• Home
  • Berita Lokal
  • Asapnya Dikeluhkan Ganggu Sekolah, Operasional Insenerator Dihentikan

Lokal
Share this on:

Asapnya Dikeluhkan Ganggu Sekolah, Operasional Insenerator Dihentikan

  • Asapnya Dikeluhkan Ganggu Sekolah, Operasional Insenerator Dihentikan
  • Asapnya Dikeluhkan Ganggu Sekolah, Operasional Insenerator Dihentikan

DIHENTIKAN – Insenerator di Kantor UPTD Pengelolaan Sampah sudah tidak dipakai, Jumat (26/10) kemarin. (k. anam syahmadani/radar tegal)

TEGAL - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tegal menghentikan operasional mesin pembakar sampah atau insenerator di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST). Itu terungkap dalam audiensi antara DLH, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), dan Global Inbyra School (GIS) di Gedung Parlemen, Rabu (25/10) lalu.

“Di TPST yang melalui insenerator, kami hentikan operasionalnya. Sebab, tidak memenuhi syarat teknis,” kata Kepala DLH Resti Drijo Prihanto.

Audiensi yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut untuk mengkoordinasikan permasalahan asap pembakaran sampah di daerah sekitar TPS Kemandungan. DLH menawarkan GIS sebagai sekolah pilot project untuk pengelolaan sampah.

Resti mengatakan, terkait permasalahan TPS, seperti benci tapi rindu. Bagi masyarakat terdekat, biasanya terganggu. Namun demikian, TPS juga dibutuhkan untuk pembuangan sampah.

Saat ini, Kota Tegal masih mengandalkan Tempat Pembuangan Akhir Sementara (TPAS) di Jalan Mataram, sembari menunggu pembangunan TPA Bokong Semar yang dilakukan secara bertahap mulai 2019.

Wakil Ketua Komisi III Sutari mengatakan, penanganan sampah harus parsial. Apabila pola kebijakan yang diambil belum berhasil, dibutuhkan pola lain.

Dengan dihentikannya operasional insenerator, kebijakan penanganan sampah perlu dimaksimalkan dengan pemilahan dari sumber sampah dan pengomposan. “DLH perlu memperbanyak mesin pencacah di setiap TPST,” ujar Sutari.

Menambahkan Sutari, Sekretaris Komisi III Rofii Ali menyoroti budaya masyarakat dalam membuang sampah. Agar masyarakat tidak membuang dan membakar sampah sembarangan, DLH disarankan memasang pengumuman, lengkap dengan pasal yang melarang sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

“Kami juga meminta DLH agar melakukan patroli rutin di tempat-tempat pembuangan sampah yang krusial. Kota Tegal sudah mempunyai Perda Trantib, gunakanlah sebagai dasar penegakkan aturan,” tegas Rofii. (nam/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Antisipasi Pelanggaran, Rekomendasi Izin Minimarket di Kota Tegal Dihentikan

Antisipasi Pelanggaran, Rekomendasi Izin Minimarket di Kota Tegal Dihentikan

Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Tegal menghentikan sementara pengajuan rekomendasi izin pembangunan minimarket di Kota Tegal.


Pesta Miras, 103 Pelajar SMP Diangkut Polisi

Pesta Miras, 103 Pelajar SMP Diangkut Polisi

Puluhan dari 103 pelajar tingkat SMP dari 6 sekolah di Kabupaten Brebes digelandang polisi, Sabtu (16/2) sore.


Air Sungai Deras dan Penuh Bambu, Pencarian Korban Hanyut Dihentikan

Air Sungai Deras dan Penuh Bambu, Pencarian Korban Hanyut Dihentikan

Pencarian Sugiono (50), warga RT 4 RW 2 Desa Setu Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal yang hilang di sungai di wilayah setempat dihentikan sementara.


PIP Diduga Dipolitisasi, Disdikbud Harus Segera Terbitkan Surat Edaran

PIP Diduga Dipolitisasi, Disdikbud Harus Segera Terbitkan Surat Edaran

DPRD Kota Tegal meminta Disdikbud untuk segera melayangkan surat edaran kepada seluruh sekolah agar lingkungan pendidikan tidak dijadikan ajang kampanye.


Dikeluhkan Warga Cemari Desanya, Limbah Beracun di Margasari Dicek

Dikeluhkan Warga Cemari Desanya, Limbah Beracun di Margasari Dicek

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tegal mengambil sampel udara dan air di kawasan pabrik pengolah limbah berbahaya dan beracun (B3).


Cemari Lingkungan, Warga Minta Pabrik-pabrik Pengolah Limbah Ditutup

Cemari Lingkungan, Warga Minta Pabrik-pabrik Pengolah Limbah Ditutup

Bupati Tegal Umi Azizah mendatangi sejumlah pabrik penampungan dan pengolahan limbah B3 di Desa Karangdawa Kecamatan Margasari yang dikeluhkan warga setempat.


Kalah Gugatan, SMAN 1 Tegal Terancam Dirobohkan

Kalah Gugatan, SMAN 1 Tegal Terancam Dirobohkan

Seratusan orang dan keluarganya yang tergabung dalam Ikatan Alumni Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Tegal (Ikasma) menggelar aksi damai.


Ada Pelanggaran Hukum? Warga Bisa Langsung Lapor dari TKP

Ada Pelanggaran Hukum? Warga Bisa Langsung Lapor dari TKP

Polsek Kramat Kabupaten Tegal kini memiliki mobil pelayanan masyarakat. Keberadaan mobil operasional ini membuat pelayanan bisa diakses warga di mana saja.


Naik Motor dan Bawa Celurit, Gerombolan Pelajar Serang Sekolah

Naik Motor dan Bawa Celurit, Gerombolan Pelajar Serang Sekolah

Aksi penyerangan yang diduga dilakukan sejumlah pelajar terhadap satu sekolah di Jalan Perintis Kemerdekaan pecah, Kamis (10/1) siang.


Pedagang Tiban Sebabkan Jalan Zaenal Arifin dan Kaloran Kumuh

Pedagang Tiban Sebabkan Jalan Zaenal Arifin dan Kaloran Kumuh

Menjamurnya pedagang tumpah di sepanjang Jalan Zaenal Arifin dan Kaloran, kembali dikeluhkan sebagian besar pengendara dan masyarakat Kota Tegal.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!