Lokal
Share this on:

Anak Pembantai Ayah Kandungnya di Tegal, Pernah Mati Suri

  • Anak Pembantai Ayah Kandungnya di Tegal, Pernah Mati Suri
  • Anak Pembantai Ayah Kandungnya di Tegal, Pernah Mati Suri

WARUREJA - Maudin (28), anak yang tega menghabisi nyawa ayah kandungnya, memang dikenal sebagai pribadi yang kerap berbuat ulah. Keluarga mengungkapkan perubahan perilakunya itu terjadi setelah dia pulang berlayar dari Taiwan.

Sariah (51), ibundanya, mengungkapkan perilaku anak ketiganya itu mulai berubah drastis menjadi sosok yang pemarah sejak pulang bekerja di kapal taiwan. Dia merasakannya sekitar sepuluh tahun silam.

"Kalau dari lahir tidak ada kelainan. Baru setelah kerja di kapal taiwan, perilakunya mulai berubah drastis," katanya.

Sariah mengatakan, saat pulang berlayar itu, Maudin bercerita kepadanya saat di pelayaran terkena penyakit demam berdarah. Bahkan, lanjut Sariah, Maudin bercerita sempat mati suri.

"Katanya sempat meninggal, kemudian hidup lagi. Setelah kejadian itu, baru kemudian dia pulang ke rumah," jelasnya.

Sejak saat itu, kata Sariah, anaknya mulai berperilaku aneh. Dia kerap berbicara dengan nada tinggi dan tidak segan-segan menyerang orang. Dua saudaranya serta iparnya juga pernah menjadi korban amukan senjata tajam Maudin.

"Tidak itu saja, tetangga juga merasakan televisinya dirusak. Saya juga yang akhirnya harus mengganti rugi," ujarnya.

Puncaknya, Maudin tega menghabisi nyawa ayahnya dengan menggunakan kapak yang telah dibelinya. Kini, Sariah hanya bisa pasrah dan berharap Maudin tidak kembali ke rumah, karena khawatir akan berbuat onar lagi dan menimbulkan korban jiwa. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Pelajar SMK Peristek Digembleng Polisi
Pelajar SMK Peristek Digembleng Polisi

Berita Sejenis

 Siswa Bagi Ponggol Gratis ke Pengguna Jalan

Siswa Bagi Ponggol Gratis ke Pengguna Jalan

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri (N) 2 Tegal membagikan ponggol gratis kepada pengguna jalan.


Nelayan Cantrang Akan Datangi DPRD Tegal

Nelayan Cantrang Akan Datangi DPRD Tegal

Sejumlah nelayan direncanakan akan menemui anggota DPRD Kota Tegal, Sabtu (16/11) siang.


Hektarean Lahan yang Terbakar Akan Ditanami Lagi

Hektarean Lahan yang Terbakar Akan Ditanami Lagi

Kebakaran yang terjadi di wilayah Kabupaten Tegal dan Brebes beberapa bulan lalu mengakibatkan ratusan hektare lahan hangus dilalap api.


Tak Kelihatan Seharian, Pria di Tegal Ditemukan Tergantung di Dalam Rumahnya

Tak Kelihatan Seharian, Pria di Tegal Ditemukan Tergantung di Dalam Rumahnya

Seorang pria di Desa Blubuk Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal ditemukan tewas tergantung di dalam rumahnya, Jumat (15/11) sore, sekitar pukul 17.00 WIB.


Peduli Sesama, Siswa SMPN 2 Tegal Bagi Ponggol Gratis

Peduli Sesama, Siswa SMPN 2 Tegal Bagi Ponggol Gratis

Siswa SMPN 2 Tegal membagikan ponggol gratis kepada pengguna jalan, Jumat (15/11).


Miris, 317 Warga Kota Tegal Positif HIV/AIDS

Miris, 317 Warga Kota Tegal Positif HIV/AIDS

Dinas Kesehatan Kota Tegal mencatat 317 warga Kota Tegal dinyatakan positif mengidap HIV/AIDS sejak 2008 hingga 31 Oktober 2019.


Dipergoki Bolos, 10 Pelajar Digelandang Pol PP

Dipergoki Bolos, 10 Pelajar Digelandang Pol PP

Sedikitnya 10 pelajar SMK swasta digelandang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal, Kamis (14/11).


Numpang Nginap, Pasutri Tinggalkan Bayinya di Tegal

Numpang Nginap, Pasutri Tinggalkan Bayinya di Tegal

Pasangan suami istri (pasutri) tega meninggalkan bayinya di rumah salah seorang warga Desa Kesuben Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal, Kamis (14/11) siang.


Tiap Hari Ada Unggas Mati, DPKH Brebes Beri Vaksin AI

Tiap Hari Ada Unggas Mati, DPKH Brebes Beri Vaksin AI

Saat ini DPKH Brebes mengintensifkan pemberian vaksin pada unggas peternak dalam menghadapi musim penghujan ini.


 Guru SMK Islamiyah Ikut Uji Teknis Asesor

Guru SMK Islamiyah Ikut Uji Teknis Asesor

Sejumlah guru SMK Islamiyah Adiwerna, Kabupaten Tegal mengikuti uji teknis asesor.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!