• Home
  • Berita Lokal
  • Alhamdulillah, Polisi Akhirnya Kantongi Identitas Pemilik Bangunan Tua yang Ambruk

Lokal
Share this on:

Alhamdulillah, Polisi Akhirnya Kantongi Identitas Pemilik Bangunan Tua yang Ambruk

  • Alhamdulillah, Polisi Akhirnya Kantongi Identitas Pemilik Bangunan Tua yang Ambruk
  • Alhamdulillah, Polisi Akhirnya Kantongi Identitas Pemilik Bangunan Tua yang Ambruk

SLAWI - Kepolisian belum dapat memastikan kemungkinan adanya pihak yang bisa dikenai tindakan hukum terkait ambruknya bangunan tua di Jalan Raya Talang, Kabupaten Tegal dan menewaskan empat orang, Kamis (9/11), meski sudah mengantongi identitas pemiliknya.

Kasat Reskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo mengatakan, berdasarkan informasi yang sudah dikumpulkan, tanah berikut bangunan tua yang ambruk merupakan milik Sucipto Waluyo, warga Kota Tegal.

"Informasi yang sudah kami dapatkan sejauh ini dari pemeriksaan sejumlah pihak, tanah tersebut adalah tanah egendome dengan HGB (hak guna bangunan) atas nama Sucipto Waluyo," kata Bambang, Sabtu (11/11).

Meski identitas pemiliknya sudah diketahui, Bambang mengatakan pihaknya masih akan berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk memastikan pemilik sah tanah dan bangunan tersebut. Sebab Sucipto Waluyo diketahui sudah meninggal dan tidak memiliki keturunan. "Tidak memiliki anak. Di sini (Tegal), hanya ada saudara jauh," ungkapnya.

Lebih lanjut Bambang mengungkapkan, tanah dan bangunan tua tersebut juga masih dalam proses sengketa antara dua adik Sucipto Waluyo. Keduanya tinggal di Kudus dan Semarang.

"Saat ini masih sengketa di antara ahli warisnya, yakni dua adik-adiknya. Dia (Sucipto) tidak punya anak. Jadi status kepemilikannya masih harus kita dalami lagi. Kita juga akan koordinasi dengan BPN (Badan Pertanahan Nasional)," paparnya. (far/zul)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Menang di Bawaslu, Sembilan Parpol Dipersilahkan Mendaftar ke KPU

Menang di Bawaslu, Sembilan Parpol Dipersilahkan Mendaftar ke KPU

Bawaslu akhirnya memutuskan memenangkan gugatan sejumlah parpol tentang Sistem Informasi Politik (Sipol).


Prihatin Banyak Kecelakaan, Warga Gelar Aksi di Flyover Kretek

Prihatin Banyak Kecelakaan, Warga Gelar Aksi di Flyover Kretek

Sejumlah kecelakaan yang kerap terjadi di sekitar Fly Over mengundang keprihatinan warga.


Kalem Wa, Identitas Pelapor Penyalahgunaan Narkoba Dijamin

Kalem Wa, Identitas Pelapor Penyalahgunaan Narkoba Dijamin

Sasaran peredaran narkoba saat ini tidak pandang bulu hingga memasuki sekolah dan madrasah.


Tak Hanya Waswas, Siswa SD Negeri 05 Adiwerna Juga Harus Berdesak-desakan

Tak Hanya Waswas, Siswa SD Negeri 05 Adiwerna Juga Harus Berdesak-desakan

Salah satu ruangan di SD Negeri Adiwerna 05 Kabupaten Tegal rawan ambruk.


KPU Temukan Lima PNS‎ di Kabupaten Tegal Jadi Anggota Parpol

KPU Temukan Lima PNS‎ di Kabupaten Tegal Jadi Anggota Parpol

KPU Kabupaten Tegal menemukan banyak data keanggotaan parpol yang sudah diserahkan sebagai persyaratan calon peserta pemilu 2019 tidak memenuhi syarat.


Tujuh Parpol di Kabupaten Tegal Belum Penuhi Syarat Ikuti Pemilu

Tujuh Parpol di Kabupaten Tegal Belum Penuhi Syarat Ikuti Pemilu

Tujuh parpol di Kabupaten Tegal dinyatakan belum memenuhi persyaratan jumlah keanggotaan parpol yang harus diserahkan agar bisa mengikuti pemilu 2019.


Lokalisasi di Pantura Ditutup, 111 PSK Masih Ketahuan Umbar Syahwat

Lokalisasi di Pantura Ditutup, 111 PSK Masih Ketahuan Umbar Syahwat

Sebagai upaya untuk mengurangi penyakit masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal rutin menggelar razia PSK.


Hina Polisi di Facebook, Warga Sirampog Ditangkap

Hina Polisi di Facebook, Warga Sirampog Ditangkap

Polres Brebes mengamankan Ade Sucipto, warga RT 2 RW 4 Desa Sridadi Kecamatan Sirampog kabupaten Brebes, karena diduga melanggar UU ITE, Brebes.


Dana Desa Hidupkan Pasar Ketembreng yang Lama Mati Suri

Dana Desa Hidupkan Pasar Ketembreng yang Lama Mati Suri

Pasar Ketembreng di desa Wangandawa yang telah lama dibiarkan mati suri bisa dihidupkan kembali sebagai pusat ekonomi akhirnya terwujud.


2.030 Rumah di Kota Tegal Tak Layak Huni

2.030 Rumah di Kota Tegal Tak Layak Huni

Rumah tidak layak huni (RTLH) yang perlu di rehab di Kota Tegal ternyata cukup banyak. Berdasarkan data di 2016, sedikitnya ada 2.030 unit.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!