Lokal
Share this on:

Amankan Pemilu 2019, 365 Polisi Disiagakan 397 Hari

  • Amankan Pemilu 2019, 365 Polisi Disiagakan 397 Hari
  • Amankan Pemilu 2019, 365 Polisi Disiagakan 397 Hari

TEGAL - Mengamankan jalannya tahapan pemilu 2019, jajaran Polri menggelar operasi Mantap Brata 2019 di seluruh wilayah. Kegiatan direncanakan bakal berlangsung hingga berakhirnya tahapan Pilpres dan Pileg.

Kapolres Tegal Kota AKBP Jon Wesly Arianto didampingi Kepala Bag Ops Polres Tegal Kota Kompol Mandala usia memimpin apel gelar pasukan, Rabu (19/8), mengatakan operasi mantap brata candi digelar untuk pengamanan pileg dan pilpres 2019 nanti. Operasi ini digelar selama 397 hari sejak 20 September hingga 21 Oktober 2019 mendatang.

"Operasi ini serentak digelar di seluruh wilayah Indonesia," katanya.

Menurut Kapolresta, dalam operasi ini akan digelar sejumlah kegiatan melalui satgas preventif, preemtif dan penegakan hukum. Semuanya dilakukan untuk mengawal tahapan pemilu 2019.

"Tentunya kita akan mengedepankan tindakan preventif dan preemtif," tegasnya.

Ditambahkan Kapolresta, melalui kegiatan itu, diharapkan dapat terciptanya sinergitas antara Polri dan stakeholder. Tentunya dalam rangka menciptakan suasana yang sejuk dan damai menjelang Pilpres.

Kabag Ops. Polres Tegal Kota Kompol Mandala menambahkan untuk kegiatan operasi mantap brata, ratusan personel bakal diterjunkan. Dengan begitu diharapkan pelaksanaan Pemilu 2019 dapat berjalan dengan aman.

"Personel yang kita terjunkan untuk pengamanan sebanyak 365 orang," papar Mandala. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

KPU Tegal Coret 163 Pemilih dari DPT
KPU Tegal Coret 163 Pemilih dari DPT

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tak Terlihat Tiga Hari, ABG Tewas di Rumahnya yang Terkunci

Tak Terlihat Tiga Hari, ABG Tewas di Rumahnya yang Terkunci

Nurlia Amanda Saputri (15), warga Desa Kramat, Jatibarang, Brebes ditemukan tewas di dalam rumahnya, Kamis (19/9) malam.


Relawan Perkirakan Sudah 30 Hetare Hutan Gunung Slamet Hangus

Relawan Perkirakan Sudah 30 Hetare Hutan Gunung Slamet Hangus

Hingga hari ke-3, Kamis (19/9) kemarin, kebakaran lereng Gunung Slamet diperkirakan telah menghanguskan 30-an hektare hutan lindung di kawasan gunung tertinggi


Polisi Bentuk Tim Atasi Kebakaran Lereng Gunung Slamet

Polisi Bentuk Tim Atasi Kebakaran Lereng Gunung Slamet

Untuk mengatasi kebakaran 18 hektare hutan lindung yang berada di Petak 48 dan 16, Polres Tegal membentuk tim penanggulangan.


Polisi Gadungan Ternyata Sudah Bawa Kabur Tiga Gadis Incarannya

Polisi Gadungan Ternyata Sudah Bawa Kabur Tiga Gadis Incarannya

Polisi gadungan Tasima (28) warga Cirebon yang membawa kabur gadis Pemalang, ternyata bukan pertama kali melakukan aksinya.


Buruh Tani Ngaku Polisi untuk Pikat Gadis Incaran, Lalu Dibawa Kabur

Buruh Tani Ngaku Polisi untuk Pikat Gadis Incaran, Lalu Dibawa Kabur

Polisi gadungan yang membawa kabur gadis Pemalang, Sari, ternyata kesehariannya berprofesi sebagai buruh tani.


Panitia Pilkades Gumayun Diduga Teledor

Panitia Pilkades Gumayun Diduga Teledor

Riak kecil mulai mengemuka di tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang ketiga yang akan digelar 20 November 2019.


Hari ini, Gubernur ke Dusun Sawangan Pantau Kebakaran Hutan Gunung Slamet

Hari ini, Gubernur ke Dusun Sawangan Pantau Kebakaran Hutan Gunung Slamet

Hari ini, Kamis (19/9) rencananya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan meninjau langsung kebakaran hutan lereng Gunung Slamet


Diduga Sering Dibuat Mesum, Banyak Ditemukan Kondom di Taman Pulosari

Diduga Sering Dibuat Mesum, Banyak Ditemukan Kondom di Taman Pulosari

Sebuah taman rakyat di Kabupaten Brebes diduga kerap digunakan sebagai ajang mesum di malam hari.


Ancam dengan Korek Api Pistol, Polisi Gadungan Jual Perhiasan Gadis Pemalang

Ancam dengan Korek Api Pistol, Polisi Gadungan Jual Perhiasan Gadis Pemalang

Selain menjual ponsel genggam milik Sari, gadis Pemalang yang dibawa pergi polisi gadungan


Diduga Aniaya Karyawannya, Bos WNA Dilaporkan ke Polisi

Diduga Aniaya Karyawannya, Bos WNA Dilaporkan ke Polisi

General manager salah satu perusahaan di Brebes yang berstatus warga negara asing (WNA), LHK, dilaporkan ke Polres Brebes.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!