• Home
  • Berita Lokal
  • Akses Pertanian Terganggu, Petani Keluhkan Proyek Tol Trans Jawa

Lokal
Share this on:

Akses Pertanian Terganggu, Petani Keluhkan Proyek Tol Trans Jawa

  • Akses Pertanian Terganggu, Petani Keluhkan Proyek Tol Trans Jawa
  • Akses Pertanian Terganggu, Petani Keluhkan Proyek Tol Trans Jawa

TINJAU LOKASI - Anggota DPRD Kabupaten Tegal Sunodo Sutrisno bersama warga meninjau lokasi jalan terowongan di Desa Penarukan, Adiwerna, Kabupaten Tegal, kemarin. (yerry novel/radar slawi)

SLAWI - Pembangunan jalan Tol Trans Jawa yang melintasi wilayah Kabupaten Tegal dikeluhkan sejumlah petani. Proyek pemerintah pusat itu, dinilai justru melumpuhkan perekonomian para petani.

Sebab, akses jalan pertanian banyak yang tertutup. Utamanya di Desa Penarukan, Kecamatan Adiwerna. ”Sekalipun ada jalan, itu hanya sebuah terowongan yang sempit dan pendek, sehingga kendaraan yang mengangkut hasil pertanian tidak bisa lewat,” kata Anggota DPRD Kabupaten Tegal H. Sunodo Sutrisno, kemarin.

Politikus asal Fraksi Partai Gerindra ini mengaku acapkali mendapat keluhan dari para petani dan warga Desa Penarukan. Mereka berharap agar terowongan itu diperlebar dan ditinggikan.

Dengan begitu, dapat dilalui kendaraan roda empat atau lebih. Sebab, sejak dibangunnya jalan tol itu, warga terpaksa harus memutar arah melalui Jalan Raya II Tegal-Slawi.

”Jarak tempuhnya sangat jauh lebih dari 5 kilometer. Padahal, jika melalui jalan pertanian itu hanya sekitar 1 kilometer,” ujar anggota Komisi II itu.

Dia mengungkapkan, jumlah lahan di Desa Penarukan yang tertutup jalan tol sekitar 50 hektare. Untuk menuju ke lahan tersebut, petani harus melewati terowongan yang ukurannya sangat kecil.

Padahal sebelumnya, ada akses jalan untuk mengangkut hasil pertanian di wilayah tersebut. Tapi kini, warga kesulitan akses jalannya. Warga hanya mengandalkan jalan terowongan itu untuk mengangkut dan menjual hasil pertanian.

”Hampir setiap hari, terowongan itu dipenuhi lumpur dan tergenang air. Kendaraan tidak bisa lewat simpangan. Terowongan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua,” tuturnya.

Menurut dia, jika jalan itu tidak diperlebar, selamanya petani akan kesulitan. Selain itu, jalan terowongan juga akan semakin tinggi karena pengaspalan jalan akan berlangsung setiap tahun.

”Karena itu, kami minta agar jalan terowongan yang mengubungkan Penarukan dan Kaliwadas, diperbaiki,” pintanya.

Hal senada diungkapkan Ketua RT 28 RW 5 Desa Penarukan Hadi Subeno. Dia mengaku kesulitan saat melintas jalan terowongan itu. Hal itu karena jalan di bawah terowongan terdapat cekungan yang terisi air hujan, sehingga masyarakat kerap terjatuh saat melintas jalan tersebut.

”Sebelum proyek pembangunan tol selesai, seharusnya sudah diperbaiki. Jika tidak, selamanya petani dan masyarakat akan sengsara,” ucapnya. (yer/fat/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tingkatkan Produksi, Petani Kembangkan Biji Bawang Merah TSS

Tingkatkan Produksi, Petani Kembangkan Biji Bawang Merah TSS

Petani bawang merah binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tegal melakukan panen perdana biji bawang merah True Shallot Seed (TSS), Selasa (4/12).


Dua Kali Gagal, Pembangunan Pasar Margasari Rp17 Miliar Dilelang Lagi

Dua Kali Gagal, Pembangunan Pasar Margasari Rp17 Miliar Dilelang Lagi

Setelah dua kali gagal lelang, proyek pembangunan Pasar Margasari akan kembali dilelang pada awal tahun depan.


Berteduh di Gubuk, Dua Petani Meninggal Seketika Tersambar Petir

Berteduh di Gubuk, Dua Petani Meninggal Seketika Tersambar Petir

Dua petani meninggal seketika di area persawahan Desa Kedungjati Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal, Kamis (29/11) sore sekitar pukul 14.30 WIB.


Desember Bakal Ada Kereta Api Komuter Tegal-Solo

Desember Bakal Ada Kereta Api Komuter Tegal-Solo

PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan meluncurkan kereta api komuter yang menghubungkan kota-kota di Jawa Tengah dan Jogyakarta.


Gandulan Mulai Macet, Bupati Geram

Gandulan Mulai Macet, Bupati Geram

Bupati Pemalang Junaedi menegur petugas Jasa Marga, lantaran berjubel dan macetnya arus kendaraan di Pintu Tol Gandulan Pemalang.


Iseng Sebar Berita Hoaks soal Gempa, Facebooker Ditangkap Polisi

Iseng Sebar Berita Hoaks soal Gempa, Facebooker Ditangkap Polisi

Iseng posting berita gempa di Pulau Jawa, DP (25), seorang Facebooker, warga Kelurahan Keturen Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal ditangkap polisi.


Astaghfirullohaladziim, Dua Pekerja Proyek Jembatan di Pemalang Jatuh

Astaghfirullohaladziim, Dua Pekerja Proyek Jembatan di Pemalang Jatuh

Dua orang pekerja proyek pembangunan jembatan di Desa Purana Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang, dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami kecelakaan se


Jalan Rusak Dibiarkan, Warga Ancam Demo Jalan Tol

Jalan Rusak Dibiarkan, Warga Ancam Demo Jalan Tol

Warga Desa Penarukan Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal mengancam bakal melakukan unjuk rasa di tengah-tengah Jalan Tol Trans Jawa Brebes Timur-Pemalang.


Dioperasionalisasikan Desember, Tol Tegal-Semarang Bisa Dilewati Gratis

Dioperasionalisasikan Desember, Tol Tegal-Semarang Bisa Dilewati Gratis

Setelah pengoperasian ruas tol Pejagan-Pemalang seksi III dan IV, Jumat (9/11), pemerintah menargetkan pengoperasian sejumlah ruas jalan tol baru.


Jokowi: Desember, Merak-Surabaya Sudah Tersambung Tol

Jokowi: Desember, Merak-Surabaya Sudah Tersambung Tol

Jalan tol Pejagan-Pemalang segmen Brebes Timur-Sewaka dan jalan tol Pemalang-Batang segmen Sewaka-Simpang Susun Pemalang resmi dioperasikan, Jumat (9/11).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!