• Home
  • Berita Lokal
  • Anda Suka Durian? Ini Durian Markonah dari Jatinegara yang Maknyusss

Lokal
Share this on:

Anda Suka Durian? Ini Durian Markonah dari Jatinegara yang Maknyusss

  • Anda Suka Durian? Ini Durian Markonah dari Jatinegara yang Maknyusss
  • Anda Suka Durian? Ini Durian Markonah dari Jatinegara yang Maknyusss

RASA KHAS – Penikmat durian menunjukkan durian jenis Markonah yang dijajakan di Lapak Ali Desa Gantungan, Jatinegara, Kabupaten Tegal, kemarin. (farid firdaus/radartegal.com)

JATINEGARA - Musim durian sudah tiba! Anda yang berniat berburu durian di akhir pekan untuk mengisi hari libur, ‎tidak ada salahnya untuk datang ke Desa Gantungan, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal.

Di wilayah yang dilewati ruas jalan alternatif menuju Kabupaten Pemalang dan Purbalingga itu, sudah mulai banyak penjual durian di pinggir-pinggir jalan. Soal rasa, tentu saja harus mencicipinya lebih dulu.

Salah satu penjual durian yang bisa didatangi untuk memanjakan lidah adalah Ali Mufti (42). Sudah sekitar dua pekan dia meninggalkan sementara pekerjaan sehari-harinya di bengkel sepeda motor untuk berjualan durian bersama ayahnya.

Lapak dadakannya didirikan tepat di tepi jalan Desa Gantungan sehingga akan mudah dijumpai bagi pengendara yang kebetulan melintas. Jika dari arah kota Slawi, lapak yang terbuat dari bambu itu berada di sini kanan jalan.

Bagi penggemar durian, bau durian yang memenuhi lapak Ali pasti akan langsung menggoda lidah untuk mencicipi rasanya. Setelah memilih sesuai selera, durian-durian itu bisa dimakan di tempat atau dibawa pulang ke rumah.

"Mumpung ini lagi musim, jadi sementara berjualan durian dulu," kata Ali saat berbincang dengan radartegal.com, belum lama ini.

Setiap harinya, Ali menyediakan 500 butir durian berbagai jenis untuk ditawarkan ke para pembeli. Dari jumlah itu, rata-rata ia bisa menjual 80-100 butir per hari. "Harganya Rp35.000 sampai Rp150.000. Tergantung kualitas dan ukurannya," ujarnya.

Salah satu jenis durian yang paling banyak terjual adalah durian Markonah. Begitulah Ali memberi nama jenis durian lokal yang menurutnya memiliki rasa paling enak.‎ Untuk durian jenis ini, dia mematok harga Rp80.000 per butir. Harga itu masih boleh ditawar.

"Durian Markonah durian dari sini, Desa Gantungan. Paling enak. Manisnya manis lengket. Nyarinya juga susah karena barangnya sedikit," ucapnya sembari berpromosi.

‎Ali sepertinya memang tak sekedar berpromosi agar jualannya laku. Salah satu pembeli, Oky Lukman (35) menyebut durian Markonah memiliki rasa yang enak, selain juga baunya yang wangi.

"Rasanya mantap. Lain dari durian lain yang pernah saya coba. Manis, dan legit. Dagingnya tebal, juga empuk saat dimakan," ujar warga Kota Tegal ini.

Hal senada diungkapkan pembeli lainnya yang sengaja mampir di lapak Ali untuk mencari oleh-oleh durian dalam perjalanan pulang ke Slawi , Kuncoro (40). ‎Dia tak menyesal sudah memilih durian Markonah untuk dibawa pulang ke rumah dan dimakan bersama keluarga.

"Rasanya tidak mengecewakan. Memang benar-benar enak. Biasanya kan ada penjual durian yang tak jujur soal rasa durian yang dijualnya. Pas dibawa pulang ternyata gak enak. Ini enggak," ungkapnya.‎ (far/zul)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Di LKS MTs kok Tugas DPR/DPRD Buat Perppu?

Di LKS MTs kok Tugas DPR/DPRD Buat Perppu?

Anggota DPRD Kabupaten Tegal M. Khuzaeni menemukan isi Lembar Kerja Siswa (LKS) yang menyesatkan.


Gempa di Brebes Rusak Tiga Rumah, Seorang Tertimpa Reruntuhan Tembok

Gempa di Brebes Rusak Tiga Rumah, Seorang Tertimpa Reruntuhan Tembok

Gempa berkekuatan 6,5 skala richter (SR) yang berpusat di Tasikmalaya, Jawa Barat pada Jumat (15/12) malam turut berdampak di sejumlah wilayah di Brebes.


Warga Minta Dinkes Pindah Petugas Loket Puskesmas Sidamulya

Warga Minta Dinkes Pindah Petugas Loket Puskesmas Sidamulya

Sejumlah orang yang mengatasnamakan perwakilan warga Desa Sidamulya Kecamatan Brebes mendatangi Kantor Dinkes Brebes di Jalan Wahidin Kota Brebes, kemarin.


Tolak Sikap Trump, Pendemo di Tegal Serukan Boikot Produk Amerika Serikat dan Israel

Tolak Sikap Trump, Pendemo di Tegal Serukan Boikot Produk Amerika Serikat dan Israel

Seribuan massa dari PKS menggelar Aksi Peduli Palestina yang diselenggarakan di alun-alun Kota Tegal, Jumat (15/12).


Ini Penyebab Jembatan di Batumirah Ambruk dan Lukai 12 Pekerjanya

Ini Penyebab Jembatan di Batumirah Ambruk dan Lukai 12 Pekerjanya

DPU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah masih mengevaluasi penyebab ambruknya jembatan di Jalan Raya Bumijawa-Sirampog.


Lima Kali Apus, Suspect Difteri di Kota Tegal Negatif

Lima Kali Apus, Suspect Difteri di Kota Tegal Negatif

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis RSUD Kardinah, Aska (5), yang berstatus pasien suspect difteri dinyatakan negatif.


Siang Ini, Massa PKS Padati Alun-alun Bela Palestina

Siang Ini, Massa PKS Padati Alun-alun Bela Palestina

Sejumlah massa dari PKS direncanakan akan memadati alun-alun Kota Tegal, Jumat (14/12) siang ini.


Enam Pekerja Korban Jembatan Ambruk Masih Dirawat di RSUD dr Soeselo

Enam Pekerja Korban Jembatan Ambruk Masih Dirawat di RSUD dr Soeselo

12 orang pekerja yang mengalami luka akibat ambruknya proyek jembatan Kali Watu Kantong dilarikan ke RSUD dr Soesilo Slawi.


Potongan Kaki Wanita Tercecer Mengambang di Sungai Keruh

Potongan Kaki Wanita Tercecer Mengambang di Sungai Keruh

Sebuah benda yang diduga merupakan potongan tubuh manusia ditemukan mengambang dan tersangkut batu di Sungai Keruh, Bumiayu Kabupaten Brebes, Kamis (13/12).


Panwaslu Wacanakan Gerakan Sejuta Relawan Pengawas Pemilu

Panwaslu Wacanakan Gerakan Sejuta Relawan Pengawas Pemilu

Penyelenggaraan Pemilu berkualitas tidak lepas dari peran serta selurun pihak termasuk masyarakat.



Kolom

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!