Lokal
Share this on:

Alat Berat Tenggelam, Kepala DKP Brebes Diperiksa

  • Alat Berat Tenggelam, Kepala DKP Brebes Diperiksa
  • Alat Berat Tenggelam, Kepala DKP Brebes Diperiksa

BREBES - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Brebes Tandi akhirnya diperiksa oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat. Tandi dimintai keterangan oleh tim Pidana Khusus (Pidsus) terkait dugaan penyimpangan bantuan alat berat dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun Anggaran 2016.

Pemeriksaan dilakukan secara tertutup oleh tim Pidsus Kejari Brebes pada, Selasa (17/4) lalu. Saat itu, Tandi yang didampingi dua orang lainnya datang ke Kejari pada pukul 10.00 hingga sore hari.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Brebes Transiswara Adhi membenarkan terkait adanya pemeriksaan tersebut. ”Masih kita periksa dan kita dalami,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp, kemarin.

Hingga kini belum diketahui pasti apa pemeriksaan kepala DKP tersebut, berstatus tersangka atau masih masih sebatas saksi. Begitupun, saat ditanya pemeriksaan tersebut terkait dugaan penyimpangan bantuan alat berat dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dia tidak membantah.

”Iya mas. Untuk lebih jelasnya bisa ditanyakan ke Kasipidus,” lanjutnya.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, kasus yang tengah diperiksa tersebut berkaitan dengan dugaan penyelewengan bantuan alat berat ekskavator dari APBNdi Tahun Anggaran 2016 lalu senilai Rp1,2 miliar. Sedianya alat berat itu diperuntukkan bagi kelompok nelayan Pokdakan Muncul Jaya di Kecamatan Brebes.

Dari data yang ada, berita acara serah terima penyerahan barang milik negara ini bernomor 11994/DPB/PL510/BA/D2/XI/2016 pertanggal 20 November 2016. Namun, meski sudah diserahterimakan secara tertulis, alat berat itu justru disewakan oleh pejabat Dinas Kelautan dan Perikanan Pemkab Brebes kepada pihak lain senilai Rp50 juta.

Dugaan penyelewengan itu akhirnya terungkap justru setelah alat berat yang disewakan itu tenggelam di areal pertambakan di Desa Randusanga Kulon Kecamatan Brebes April 2017 silam. Alat berat tersebut sempat tidak terurus hingga rusak selama berminggu-minggu di lokasi. Hingga akhirnya menjadi tontonan warga.

Meski akhirnya diperbaiki kembali oleh dinas, tapi kelompok nelayan akhirnya tidak mau menerima alat berat tersebut hingga kasus tersebut pun berbuntut panjang. Kasus bantuan alat berat itu kemudian dilaporkan ke Kejari Brebes dan kini sedang ditindaklanjuti dengan memeriksa sejumlah pihak terkait, termasuk Kadin Kelautan dan Perikanan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Brebes Tandi API saat dikonfimasi melalui telepon mengaku, dia datang ke Kejari karena diundang. Namun terkait kasusnya, dia mempersilakan awak media untuk menanyakan langsung ke pengacaranya.

”Kalau terkait itu, silahkan komunikasi dengan pengacara saya saja,” katanya singkat.

Sementara Kuasa Hukum Tandi API, Anton Rizali mengatakan, saat ini pihaknya belum bisa menjelaskan terkait kasus kliennya tersebut. Sebab, yang ditunjuk sebagai pengacara atau kuasa hukum bukan hanya dirinya, melainkan ada lima orang.

”Secepatnya kita akan berikan penjelasan. Tapi kami (kuasa hukum) harus rapat terlebih dahulu,” ungkapnya melalui sambungan telpon. (ded/ism/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Tol Brebes-Pemalang Digratiskan, Gerbang Tol Gandulan Dipindah ke Kertasari

Tol Brebes-Pemalang Digratiskan, Gerbang Tol Gandulan Dipindah ke Kertasari

Ruas tol Pejagan-Pemalang seksi III dan IV akan digratiskan untuk arus mudik lebaran 2018.


Tol Brebes-Pemalang Rampung 5 Juni, Mudik Brebes-Semarang lewat Tol Gratis

Tol Brebes-Pemalang Rampung 5 Juni, Mudik Brebes-Semarang lewat Tol Gratis

Jalan Tol Pejagan-Pemalang sepanjang 37 kilometer sudah siap untuk perjalanan arus mudik Lebaran ini. Termasuk rest area juga sudah disiapkan.


Ditangkap Jaksa, Kepala Dinas di Brebes Terancam Dipecat dengan Tidak Hormat

Ditangkap Jaksa, Kepala Dinas di Brebes Terancam Dipecat dengan Tidak Hormat

Kasus dugaan korupsi alat berat yang menyeret Kepala DKP Kabupaten Brebes, Tandi berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga Rp1,2 miliar lebih.


Dibuka H-10 Lebaran, Tol Brebes-Pemalang Gratis

Dibuka H-10 Lebaran, Tol Brebes-Pemalang Gratis

Pembangunan Jalan Tol Brebes-Pemalang di seksi 3 dan 4 sudah selesai di bulan ini.


Terminal Lama Bumiayu Akan Dijadikan Jalur Penyelamat

Terminal Lama Bumiayu Akan Dijadikan Jalur Penyelamat

Pemerintah Kabupaten Brebes akan segera membangun jalur penyelamat sebagai upaya antisipasi terjadinya kecelakaan yang diakibatkan rem blong.


Bukan Rem Blong, Kelebihan Berat Penyebab Truk Hilang Kendali

Bukan Rem Blong, Kelebihan Berat Penyebab Truk Hilang Kendali

Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng, Senin (21/5), menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan truk maut.


Trauma Kecelakaan Maut, Warga Halau Truk Bertonase Berat

Trauma Kecelakaan Maut, Warga Halau Truk Bertonase Berat

Insiden kecelakaan truk maut di jalur utama Tegal-Purwokerto ruas Bumiayu-Paguyangan menyulut kekecewaan masyarakat.


Tol Brebes-Pemalang Diuji, Penerangan dan Rambu-rambu Masih Kurang

Tol Brebes-Pemalang Diuji, Penerangan dan Rambu-rambu Masih Kurang

Tol Brebes-Pemalang rencananya akan dioperasionalisasikan saat mudik tahun ini.


Sopir Truk Maut Dirawat di RSUD Brebes dengan Tangan Diborgol

Sopir Truk Maut Dirawat di RSUD Brebes dengan Tangan Diborgol

Pratomodiyanto (48), sopir truk maut, yang merenggut 12 korban jiwa dalam kecelakaan di Jalan P Diponegoro Desa Jatisawit Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes.


Korban Tewas 12 Orang, Sopir Truk Maut Selamat

Korban Tewas 12 Orang, Sopir Truk Maut Selamat

Jumlah korban tewas kecelakaan maut di Jalan Raya Purwokerto-Tegal Desa Jatisawit Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes, Minggu (20/5) sore menjadi 12 orang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!