

Gelombang Tinggi, Nelayan Takut Melaut dan Pilih Banting Setir

Sejumlah nelayan di perairan Tanjursari Pemalang memilih tak melaut karena gelombang tinggi.


Awas! Pasar Burung Pemalang Rawan Pencurian dan Kumuh

Awas! Pasar Burung Pemalang Rawan Pencurian dan Kumuh

Pencurian burung rupanya juga sering terjadi di Pasar Burung Pemalang. Korbannya para pedagang setempat.


Wali Kota Minta Didoakan, Jamaah Ini Harus Digendong saat Naik Bus

Wali Kota Minta Didoakan, Jamaah Ini Harus Digendong saat Naik Bus

Ratusan jamaah calon haji Kota Tegal yang tergabung dalam Kloter 40 diberangkatkan, Rabu (17/7) malam.


Seru! 11 Polisi Dilepas dengan Becak Hias

Seru! 11 Polisi Dilepas dengan Becak Hias

Tidak seperti periodesasi sebelumnya, memasuki masa purna, 11 personel Polres Pemalang mengikuti upacara wisuda purnabhakti gerbangpora.


Mikrobus vs Avanza, 1 Meninggal, 10 Korban Luka-luka

Mikrobus vs Avanza, 1 Meninggal, 10 Korban Luka-luka

Sebuah mikrobus bertabrakan dengan Avanza saat melewati jalur selatan yang menurun dan berbelok di Desa Beluk, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang.


Masjid Agung Siap Gelar Salat Gerhana

Masjid Agung Siap Gelar Salat Gerhana

Sekretaris Yayasan Masjid Agung Kota Tegal, Abdul Khayi, menyatakan bakal menggelar salat gerhana menyambut datangnya fenomena alam gerhana bulan parsial


Anggaran Terbatas, 200 Km Jalan Masih Rusak

Anggaran Terbatas, 200 Km Jalan Masih Rusak

Pemeliharaan ruas jalan tingkat kabupaten yang menjadi tanggung jawab Pemkab Pemalang agaknya tidak bisa selesai tahun ini karena keterbatasan anggaran.


Hingga Juni, 22 Kasus Curat dan 10 Narkoba Terjadi

Hingga Juni, 22 Kasus Curat dan 10 Narkoba Terjadi

Selama satu semester, terhitung sejak Januari hingga Juni 2019, Polres Pemalang telah mengungkap dua kasus/kejadian cukup penting.


Diperbaiki, Oktober Nanti Pantura Akan Mulus seperti Tol

Diperbaiki, Oktober Nanti Pantura Akan Mulus seperti Tol

Bina Marga Wilayah 1.1 Jawa Tengah menargetkan akhir Oktober 2019, jalan pantura dari Brebes-Pemalang akan mulus seperti jalan tol.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!