Lokal
Share this on:

Alhamdulillah, Uang Insentif Guru Agama Cair

  • Alhamdulillah, Uang Insentif Guru Agama Cair
  • Alhamdulillah, Uang Insentif Guru Agama Cair

(ILUSTRASI/FIN.co.id)

BREBES - Uang insentif untuk ribuan guru ngaji di Kabupaten Brebes akhirnya cair. Sebanyak 4.238 guru ngaji se-Kabupaten Brebes menerima insentif per Tri Wulan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Bukhori Desa Sengon, Kecamatan Tanjung.

Dalam laporannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah (Jateng) Farhani melaporkan, jumlah penerima bantuan insentif guru ngaji se-Jateng ada 171.131 orang. Adapun jumlah total bantuan sebesar Rp205 miliar.

"Pemberian insentifnya melalui rekening masing-masing penerima. Sebab, kita sudah bekerjasama dengan Bank Jateng," terangnya, Kamis (18/4).

Salah seorang penerima bantuan, Machwani Sulaiman, menyampikan Syukron katsiron jazakumullah (sangat bersyukur, mudah-mudahan Allah membalasnya). Dia berharap, bantuan tersebut bisa terus diberikan terhadap guru ngaji yang ada di Brebes.

"Jadi guru ngaji itu sudah 57 tahun dan baru sekarang dapat bantuan seperti ini. Semoga ke depan lebih bermanfaat lagi," katanya.

Insentif yang didapat per Tri Wulan, kata dia, mendapatkan Rp1,2 juta.

"Senang, Alhamdulillah bersyukur. Orang yang tidak bisa bersyukur (berterima kasih) pada manusia, dia tidak bisa bersyukur pada Allah. Semoga pemerintah kita terus merawat Islam,” kata Sulaiman yang merupakan warga Siwungkuk Kecamatan Wanasari tersebut.

Dia juga mengatakan, selama ini mengajar di Madrasah Diniyah (Madin) dianggap medan perjuangan, karena minimnya insentif yang mereka terima. Meski begitu, tekadnya tidak menciut, bahkan semakin bangga ketika mengetahui banyak santrinya yang lebih cemerlang pemikirannya dibanding dirinya.

"Sebagai guru Madin itu tantangannya besar. Semoga kita bisa terus mencetak generasi penerus yang berlandaskan agama," ucapnya. (ded/wan)

Berita Sebelumnya

Sekeluarga Lumpuh Usai Terjatuh
Sekeluarga Lumpuh Usai Terjatuh

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tokoh Agama di Kota Tegal Imbau Jamaah Tak Terprovokasi

Tokoh Agama di Kota Tegal Imbau Jamaah Tak Terprovokasi

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tegal KH. Abuchaer Anur menolak ajakan people power atau pengerahan massa yang bertujuan untuk hal-hal negatif.


Soal Tambahan Kuota Haji, Kemenag Tunggu Juknis Pusat

Soal Tambahan Kuota Haji, Kemenag Tunggu Juknis Pusat

Kantor kementerian Agama (Kemenag) Kota Tegal saat ini masih menunggu petunjuk dari Kemenag Pusat, terkait kuota tambahan haji.


Tokoh Agama Apresiasi Pemilu, Polisi Akan Jaga 24 Jam

Tokoh Agama Apresiasi Pemilu, Polisi Akan Jaga 24 Jam

Sejumlah tokoh agama dan elemen masyarakat di Kota Tegal, mengapresiasi kinerja penyelenggara pemilu 2019, sehingga kontestasi lima tahunan itu aman dan kondusi


Sebelum Ditemukan Meninggal, Santi Sempat Minta Uang

Sebelum Ditemukan Meninggal, Santi Sempat Minta Uang

Kasud (55) mengakui anaknya Santi (19) mengidap epilepsi.


Pakai Innova, Tiga Anggota KPK Datangi Kantor DPMPTSP Kabupaten Tegal

Pakai Innova, Tiga Anggota KPK Datangi Kantor DPMPTSP Kabupaten Tegal

Dugaan kasus tindak pidana pencucian uang dengan tersangka Bupati Mojokerto Jawa Timur Haji Mustofa Kamal Pasa sampai ke Kabupaten Tegal.


Rokok Dibayar Uang Palsu, Pedagang Kelontong Lapor Polisi

Rokok Dibayar Uang Palsu, Pedagang Kelontong Lapor Polisi

Zainun (28) anak pemilik warung kelontong hanya bisa pasrah ketika seorang pembeli yang tidak diketahui identitasnya ternyata membeli rokoknya dengan upal.


Temuan Dugaan Kasus Politik Uang Segera Dibahas di Gakumdu

Temuan Dugaan Kasus Politik Uang Segera Dibahas di Gakumdu

Pasca adanya temuan dugaan kasus praktik politik uang (money politic) berupa pembagian seragam batik oleh salah satu di Kota Tegal,


Masa Tenang, Bawaslu Temukan Bukti Pembagian Seragam Batik dari Caleg

Masa Tenang, Bawaslu Temukan Bukti Pembagian Seragam Batik dari Caleg

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tegal menemukan dugaan praktik politik uang (money politic) berupa pembagian seragam batik yang dilakukan salah satu calon


Masa Tenang Rawan Politik Uang dan Isu SARA

Masa Tenang Rawan Politik Uang dan Isu SARA

Bawaslu Kabupaten Tegal memprediksi pada masa tenang Pemilu 2019 yang jatuh pada 14 hingga 16 April rawan muncul praktik money politik.


4 Bulan Belum Dibayar, Guru Honorer 'Menangis’

4 Bulan Belum Dibayar, Guru Honorer 'Menangis’

Ribuan guru honorer Wiyata Bhakti di Kota Tegal, ‘menangis’ karena 4 bulan ini honor mereka belum dibayar.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!