Lokal
Share this on:

Angka Putus Sekolah Capai 1.137 Anak

  • Angka Putus Sekolah Capai 1.137 Anak
  • Angka Putus Sekolah Capai 1.137 Anak

DARURAT - Beginilah proses kegiatan belajar mengajar saat bangunan gedung direhab.

SLAWI - Angka anak putus sekolah di Kabupaten Tegal sudah mencapai 1.137 orang. Dan pada tahun 2019 ini, mereka bisa kembali duduk di bangku sekolah lewat program 'Yuh Sekolah Maning.'

Kabid Pembinaan Puadni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agus Budiono, Jumat (12/7) mengatakan, sebanyak 341 orang bisa mengikuti program pendidikan non formal Kejar Paket A (SD).

Sedangkan 796 orang lainnya akan mengikuti program pendidikan non formal Kejar Paket B (SMP) tahun 2019 ini. Target awal untuk menyerap program paket A yakni sebanyak 452 orang dan paket B 917 orang.

"Kendala yang terjadi di lapangan adalah penjaringan warga belajar tidak terpenuhi. Jadi, mereka yang sempat kita data di tahun 2015, kini usianya sudah limit untuk memasuki jenjang pendidikan kesetaraan," katanya.

Warga belajar yang sudah terdata itu, tambah Agus, sebagian sudah merantau, menikah, meninggal dunia, dan tidak mau bersekolah lagi. Dari data yang ada, dia menyebut angka putus sekolah di Kabupaten Tegal mencapai 11.878 orang yang perlu mendapat pendidikan sampai lulus SMA atau setara paket C.

"Dari jumlah itu, 4.424 orang di antaranya sudah melanjutkan kembali sekolah dan 499 baru mau melanjutkan.

Kemudian, 6.767 orang di antaranya tidak mau melanjutkan sekolah dan 190 lainnya tidak terdeteksi keberadaannya," tambahnya.

Pada seluruh masyarakat, lanjut Agus, diharapkan untuk berperan aktif supaya anak usia produktif bisa belajar minimal hingga lulus SMP. Sehingga saat akan mencari pekerjaan dapat lebih mudah. Apalagi disparitas partisipasi sekolah antarkelompok masyarakat secara umum masih tinggi. (guh/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kelebihan Umur, Empat Siswa SMP Negeri di Brebes Terancam Dikeluarkan

Kelebihan Umur, Empat Siswa SMP Negeri di Brebes Terancam Dikeluarkan

Empat siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Brebes terancam tidak bisa melanjutkan pendidikannya.


Jumadi: Orang Tua Harus Arahkan Anak Bijak Berteknologi

Jumadi: Orang Tua Harus Arahkan Anak Bijak Berteknologi

Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi menegaskan di era teknologi saat ini, banyak peluang yang dapat dimanfaatkan.


Pengenalan Lingkungan, Siswa Baru Tanam Pohon dan Bunga

Pengenalan Lingkungan, Siswa Baru Tanam Pohon dan Bunga

Masa pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru di SMP Negeri I Slawi berbeda dari sekolah lain.


Belum Cap Tiga Jari, Ijazah Lusiana Tidak Ditahan

Belum Cap Tiga Jari, Ijazah Lusiana Tidak Ditahan

Lusiana (16), warga Jalan Tanjung Kelurahan Kejambon Kota Tegal yang sempat terganjal masuk SMA, kini sudah sekolah.


Mau Fotocopy, ABG Dirayu lalu Digarap Dalam Perahu di Tepi Pantai

Mau Fotocopy, ABG Dirayu lalu Digarap Dalam Perahu di Tepi Pantai

Satreskrim Polres Tegal kembali berhasil membongkar kasus dugaan persetubuhan anak di bawah umur di wilayah Kabupaten Tegal.


Diantar Wakil Wali Kota, Siswa SMP yang Ijazahnya Ditahan Akhirnya Bisa Sekolah

Diantar Wakil Wali Kota, Siswa SMP yang Ijazahnya Ditahan Akhirnya Bisa Sekolah

Lusiana Irawan (16), putri Diah Repelita (43), warga Jalan Tanjung RT 2 RW 4 Kelurahan Kejambon Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal, akhirnya bisa sekolah, Rabu (1


Diduga Ada Pungutan, Ombudsman Datang ke SMAN 1 Brebes

Diduga Ada Pungutan, Ombudsman Datang ke SMAN 1 Brebes

Menindaklanjuti dugaan pungutan di sekolah, Selasa (16/7) Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Jawa Tengah (Jateng) mendatangi SMAN 1 Brebes.


Gendeng, ABG Rekam Adegan Persetubuhannya dengan Anak Sekolah Pakai HP

Gendeng, ABG Rekam Adegan Persetubuhannya dengan Anak Sekolah Pakai HP

Aksi persetubuhan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Kabupaten Tegal.


Gendeng, ABG Setubuhi Paksa Bocah Dibawah Umur Dalam Warung

Gendeng, ABG Setubuhi Paksa Bocah Dibawah Umur Dalam Warung

KJ (17), anak baru gede (ABG) asal Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal harus berurusan dengan polisi.


Babi Hutan Penyerang Lahan Capai 50 Ekor

Babi Hutan Penyerang Lahan Capai 50 Ekor

Serangan babi hutan di Desa Terlaya, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes tampaknya tak bisa dianggap main-main.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!