Lokal
Share this on:

Anggaran Pilkades Serentak Mengacu DPT

  • Anggaran Pilkades Serentak Mengacu DPT
  • Anggaran Pilkades Serentak Mengacu DPT

SLAWI - Daftar pemilih di pemilihan kepala desa (pilkades) serentak gelombang II Desember mendatang tidak akan menggunakan pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam pemilihan bupati (pilbup). Jumlah DPT akan menentukan jumlah alokasi anggaran pelaksanaan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermasdes) Kabupaten Tegal Prasetyawan mengatakan, DPT di pilkades akan disusun dan ditetapkan panitia pilkades yang harus sudah terbentuk pada 15 Oktober.

"DPT pilkades serentak‎ nanti tidak menggunakan DPT dari pilkada atau pilbup," kata Prasetyawan, kemarin.

‎Hal itu mengacu pada pada Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 27 Tahun 2018 tentang Pemilihan Kepala Desa, menggantikan Perbup Nomor 33 Tahun 2017. Dalam aturan itu DPT disusun oleh panitia inti pilkades sebanyak sembilan orang untuk setiap desa.

"Setiap desa ada sembilan orang panitia inti yang ditunjuk Dispermades. Kemudian, sembilan orang itu bisa mengangkat pelaksana pembantu. Tugas mereka salah satunya nanti adalah menentukan DPT," jelas Prasetyawan‎.

Menurutnya, jumlah DPT nantinya akan berpengaruh pada alokasi anggaran pelaksanaan pilkades yang diperoleh tiap desa.‎ Untuk desa dengan DPT mencapai 2.500 orang, anggaran yang dialokasikan sebanyak Rp25 juta.

Kemudian jika DPT berkisar dari 2.501-5.000 orang, maka anggaran yang diperoleh sebanyak Rp30 Juta. Selanjutnya apabila DPT sebanyak 5.001-7.500 per desa akan mendapatkan anggaran Rp35 juta. Sementara jika jumlah DPT-nya ada 7.501 sampai100 ribu maka anggarannya Rp40 Juta.

"Anggaran pelaksanaan tergantung DPT. Yang jelas maksimal sampai Rp50 juta untuk tiap desa," tandas Prasetyawan.

Dia menambahkan, seluruh anggaran pelaksanaan dialokasikan dari APBD, termasuk ‎untuk honor panitia. Jika kurang, anggaran juga bisa menggunakan APBDes. "Untuk kebutuhan penyelenggaraan pilkades kalau kurang bisa menggunakan APBDes di setiap desa," tutupnya.

Seperti diketahui, pilkades serentak gelombang II akan digelar pada 17 Desember mendatang. Ada 114 desa di 18 kecamatan yang akan menggelar perhelatan demokrasi di tingkat desa itu. (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Sejumlah Kades Incumbent Tumbang

Sejumlah Kades Incumbent Tumbang

Sejumlah calon kepala desa (kades) incumbent atau petahana tumbang dalam pilkades serentak gelombang dua di Kabupaten Tegal yang digelar, Senin (17/12).


Jempol, Pemilih di 155 Pilkades Tembus 80 Persen

Jempol, Pemilih di 155 Pilkades Tembus 80 Persen

Tingkat partisipasi di pemilihan kepala desa (pilkades) serentak gelombang dua yang digelar di 115 desa di Kabupaten Tegal disebut mencapai 80 persen.


Pemilih Pemula di Pilkades, Wajib Bawa e-KTP saat Akan Nyoblos

Pemilih Pemula di Pilkades, Wajib Bawa e-KTP saat Akan Nyoblos

Pemilih yang berusia 17 saat hari pencoblosan pemilihan kepala desa serentak harus bawa E-KTP jika ingin menggunakan hak pilihnya.


Aturan Main Pilkades Serentak 115 Desa Rawan Picu Konflik

Aturan Main Pilkades Serentak 115 Desa Rawan Picu Konflik

Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak gelombang II yang akan digelar di 115 desa di Kabupaten Tegal dinilai rawan konflik.


Satu Calon Mundur, Pilkades Bedug Gagal

Satu Calon Mundur, Pilkades Bedug Gagal

Satu desa di Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal dipastikan batal menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) serentak gelombang II pada 17 Desember nanti.


Guru Honorer di Sekolah Negeri Akan Digaji Mulai Rp1,3-1,6 Juta

Guru Honorer di Sekolah Negeri Akan Digaji Mulai Rp1,3-1,6 Juta

Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Tegal menyetujui usulan kenaikan kesejahteraan guru non-PNS atau guru honorer yang mengajar di sekolah negeri.


Calon Kades Mundur, Bisa Didenda Rp25 Juta

Calon Kades Mundur, Bisa Didenda Rp25 Juta

Calon kepala desa (cakades) bisa saja didenda jika mengundurkan diri pascapenetapan saat pilkades serentak tahap II mendatang.


Biaya Nyalon Kades di Pantura Bisa Rp1 Miliar Lebih

Biaya Nyalon Kades di Pantura Bisa Rp1 Miliar Lebih

Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak gelombang II akan digelar di 116 desa di Kabupaten Tegal Desember tahun ini.


Modus Baru, Salon Kecantikan Ternyata Juga Jual Miras

Modus Baru, Salon Kecantikan Ternyata Juga Jual Miras

Menjelang pelaksanaan Pilkades serentak di 116 desa pada pertengahan Desember 2018 mendatang, Polres Tegal mengosek keberadaan minuman keras (miras).


Antisipasi Konflik di 116 Pilkades, Polres Tegal Siagakan 447 Polisi

Antisipasi Konflik di 116 Pilkades, Polres Tegal Siagakan 447 Polisi

Sebanyak 116 desa di Kabupaten Tegal akan menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) serentak gelombang II Desember mendatang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!